Konten dari Pengguna

Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026 Dibuka, Ini Skema dan Persyaratannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Guru di Sekolah. Foto: Reezky Pradata/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Guru di Sekolah. Foto: Reezky Pradata/Shutterstock

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membuka pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026. Masa pendaftaran beasiswa ini berlangsung hingga 30 Juni 2026.

Merujuk pada Juknis Beasiswa Tut Wuri Handayani susunan Kemendiktisaintek, program ini merupakan bentuk dukungan pendidikan untuk meningkatkan kualifikasi sumber daya manusia. Sasaran utamanya adalah tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan kementerian agar semakin kompeten dan profesional.

Upaya ini menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya Visi Indonesia Emas 2045. Jika tertarik melanjutkan studi dengan program ini, berikut syarat pendaftaran dan skema Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026.

Skema Program Beasiswa Tut Wuri Handayani

Ilustrasi Guru. Foto: Ardiansyah/ANTARA FOTO

Calon peserta perlu memahami skema program Beasiswa Tut Wuri Handayani secara menyeluruh agar pendaftaran berjalan lancar. Merujuk pada Juknis Beasiswa Tut Wuri Handayani, berikut gambaran skema program beasiswa yang perlu diketahui:

Program Beasiswa Tut Wuri Handayani diberikan dengan durasi maksimal 24 bulan untuk jenjang magister dan maksimal 48 bulan untuk jenjang doktor. Rinciannya sebagai berikut:

1. Jenjang Magister (S2)

Diperuntukkan bagi tenaga kependidikan berstatus PNS di lingkungan unit utama Kemdiktisaintek, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI), serta Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

2. Jenjang Doktor (S3)

Diperuntukkan khusus bagi pegawai berstatus PNS di lingkungan unit utama Kemdiktisaintek dan LLDIKTI.

Persyaratan Umum Program Beasiswa Tut Wuri Handayani

Ilustrasi Guru di Sekolah. Foto: Reezky Pradata/Shutterstock

Setelah memahami skema pelaksanaan program, calon peserta juga perlu memenuhi seluruh persyaratan pendaftaran yang telah ditetapkan. Persyaratan umum Program Beasiswa Tut Wuri Handayani meliputi:

  • Tenaga kependidikan berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan unit utama Kemdiktisaintek, LLDIKTI, atau Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Khusus pelamar dari LLDIKTI tidak diperbolehkan mendaftar studi lanjut di perguruan tinggi swasta di bawah binaan wilayahnya.

  • Pelamar baru harus berstatus pegawai aktif, sedangkan pelamar on-going wajib berstatus tugas belajar yang dibuktikan dengan surat resmi.

  • Tidak sedang menjalani sanksi disiplin maupun sanksi hukum.

  • Memiliki nilai SKP minimal “Baik”.

  • Batas usia maksimal 47 tahun untuk program Magister (S2) dan 50 tahun untuk program Doktor (S3) per 31 Desember 2026.

  • Kualifikasi pendidikan yang harus dipenuhi oleh pelamar antara lain:

  1. Program Magister (S2): Pelamar harus telah menyelesaikan pendidikan D4 atau S1.

  2. Program Doktor (S3): Pelamar wajib telah menyelesaikan pendidikan S2, dengan ketentuan: Lulusan perguruan tinggi dalam negeri yang terdaftar di PDDikti dan memiliki akreditasi minimal B atau Baik Sekali; atau lulusan perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kemdiktisaintek atau Kedutaan Besar Republik Indonesia.

Ilustrasi Guru. Foto: Kemendikdasmen
  • Belum pernah menempuh studi pada jenjang yang sama, baik di dalam maupun luar negeri.

  • Ketentuan bagi pelamar on-going adalah sebagai berikut:

  1. Jenjang Magister (S2): Telah menempuh minimal 2 semester dan akan atau sedang menempuh semester 3.

  2. Jenjang Doktor (S3): Telah menempuh maksimal 4 semester dan akan atau sedang menempuh semester 5.

  • Menyertakan Surat Izin Melanjutkan Studi yang ditandatangani oleh pejabat berwenang.

  • Memiliki personal statement.

  • Menyertakan proposal penelitian (khusus peserta program doktor) sesuai format yang ditentukan.

  • Melampirkan surat pernyataan melamar Program Beasiswa Tut Wuri Handayani.

  • Melampirkan surat keterangan sehat dari instansi kesehatan pemerintah.

  • Berkomitmen untuk segera kembali dan mengabdi ke institusi asal setelah menyelesaikan studi.

  • Pelamar diwajibkan mengikuti program magister/doktor pada kelas reguler.

  • Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain dengan komponen pendanaan yang sama (double funding).

Baca Juga: Cara Cek SKTP di Info GTK 2026 untuk Guru

(ANB)