Konten dari Pengguna

Bumbu Lapis Daging Sapi Santan, Ini Resep dan Bahan-Bahannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bumbu lapis daging sapi santan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bumbu lapis daging sapi santan. Foto: Shutterstock

Bumbu lapis daging sapi santan bisa menjadi pilihan menu lezat untuk mengolah daging sapi kurban di rumah. Hidangan khas Surabaya ini terkenal dengan cita rasa gurih dan gurih.

Perpaduan santan kental, kecap manis, dan aneka bumbu membuat lapis daging sapi memiliki aroma yang menggugah selera. Selain rasanya yang nikmat, tekstur daging pada menu ini juga terkenal empuk karena dimasak secara perlahan dalam waktu cukup lama.

Proses memasaknya membuat bumbu lapis daging sapi santan meresap sempurna ke dalam daging. Kuahnya yang kental juga terasa semakin nikmat saat disantap bersama nasi hangat.

Bagi yang ingin mencoba membuatnya sendiri, simak resep bumbu lapis daging sapi santan berikut ini.

Resep Bumbu Lapis Daging Sapi Santan

Ilustrasi bumbu lapis daging sapi santan. Foto: Thinkstock

Merujuk kanal YouTube Resep Masakan Sederhana Remana, berikut bahan-bahan dan cara membuat bumbu lapis daging sapi santan yang lezat dan mudah dipraktikkan di rumah.

Bahan-bahan:

  • Daging sapi 500 gr

  • Bawang merah 5 buah

  • Bawang putih 4 buah

  • Jahe 1 ruas jari

  • Kunyit 2 ruas jari

  • Kemiri 5 buah

  • Ketumbar bubuk 1 sdt

  • Lada bubuk 1/2 sdt

  • Sedikit air

  • Garam secukupnya (kurang lebih 2 sdt)

  • Gula 1,5 sdt

  • Lengkuas 2 ruas jari (geprek)

  • Serai 2 batang (geprek)

  • Daun salam 3 lembar

  • Daun jeruk 4 lembar (sobek-sobek)

  • Air kelapa 250 ml (opsional)

  • Santan kental 500 ml

  • Kecap manis 2 sdm

Cara membuat:

  1. Iris tipis daging sapi melawan serat, lalu sisihkan.

  2. Haluskan bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, kemiri, ketumbar bubuk, dan lada bubuk dengan sedikit air.

  3. Siapkan wajan, lalu tata irisan daging dengan rapi agar tidak menggulung saat dimasak.

  4. Masukkan bumbu halus ke dalam wajan, kemudian nyalakan kompor.

  5. Tambahkan lengkuas, serai, daun salam, daun jeruk, dan air kelapa.

  6. Masak hingga mendidih dan air mulai menyusut.

  7. Tuangkan santan kental, lalu masak hingga kuah agak mengental dan berminyak.

  8. Tambahkan kecap manis, aduk rata hingga bumbu semakin meresap dan kuah mengental.

  9. Angkat dan sajikan lapis daging sapi santan selagi hangat.

Baca Juga: Resep Ayam Geprek Super Pedas dengan Sambal Setan

Tips Mengolah Daging Supaya Empuk

Ilustrasi daging sapi. Foto: Philippe Lopez / AFP

Meskipun sudah dimasak dengan waktu lama, terkadang daging sapi masih saja alot. Dihimpun dari buku Dasar-Dasar Gizi Kuliner oleh C. Soejoeti Tarwotjo, berikut beberapa tips memasak daging supaya empuk.

1. Tambahkan Garam

Garam dapat membantu mempercepat hidrasi protein pada daging selama proses memasak sehingga teksturnya lebih cepat empuk. Untuk 1 kg daging, Anda bisa menambahkan sekitar 1 sendok makan garam. Cukup taburkan garam ke seluruh permukaan daging sebelum dimasak.

2. Bungkus Daun Pepaya

Daun pepaya mengandung enzim papain yang dipercaya mampu membantu melunakkan daging lebih cepat. Cara ini sudah lama digunakan dan dinilai cukup efektif untuk membuat tekstur daging menjadi lebih empuk.

Caranya dengan membungkus daging menggunakan daun pepaya yang sudah diremas-remas terlebih dahulu. Diamkan selama kurang lebih 1 jam, lalu daging siap diolah sesuai selera.

3. Rendam dengan Nanas

Selain daun pepaya, daging juga bisa dilunakkan menggunakan nanas. Kandungan asam pada buah nanas dapat membantu menurunkan pH daging sehingga teksturnya menjadi lebih empuk saat dimasak.

Potong nanas secukupnya, lalu campurkan bersama daging selama sekitar 30 menit. Hindari merendam terlalu lama karena daging bisa menjadi terlalu lembek dan mudah hancur saat dimasak.

(NSF)