Konten dari Pengguna

Cara agar Terhindar dari Sifat Konsumtif Menurut Islam

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi belanja online. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi belanja online. Foto: Unsplash.

Cara agar terhindar dari sifat konsumtif menurut Islam perlu diterapkan setiap Muslim. Sifat boros merupakan salah satu perilaku tercela.

Konsumtif adalah gaya hidup yang senang membelanjakan uang tanpa pertimbangan matang. Orang yang konsumtif cenderung boros dan impulsif dalam membeli produk barang atau jasa.

Dalam Islam, konsumtif merupakan gaya hidup yang berlebihan, sedangkan Allah tidak menyukai segala sesuatu yang berlebih-lebihan. Hal ini disebutkan dalam Al-Quran Surat Al Araf ayat 31.

“Hai anak adam, pakailah pakaian yang indah setiap (memasuki) masjid. Makan dan minumlah dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”.

Lantas, bagaimana cara agar terhindari dari gaya hidup konsumtif? Simak informasinya dalam ulasan berikut.

Cara Agar Terhindar dari Sifat Konsumtif Menurut Islam

Ilustrasi gaya hidup konsumtif. Foto: Unsplash.

Batasan konsumsi dalam Islam tidak hanya terbatas pada aspek halal dan haram saja, melainkan juga perlu diperhatikan manfaat, kebersihan, serta fungsinya untuk menghindari israf dan tabzir.

Israf dan tabzir adalah dua perilaku yang harus dihindari umat Muslim dalam membelanjakan hartanya. Dikutip dari buku Overview of Islamic Finance oleh Liani Putri Indiranti dkk, israf adalah gaya hidup bermewah-mewahan, sedangkan tabzir adalah perilaku mubazir.

Dalam memenuhi kebutuhan, umat Muslim sebaiknya bertindak sederhana. Artinya, mengutamakan kebutuhan pokok, namun tidak dianjurkan untuk terlalu berhemat karena akan menimbulkan kekikiran.

Berikut ini beberapa cara agar terhindar dari sifat konsumtif dan boros dalam Islam.

1. Menanamkan Sikap Qanaah

Cara untuk menghindari perilaku konsumtif adalah dengan menanamkan sikap qanaah. Qanaah artinya merasa cukup dengan hasil usaha dan menjauhkan diri dari perasaan kurang.

Sikap qanaah bisa dilatih dengan cara bersyukur atas setiap rezeki dan nikmat yang telah didapat.

2. Berpuasa

Berpuasa dapat mencegah seseorang dari konsumsi yang berlebihan. Esensi dari puasa adalah mengajarkan seseorang untuk hidup secara sederhana dengan menahan hawa nafsunya. Sebagaimana yang dianjurkan Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Tirmidzi dan Ibnu Hibban.

“Tidaklah seorang anak Adam mengisi sesuatu yang lebih buruk dari perutnya sendiri , cukuplah bagi anak Adam beberapa suap yang dapat menegakkan tulang punggungya. Jika ingin berbuat lebih maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, serta sepertiga lainnya untuk nafasnya”.

Tak hanya menahan keinginan makan dan minum, puasa juga dapat meningkatkan keimanan seseorang sehingga tidak cenderung kepada kesenangan duniawi.

3. Belanja sesuai Kebutuhan

Pemborosan dapat dicegah dengan membuat daftar belanja sesuai skala prioritas. Meski terkesan sepele, hal ini sangat efektif membuat seseorang tidak belanja secara impulsif. Dengan catatan belanja, seseorang hanya akan membeli barang-barang yang diperlukan saja sehingga terhindar dari sikap mubazir.

(GLW)

Baca juga: Dampak Shopaholic bagi Kehidupan Perekonomian Masyarakat