Konten dari Pengguna

Cara Daftar Sekolah Rakyat dan Tahapan Seleksinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sekolah rakyat. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sekolah rakyat. Foto: Shutterstock

Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan khusus yang digagas pemerintah untuk memberikan kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dalam Instruksi Presiden (Inpres) No 8 Tahun 2025, dijelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari pelaksanaan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Program ini tersedia untuk jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA. Tak hanya menyediakan pendidikan terbaik, pemerintah juga memberikan fasilitas asrama gratis dan sarana belajar yang memadai untuk para siswa.

Lalu, bagaimana cara daftar Sekolah Rakyat 2025? Yuk, simak syarat, ketentuan, dan tahapan seleksinya dalam artikel berikut ini.

Cara Daftar Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2025/2026

Ilustrasi sekolah rakyat. Foto: Shutterstock

Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan inklusif yang difokuskan pada keluarga tidak mampu. Berdasarkan informasi resmi dari laman Kemensos dan akun Instagram @kemensosri, pendaftaran Sekolah Rakyat akan dimulai pada April 2025, sementara kegiatan belajar mengajar tahun ajaran 2025/2026 dijadwalkan mulai Juli 2025.

Siswa yang terdaftar harus berasal dari keluarga kurang mampu yang masuk dalam kelompok desil 1 (1-10% termiskin) atau desil 2 (11-20% termiskin). Ini mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Nantinya, calon siswa Sekolah Rakyat akan menjalani tes potensi akademik, psikotes, kunjungan rumah (home visit), wawancara dengan orang tua, serta pemeriksaan kesehatan. Tahapan ini bertujuan untuk menyeleksi keluarga yang benar-benar membutuhkan.

Adapun langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mendaftar Sekolah Rakyat yakni sebagai berikut, sebagaimana dikutip dari laman Kemensos:

  • Buat surat pernyataan orang tua yang diunduh melalui tautan berikut https://s.kemensos.go.id/t7p

  • Selanjutnya, isi formulir pendaftaran Sekolah Rakyat Kemensos 2025 dengan cara mengakses link formulir yang telah disediakan: https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSf1YXXKVu79JEHhtHeazLlM8lstGwhOUdhRBPYUwLEjIfhbnA/viewform

  • Orang tua atau pendamping harus menginput sejumlah informasi pada formulir pendaftaran tersebut.

  • Isi Role Pendaftar, Nama Lengkap yang mendaftarkan, Nomor HP aktif.

  • Lengkapi biodata calon siswa.

  • Kemudian, tentukan pilihan titik lokasi Sekolah Rakyat.

  • Selanjutnya, pilih jenjang pendidikan.

  • Isi profil orang tua di halaman berikutnya.

  • Setelah itu, ikuti instruksi sesuai panduan yang tertera di formulir.

Baca juga: Wamensos Temui Calon Siswa Sekolah Rakyat, Pastikan Program Tepat Sasaran

Tahapan Seleksi Sekolah Rakyat

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengunjungi rumah calon siswa Sekolah Rakyat, Alfian (15) dan Galuh (14), di Yogyakarta, Sabtu (10/5/2025), untuk memastikan mereka benar-benar dari keluarga miskin. Foto: Dok. Kemensos

Pemerintah akan memprioritaskan siswa dari keluarga miskin ekstrem dalam program Sekolah Rakyat. Proses seleksi diperlukan guna memastikan calon siswa benar-benar sesuai dengan kriteria penerima manfaat. Berikut tahapan seleksi yang harus dilalui:

1. Verifikasi Ekonomi

Tim verifikator akan memeriksa latar belakang ekonomi calon siswa. Proses verifikasi ini perlu dilakukan untuk menjaga keakuratan data sekaligus memastikan bantuan pendidikan yang diberikan tepat sasaran.

2. Tes Akademik

Setelah lolos verifikasi ekonomi, peserta akan mengikuti tes akademik untuk mengukur kemampuan belajar dasar dan kesiapan intelektual. Hasil tes akademik menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan kelulusan seleksi.

3. Psikotes dan Pemeriksaan Kesehatan

Tahapan selanjutnya adalah psikotes dan tes kesehatan. Pemeriksaan kesehatan mencakup pemantauan pertumbuhan dan penilaian gizi siswa. Pemerintah juga turut bekerja sama dengan lembaga kompeten untuk mengukur IQ dan kompetensi siswa.

(SLT)