Konten dari Pengguna

Cara Membuat Daftar Hadir di Excel yang Mudah dan Praktis

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membuat daftar hadir di Excel. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membuat daftar hadir di Excel. Foto: Unsplash

Cara membuat daftar hadir di Excel perlu diketahui. Hal ini akan bermanfaat untuk membuat presensi di kepanitiaan, acara arisan, gathering, dan lain-lain yang membutuhkan daftar peserta.

Microsoft Excel adalah salah satu perangkat lunak yang dikembangkan oleh Microsoft. Excel digunakan untuk mengelola, menganalisis, dan menyajikan data dalam bentuk tabel atau lembar kerja yang terdiri dari baris dan kolom.

Dikutip dari buku Excel 2010 For Dummies karya Greg Harvey (2010), Excel adalah salah satu perangkat yang paling sering digunakan sehari-hari dalam berbagai tugas, seperti penghitungan, pelaporan, dan pengolahan data.

Excel berbentuk tabel-tabel yang dapat langsung diisi sesuai tujuannya. Membuat daftar hadir dengan Excel pun cukup mudah. Berikut ini ulasannya.

Cara Membuat Daftar Hadir di Excel

Ilustrasi membuat daftar hadir di Excel. Foto: Unsplash

Microsoft Excel adalah perangkat lunak paling efektif untuk membuat daftar hadir. Hal ini dikarenakan formatnya yang sudah berbentuk tabel dan rumus-rumusnya yang mudah.

Dirangkum dari buku Soal Jawab Excel oleh Akhmad Fauzi, di bawah ini cara membuat daftar hadir di Excel:

  1. Buka aplikasi Microsoft Excel versi terbaru yang ada di laptop atau komputer

  2. Beri judul lembar kerja.

  3. Pilih baris yang akan digunakan untuk membuat absen. Gunakan kolom A9, dan kolom seterusnya untuk membuat judul data.

  4. Isi kolom dengan judul data yang ingin dihimpun, yaitu Tanggal, Nama, Hari, Tanda Tangan, Divisi, dan lain-lain sesuai kebutuhan.

  5. Pilih kolom D9 sebagai kolom pertemuan. Misalnya pertemuan satu dituliskan dengan angka 1, dilanjutkan dengan kolom E9 dituliskan angka 2, dan seterusnya. Agar lebih cepat, select kolom D9, E9, dan seterusnya agar jumlah pertemuan bertambah secara otomatis.

  6. Atur lebar kolom sesuai kebutuhan dengan cara klik kanan kolom dan memilih opsi Column Width, lalu isi lebar yang diinginkan. Atau, bisa juga dengan menarik garis yang ada di sisi kanan atau kiri kolom sesuai preferensi.

  7. Buat kolom keterangan. Isi keterangan tidak hadir seperti alpa, sakit, izin, hadir, dan keterangan lainnya.

  8. Gunakan Conditional Formatting yang ada pada tab Home untuk menandai data secara otomatis.

  9. Klik bagian yang akan diisi presensi, kemudian klik Conditional Formatting Manager. Pilih New Rule untuk membuat peraturan. Masuk ke menu Format Only Cells That Contain dan pilih opsi Cells Value dan Spesific Text.

  10. Pada bagian teks yang kosong di sebelah kanan tulis huruf untuk menandai keterangan, seperti A, I, S, dan lain-lain. Bisa juga warnai huruf tersebut untuk membedakan presensi orang yang masuk dan absensi yang tidak masuk agar terlihat jelas.Klik menu Format, Tab Fill, dan pilih Warna.

  11. Terakhir, isi data kolom sesuai data masing-masing anggota.

Baca juga: Cara Upload Folder ke Github dengan Baris Perintah pada Komputer

Rumus Mudah Excel

Ilustrasi membuat daftar hadir di Excel. Foto: Unsplash

Selain menyusun tabel presensi, Microsoft Excel juga dapat digunakan untuk mengolah data-data lain. Untuk melakukannya dengan praktis, pengguna perlu menghafal beberapa rumus.

Dikutip dari buku Rumus Excel oleh Adib Mubarrok (2015), di bawah ini beberapa rumus yang penting untuk dihafal:

  1. SUM (Jumlah): Digunakan untuk menjumlahkan sejumlah baris. Contoh: =SUM(A1:A5) akan menjumlahkan nilai dalam baris A1 hingga A5.

  2. AVERAGE (Rata-rata): Menghitung rata-rata dari sejumlah baris. Contoh: =AVERAGE(B1:B5) akan menghitung rata-rata dari baris B1 hingga B5.

  3. MAX (Maksimum) dan MIN (Minimum): Untuk menemukan nilai tertinggi dan terendah dalam kumpulan data. Contoh: =MAX(C1:C5) akan menampilkan nilai tertinggi dalam barisC1 hingga C5.

  4. COUNT (Hitung): Menghitung jumlah baris yang berisi angka dalam kumpulan data. Contoh: =COUNT(E1:E5) akan menghitung berapa banyak baris dalam E1 hingga E5 yang berisi angka.

(TAR)

Baca juga: 2 Cara Mengetik di Word dengan Suara secara Praktis