Konten dari Pengguna

Cara Menambahkan Siswa Baru di Dapodik 2027, Ini Panduannya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Siswa SMA. Foto: Agewib/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Siswa SMA. Foto: Agewib/Shutterstock

Memasuki tahun ajaran baru, operator sekolah di seluruh Indonesia perlu menambahkan data siswa baru ke dalam sistem Dapodik. Proses ini harus dilakukan secara cermat karena data yang diinput akan menjadi bagian dari basis data pendidikan nasional.

Data Pokok Pendidikan (Dapodik) merupakan sistem pendataan yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Melalui sistem ini, data satuan pendidikan, peserta didik, pendidik, hingga tenaga kependidikan dihimpun secara terintegrasi sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan pendidikan.

Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah dapat menggunakan aplikasi Dapodik versi 2027 yang telah resmi dirilis oleh Kemendikdasmen. Versi terbaru ini digunakan untuk mendukung proses pendataan dan administrasi sekolah selama tahun ajaran berjalan.

Lantas, bagaimana cara menambahkan siswa baru di Dapodik 2027? Mari simak panduan lengkapnya berikut ini.

Cara Menambahkan Data Siswa Baru di Dapodik 2027

Ilustrasi Guru di Sekolah. Foto: Reezky Pradata/Shutterstock

Proses penambahan peserta didik baru di aplikasi Dapodik 2027 dilakukan dengan cara yang berbeda, tergantung pada riwayat pendataan siswa sebelumnya. Secara umum, terdapat dua kategori, yaitu siswa yang berasal dari sekolah eks-Dapodik/EMIS dan siswa yang belum pernah terdaftar di sistem Dapodik (Non-Dapodik).

Mengutip kanal YouTube Operator Pemula, berikut langkah-langkah menambahkan siswa baru di Dapodik 2027 sesuai dengan kategori tersebut:

Siswa Dapodik

Untuk menambahkan data siswa yang sebelumnya sudah terdaftar di sistem Dapodik, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Buka laman Manajemen Sekolah (SPDATADIK).

  • Pilih menu Aplikasi, lalu klik PD Baru.

  • Tentukan sumber data peserta didik sesuai dengan asal sekolahnya:

  1. Dapodik: Untuk siswa pindahan dari sekolah lain yang telah menggunakan sistem Dapodik.

  2. EMIS: Untuk siswa yang sebelumnya bersekolah di madrasah di bawah naungan Kementerian Agama.

  • Pilih data sekolah asal siswa.

  • Klik Tampilkan Siswa.

  • Ubah jumlah tampilan menjadi 100 siswa agar pencarian lebih mudah.

  • Urutkan daftar berdasarkan nama siswa.

  • Centang seluruh siswa yang berasal dari sekolah tersebut.

  • Klik Daftarkan untuk memasukkan data siswa ke SPDATADIK.

  • Setelah proses pendaftaran berhasil, lakukan Tarik Data ke aplikasi Dapodik yang terpasang di komputer lokal.

  • Buat rombongan belajar (rombel) baru untuk kelas 1.

  • Masukkan peserta didik baru ke dalam anggota rombongan belajar (rombel).

Siswa Non-Dapodik

Sementara itu, bagi peserta didik yang belum pernah terdata di sistem Dapodik, seperti lulusan PKBM atau sekolah yang belum menggunakan Dapodik, proses penambahannya dilakukan melalui menu Non Dapodik/Non EMIS. Berikut langkah-langkahnya:

  • Login ke laman SPDATADIK menggunakan akun operator sekolah.

  • Pilih menu Aplikasi, kemudian klik PD Baru.

  • Pilih opsi Non Dapodik/Non EMIS.

  • Masukkan data peserta didik sesuai dengan Kartu Keluarga (KK).

  • Kosongkan kolom NISN jika peserta didik belum memilikinya.

  • Klik Daftarkan untuk mengirim data.

  • Tunggu hingga pengajuan disetujui oleh dinas pendidikan.

  • Cek secara berkala progres persetujuan siswa yang telah diajukan.

  • Setelah pengajuan disetujui, lakukan Tarik Data pada aplikasi Dapodik lokal.

  • Buat rombongan belajar (rombel) baru untuk kelas 1.

  • Masukkan peserta didik baru ke dalam anggota rombongan belajar (rombel).

Baca Juga: Aplikasi Dapodik Terbaru 2026/2027 dan Cara Mengunduhnya

(ANB)