Aplikasi Dapodik Terbaru 2026/2027 dan Cara Mengunduhnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Aplikasi Dapodik terbaru 2026/2027 menjadi bagian dari sistem pendataan pendidikan yang digunakan untuk mendukung pengelolaan data satuan pendidikan.
Pengelolaan data sekolah membutuhkan ketelitian agar setiap komponen yang dicatat sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.
Pembaruan sistem pendataan dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan administrasi pendidikan yang terus berkembang.
Aplikasi Dapodik Terbaru 2026/2027 untuk Administrasi Pendidikan
Dikutip dari Instagram @dapodik_official, aplikasi Dapodik terbaru 2026/2027 masih dalam tahap persiapan penggunaan oleh satuan pendidikan dan menunggu rilis resmi dari Kemendikdasmen melalui kanal yang telah ditentukan.
Operator sekolah dapat melakukan berbagai persiapan sebelum aplikasi versi baru tersedia, terutama memastikan kelengkapan data dan dokumen pendukung.
Portal Resmi Dapodik telah mengalami pembaruan tampilan sebagai bagian dari penyesuaian layanan. Melalui perubahan tersebut, operator sekolah dapat mulai mengenali alur layanan yang akan digunakan pada pembaruan berikutnya.
Sementara itu, proses pengunduhan aplikasi versi terbaru tetap menunggu pengumuman resmi dari Kemendikdasmen.
Dalam rangka persiapan penggunaan versi 2027, satuan pendidikan diminta melakukan uninstall Aplikasi Dapodik Versi 2026 yang masih terpasang pada perangkat kerja.
Langkah tersebut dilakukan agar perangkat siap digunakan ketika aplikasi baru tersedia. Pemasangan aplikasi dari sumber tidak resmi perlu dihindari karena dapat mengganggu keamanan perangkat dan ketepatan proses pendataan.
Persiapan data guru dan tenaga kependidikan menjadi salah satu hal yang dapat dilakukan lebih awal.
Dokumen yang perlu diperiksa mencakup Surat Keputusan pembagian tugas mengajar semester ganjil, Surat Keputusan kepangkatan, serta Surat Keputusan Kenaikan Gaji Berkala dengan TMT Juli 2026 atau periode sebelumnya.
Data tersebut perlu disesuaikan agar tidak terdapat perbedaan antara dokumen sekolah dengan data yang dimasukkan ke sistem.
Selain data GTK, dokumen peserta didik baru juga perlu disiapkan. Berkas administrasi yang diperlukan meliputi akta kelahiran, Kartu Keluarga, KTP orang tua, serta nomor telepon atau WhatsApp aktif yang sesuai dengan data kependudukan Dukcapil.
Pemeriksaan data siswa sejak awal membantu proses penginputan berjalan lebih tertib.
Bagian prasarana sekolah juga perlu mendapatkan pendataan secara rinci. Satuan pendidikan perlu menyiapkan data kondisi nyata mengenai tanah, bangunan, ruang kelas, serta fasilitas pendukung lainnya.
Informasi mengenai tingkat kerusakan pada bangunan atau ruang sekolah perlu dicatat karena terdapat perubahan pada pendataan entitas prasarana di versi mendatang.
Sebelum versi 2027 digunakan, Aplikasi Dapodik 2026.c masih menjadi versi yang digunakan untuk pengumpulan data semester genap tahun ajaran 2025/2026.
Versi tersebut telah mendapatkan pembaruan dan perbaikan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Dapodik 2026.c tersedia melalui beberapa metode pembaruan, yaitu installer, patch, dan pembaruan daring. Installer digunakan untuk pemasangan aplikasi secara penuh dengan catatan data pada versi sebelumnya sudah dilakukan sinkronisasi.
Jika belum melakukan sinkronisasi, data yang telah dimasukkan berisiko tidak tersimpan saat proses penggantian aplikasi.
Pemasangan melalui installer dilakukan dengan menghapus versi lama terlebih dahulu, kemudian mengunduh file aplikasi dari laman resmi Dapodik.
Setelah proses instalasi selesai, operator melakukan registrasi secara daring atau luring, memasukkan akun sekolah, memilih semester genap 2025/2026, melakukan pengisian data, validasi melalui akun kepala sekolah, dan menjalankan sinkronisasi.
Metode patch dapat digunakan apabila satuan pendidikan masih menggunakan Dapodik versi 2026.b.
Tahapannya meliputi pemasangan patch, penyegaran halaman aplikasi, pemeriksaan perubahan versi menjadi 2026.c, proses tarik data, perbaikan data, validasi, serta sinkronisasi.
Pembaruan daring dilakukan dengan membuka aplikasi Dapodik versi sebelumnya, masuk menggunakan akun satuan pendidikan, memilih menu pengaturan, kemudian menekan fitur “Cek Pembaruan”.
Setelah proses selesai, operator perlu memastikan versi aplikasi pada halaman utama telah berubah sesuai pembaruan.
Dapodik 2026.c juga membawa sejumlah perbaikan, seperti pengaktifan fitur lanjut semester untuk rombongan belajar wali, ekstrakurikuler, dan mata pelajaran pilihan.
Selain itu, terdapat perbaikan kendala penyimpanan data pembelajaran serta penyesuaian validasi NIP dan TMT ASN menjadi bentuk peringatan.
Persiapan administrasi sekolah dapat dilakukan sebelum aplikasi Dapodik terbaru 2026/2027 digunakan pada satuan pendidikan.
Penggunaan aplikasi dari sumber resmi tetap menjadi langkah utama agar proses pendataan berjalan aman dan sesuai aturan Kemendikdasmen. (Suci)
Baca Juga: Tahapan untuk Membuat Laporan Daftar Berkas pada Aplikasi SRIKANDI
