Konten dari Pengguna

Cara Menenangkan Pikiran dan Mengurangi Stres Berat

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi stres. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi stres. Foto: Shutterstock

Setiap orang pasti pernah merasakan cemas dan gelisah pada waktu-waktu tertentu. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat membuat pikiran tidak tenang dan berujung pada rasa frustasi.

Cemas berlebih dapat membuat seseorang kehilangan nafsu makan dan gairah hidupnya. Dijelaskan dalam buku 101 Cara Praktis Mengubah Kebiasaan Buruk karya Farizza Noor Amalia (2020), kondisi ini juga dapat mengganggu waktu tidur, mengganggu kesehatan, serta menurunkan produktivitas seseorang.

Umumnya, perasaan cemas dan gelisah timbul karena adanya pikiran negatif. Saat pikiran tersebut tak terkendali, seseorang akan merasakan tekanan yang berat dan memicu munculnya stres.

Apa Penyebab Hati dan Pikiran Tidak Tenang?

Ilustrasi stres dan banyak pikiran. Foto: Shutterstock

Para ahli mengungkapkan bahwa penyebab hati dan pikiran tidak tenang adalah perasaan cemas yang berkepanjangan. Perasaan ini dapat memicu timbulnya stres dan frustasi di kemudian hari.

Banyak orang yang kesulitan mengendalikan perasaan tersebut, sehingga memilih untuk mencari pelarian. Jika tidak segera diatasi, hati yang cemas dan gelisah dapat membawa dampak buruk pada kesehatan mental seseorang.

Lantas, apa yang harus dilakukan jika perasaan sedang tidak enak? Jawabannya adalah dengan meredakan atau menenangkan pikiran yang berkecamuk tersebut.

Jangan coba untuk menghentikan perasaan yang cemas atau gelisah, namun berusahalah untuk meninggalkannya. Lepaskan diri Anda dari pikiran itu dan biarkan dia berada di sana. Kemudian, berikan validasi pada perasaan Anda tanpa mencoba melawannya.

Mengutip buku Psikoterapi Islam: Fiqh dan KHI karya Prof Dr. Khairunnas Rajab (2021), alasan kenapa hati cemas dan gelisah adalah karena selalu mengharapkan sesuatu yang fana. Anda lupa dengan realita yang sedang dijalani, sehingga tidak pernah memberikan validasi pada perasaan sendiri.

Hati gelisah dan tidak tenang menurut psikologi adalah pertanda seseorang merasa khawatir. Hatinya tidak tentram, tingkah lakunya tidak tenang, dan ia selalu diliputi dengan kecemasan.

Apa Saja yg Bisa Menenangkan Pikiran?

Ilustrasi perempuan stres. Foto: Shutter Stock

Banyak orang bertanya tentang apa yang harus dilakukan jika sedang banyak pikiran? Jawabannya adalah merilekskan diri. Anda dapat memberikan waktu istirahat pada otak agar tidak memikirkan hal-hal yang berat.

Kemudian, Anda juga bisa memberikan ruang baginya untuk merilekskan semua hal. Manfaatkan waktu luang Anda untuk melakukan meditasi atau yoga.

Para ahli mengatakan bahwa cara membuat pikiran tenang adalah dengan melakukan meditasi dalam waktu yang singkat. Caranya mudah, yaitu dengan diam selama 15-20 menit dalam sehari.

Kemudian, bebaskan pikiran Anda dari hal-hal kompleks yang menyangkut pekerjaan, masalah percintaan, keuangan, dan lain-lain. Cara ini dinilai efektif untuk me-restart otak Anda agar dapat bekerja dengan maksimal.

Bagaimana Cara Agar Tidak Banyak Pikiran?

Ilustrasi ibu stres. Foto: Shutter Stock

Sebelum memahami caranya, Anda perlu mengetahui dampak apa yang terjadi jika terlalu banyak pikiran. Dijelaskan dalam buku Terlalu Sensitif Tidak Baik karya Restia Ningrum (2019), terlalu banyak pikiran bisa membuat Anda kehilangan fokus dan konsentrasi.

Di samping itu, kondisi ini juga dapat memengaruhi aspek kesehatan dan psikologis. Kebiasaan overthinking membuat Anda mudah jatuh sakit. Misalnya sakit kepala, sakit perut, stres, anxiety, dan depresi.

Hal ini dapat terjadi bila Anda memikirkan sesuatu secara berulang-ulang. Dampak negatif tersebut dapat berpengaruh pada produktivitas dan kreativitas Anda. Untuk itu, perlu penanganan lebih lanjut agar gejalanya tidak semakin parah.

12 Cara Mencegah Stres

ilustrasi wanita cemas, stres atau depresi Foto: Shutterstock

Dirangkum dari jurnal Stres dan Solusinya dalam Perspektif Psikologi dan Islam karya Muhimmatul Hasanah (2019), berikut ini 12 cara mencegah stres dan tips untuk menghadapinya yang bisa Anda simak:

  1. Lakukan meditasi untuk merelaksasi hati dan pikiran Anda. Cara ini efektif mengendalikan emosi, perasaan, dan ingatan negatif seseorang.

  2. Melakukan pelatihan relaksasi autogenik. Teknik ini berpusat pada gambaran-gambaran berperasaan yang dihayati bersama dengan ingatan-ingatan positif.

  3. Melakukan pelatihan relaksasi neuromuscular, yaitu program yang terdiri dari latihan-latihan sistematis untuk otot dan saraf.

  4. Cognitive restructuring, yaitu dengan mengubah cara berpikir negatif menjadi positif.

  5. Journal writing, yaitu menuangkan apa yang dirasakan dan dipikirkan dalam jurnal atau gambar.

  6. Time management, yaitu mengatur waktu secara efektif untuk mengurangi stres akibat tekanan waktu.

  7. Relaxation technique, yaitu mengembalikan kondisi tubuh pada homeostatis, yaitu kondisi tenang sebelum ada stressor.

  8. Melakukan ibadah dengan khusyu. Cara ini dapat menjadi terapi yang baik untuk mengobati rasa galau, gundah dan cemas.

  9. Menjaga dan mengatur pola makan yang sehat dan bergizi.

  10. Memelihara kebugaran jasmani dan rohani.

  11. Melakukan latihan pernapasan dan relaksasi.

  12. Melakukan aktivitas yang menggembirakan seperti berlibur atau piknik.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana jika rasa cemas dibiarkan?

chevron-down

Jika dibiarkan, kondisi ini dapat membuat pikiran tidak tenang dan bisa berujung pada frustasi.

Apa dampak terlalu banyak pikiran?

chevron-down

Dapat mengganggu waktu tidur, mengganggu kesehatan, dan menurunkan produktivitas seseorang.

Apa penyebab perasaan cemas?

chevron-down

Umumnya, perasaan cemas dan gelisah timbul karena adanya pikiran negatif.