Cara Menetaskan Telur Ayam Menggunakan Mesin Tetas yang Tepat

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menetaskan telur ayam tidak dapat dilakukan dengan sembarangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan membantu menetaskan telur ayam.
Secara umum, penetasan telur ayam dapat dilakukan dengan dua cara. Cara pertama adalah penetasan secara alami yang dierami langsung oleh induk ayam. Lalu ada juga penetasan buatan yang dilakukan dengan bantuan mesin tetas.
Saat ingin menetaskan telur ayam dalam jumlah banyak, tentu cara alami akan sangat sulit, sehingga akan lebih baik jika menggunakan mesin tetas. Namun, bagaimana cara menggunakan mesin tetas yang benar?
Cara Menetaskan Telur Ayam dengan Menggunakan Mesin Tetas
Menurut Syahrul Kholis dalam buku Ayam Arab & Poncin Unggul, cara menetaskan telur ayam menggunakan mesin tetas perlu memanfaatkan lampu listrik atau lampu minyak sebagai sumber panas. Masukkan telur ayam ke dalam mesin tetas, kemudian biarkan telur selama 20 hingga 21 hari.
Tak hanya itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menggunakan mesin tetas, yaitu:
1. Kelembapan
Kelembaban ideal dari mesin tetas telur ayam antara 60%-70%. Hal ini diperlukan untuk memastikan embrio dalam telur dapat berkembang dengan baik.
2. Temperatur
Usahakan suhu mesin tetas berada pada kisaran 38°-40°C. Agar suhu terjaga, alat tetas harus berada dalam keadaan tertutup, kecuali bagian ventilasinya.
3. Panas yang Merata
Agar panas merata, putar telur 3 kali sehari (setiap 8 jam). Namun, telur baru dapat diputar setelah usianya 4 hari, lalu hentikan pada hari ke-19.
Agar memudahkan dalam proses pemerataan panas, beri tanda pada bidang telur, misalnya A, B, atau C. Kemudian, catat setiap bidang yang telah terkena panas.
4. Pendinginan
Telur yang sedang berada dalam mesin tetas tidak harus diberikan pemanas secara terus menerus. Situasi ini sama seperti induk ayam yang akan meninggalkan telurnya untuk mencari makan. Sebab, telur juga perlu mendapatkan proses pendinginan.
Proses pendinginan telur dilakukan dua kali selama masa penetasan, mulai pada hari ke-4 hingga ke-19. Setiap proses ini dilakukan selama 15 menit.
Penyebab Telur Tidak Menetas dengan Baik
Apa pun jenis mesin tetasnya, selama dikelola dengan baik tenti akan menghasilkan telur yang bagus. Namun, jika telur gagal menetas secara serentak dalam mesin tetas, kemungkinan dapat disebabkan oleh beberapa hal berikut:
Telur berasal dari induk yang tidak sama umurnya.
Penyebaran panas dalam mesin tidak merata.
Suhu dalam mesin yang terlalu tinggi.
Kelembaban mesin tetas yang tidak sesuai.
Induk ayam kekurangan vitamin E dan vitamin B.
Frequently Asked Question Section
Berapa hari telur ayam dapat menetas?

Berapa hari telur ayam dapat menetas?
Telur ayam akan menetas setelah 20 hingga 21 hari.
Setiap berapa jam telur harus dibalik dalam mesin tetas?

Setiap berapa jam telur harus dibalik dalam mesin tetas?
Tiga kali putar setiap 8 jam sekali. Pemutaran telur baru dapat dilakukan ketika usianya mencapai 4 hari, lalu hentikan pada hari ke-19.
Apa penyebab telur gagal menetas?

Apa penyebab telur gagal menetas?
Salah satunya adalah induk ayam kekurangan vitamin E dan Vitamin B.
(PHR)
