Konten dari Pengguna

Cara Mengetahui Anak Alergi Gluten, Ini Reaksi Berbahaya yang Bisa Terjadi!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara mengetahui anak alergi gluten. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mengetahui anak alergi gluten. Foto: Freepik

Alergi gluten atau sering disebut penyakit celiac adalah masalah kesehatan yang muncul akibat konsumsi makanan yang mengandung gluten. Alergi gluten bisa dialami oleh siapa saja, termasuk anak-anak.

Untuk itu, orang tua perlu mengenali gejala alergi gluten sejak dini agar anak bisa mendapatkan diagnosis dan pengobatan medis yang tepat. Jika tidak, alergi gluten dapat menyebabkan gangguan pencernaan serius dan menghambat pertumbuhan anak.

Lantas, bagaimana cara mengetahui anak alergi gluten? Simak pembahasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.

Penyebab Alergi Gluten

Ilustrasi cara mengetahui anak alergi gluten. Foto: Pixabay

Gluten merupakan campuran protein yang secara alami terdapat dalam biji-bijian seperti gandum, gandum hitam (rye), dan jelai (barley). Pada anak yang mengidap alergi gandum atau penyakit seliaka, gluten sangat sulit ditoleransi. Ini karena sistem kekebalan tubuhnya salah mengidentifikasi gluten sebagai ancaman.

Akibatnya, terjadi respons peradangan di usus kecil anak. Kondisi ini tentu berbahaya, sebab dapat mengganggu penyerapan nutrisi, memicu gangguan pencernaan seperti sakit perut, kembung, diare, hingga kelelahan kronis.

Dalam jangka panjang, anak yang alergi gluten juga berisiko mengalami anemia karena kekurangan zat besi. Oleh sebab itu, penting bagi orang tua untuk mengenali tanda-tandanya sejak dini agar anak bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Mengutip buku Imunologi dan Alergi Hipersensitif, Muhaimin Rifa’i (2013), terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko alergi gluten pada anak, mulai dari faktor genetik, usia, hingga paparan gluten dalam jumlah besar pada usia terlalu muda.

Cara Mengetahui Anak Alergi Gluten

Ilustrasi cara mengetahui anak alergi gluten. Foto: Pexels

Gejala alergi gluten pada anak bisa berbeda-beda tergantung tingkat sensitivitas tubuh. Namun secara umum, beberapa tanda yang perlu diwaspadai menurut Fikri Cahyadi (2022) dalam buku Alergi pada Anak, antara lain:

  • Masalah pencernaan seperti kembung, sakit perut, diare, atau sembelit setelah mengonsumsi makanan mengandung gluten.

  • Kelelahan atau lesu berkepanjangan.

  • Penurunan berat badan tanpa sebab jelas akibat terganggunya penyerapan nutrisi di usus.

  • Ruam kulit dan gatal-gatal.

  • Perubahan perilaku, misalnya anak tampak mudah marah, sulit fokus, atau sering rewel setelah makan.

Jika gejala-gejala tersebut muncul berulang kali setelah anak mengonsumsi makanan seperti roti, pasta, atau kue berbahan gandum, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk memastikan apakah penyebabnya adalah alergi gluten atau kondisi lain seperti intoleransi makanan. Dokter biasanya akan melakukan tes darah atau tes alergi kulit.

Baca juga: Anak Alergi Kacang, Mungkinkah Bisa Diatasi?

Reaksi Alergi Gluten yang Berbahaya

Ilustrasi cara mengetahui anak alergi gluten. Foto: Shutterstock

Selain beberapa reaksi di atas, ada salah satu bentuk reaksi alergi gluten yang berbahaya, yaitu anafilaksis. Menurut penjelasan Ari Sutjahjo (2015) dalam buku Dasar-Dasar Ilmu Penyakit Dalam, anafilaksis adalah reaksi alergi berat yang dapat mengancam jiwa.

Gejala Anafilaksis bisa muncul dalam hitungan menit hingga jam setelah anak mengonsumsi makanan yang mengandung gluten. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Mengi dan kesulitan bernapas.

  • Pembengkakan di lidah, tenggorokan, atau wajah.

  • Denyut nadi cepat dan lemah.

  • Gatal-gatal parah, ruam, atau muntah hebat.

  • Wajah tampak membiru karena kekurangan oksigen.

Jika anak menunjukkan gejala-gejala tersebut, segera hubungi ambulans atau bawa ke instalasi gawat darurat (IGD) terdekat agar anak mendapatkan pertolongan pertama dari tenaga medis.

(SLT)