Konten dari Pengguna

Cara Menghadapi Ujian Pernikahan dalam Islam

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ujian pernikahan dalam Islam, foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ujian pernikahan dalam Islam, foto: Unsplash

Ujian pernikahan dalam Islam bukanlah sesuatu yang harus ditakuti. Karena pada dasarnya, setiap peristiwa yang terjadi pada kehidupan seseorang selalu mengandung hikmah atau pelajaran, termasuk ujian pernikahan.

Menurut Cahyadi Takriawan dalam buku Wonderfull Couple Menjadi Pasangan Paling Bahagia, setiap pasangan suami istri akan menghadapi ujian pernikahan. Hanya saja, jenis dan kadar ujiannya berbeda-beda pada setiap pasangan.

Ujian tersebut harus dihadapi dengan baik oleh suami maupun istri. Agar ujian yang Allah berikan menjadi penguat kehidupan rumah tangga mereka.

Cara Menghadapi Ujian Pernikahan dalam Islam

Ujian pernikahan dalam Islam, foto: Unsplash

Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghadapi ujian pernikahan, diantaranya:

1. Bersikap Sabar

Sabar merupakan sikap pertama yang harus dilakukan oleh setiap Muslim saat menghadapi ujian termasuk dalam pernikahan. Sikap sabar yang dimaksud adalah tindakan untuk mengontrol emosi diri sendiri agar tidak melakukan atau mengucapkan hal-hal yang akan disesali di kemudian hari.

Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 153:

يٰٓاَيُّهَاالَّذِيْنَاٰمَنُوااسْتَعِيْنُوْابِالصَّبْرِوَالصَّلٰوةِۗاِنَّاللّٰهَمَعَالصّٰبِرِيْنَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 153).

2. Dewasa Menghadapi Masalah

Apabila terjadi masalah dalam keluarga, suami dan istri harus bersikap dewasa dalam menghadapinya. Salah satunya adalah dengan tidak melarikan diri atau menghindar dari masalah.

Ajak pasangan untuk mendiskusikan masalah dengan pikiran yang jernih. Berusaha untuk mencari jalan keluar bukan sibuk mencari siapa yang salah.

Selama suami istri masih dapat duduk berdua, berdialog dengan lapang dada, maka masalah sebesar apapun pasti akan dapat dihadapi. Suami dan istri harus bekerjasama dalam menyelesaikan masalah tersebut.

3. Fokus Pada Akar Masalah

Langkah selanjutnya yang dapat dilakukan oleh pasangan suami istri dalam menghadapi ujian pernikahan adalah fokus membahas akar masalah. Kadangkala saat terjadi konflik, beberapa masalah yang tidak berhubung ikut mencuat ke permukaan.

Jika diperlukan, pasangan dapat meminta bantuan jasa konselor pernikahan untuk menengahi dalam pembahasan tersebut. Setelah mengetahui akar masalah dari ujian tersebut, selanjutnya suami dan istri dapat fokus membahas mencari solusi atau jalan keluar.

(PHR)

Frequently Asked Question Section

Apa itu ujian pernikahan?
chevron-down

Ujian pernikahan adalah cobaan yang Allah berikan ke dalam kehidupan rumah tangga.

Mengapa Allah memberikan ujian dalam pernikahan?
chevron-down

Ujian yang Allah berikan kepada pernikahan mereka bisa menjadi penguat kembali perasaan sakinah, mawaddah, dan rahmah dalam kehidupan rumah tangga.

Bagaimana kita harus bersikap dalam menghadapi ujian?
chevron-down

Sabar merupakan sikap pertama yang harus dilakukan oleh setiap Muslim saat menghadapi ujian.