Konten dari Pengguna

Cara Mengisi Nota Kontan untuk Transaksi Jual Beli

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Mengisi Nota Kontan dan Cara Membuatnya di Excel. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Cara Mengisi Nota Kontan dan Cara Membuatnya di Excel. Foto: Unsplash

Dalam dunia bisnis, cara mengisi nota kontan harus benar-benar dipahami, sebab ini merupakan bukti transaksi. Nota kontan juga dibutuhkan sebagai dokumen acuan perusahaan dalam membuat laporan keuangan.

Dari sisi pelanggan, nota kontan dapat memberi rasa aman dalam membeli barang. Sebab, jika ternyata barang belian datang dalam keadaan rusak atau jumlahnya kurang, nota kontan dapat menjadi bukti untuk mengajukan komplain ke penjual.

Inilah mengapa nota kontan tetap digunakan dalam transaksi jual-beli sampai sekarang. Meski begitu, masih banyak yang bingung dengan cara pengisiannya. Namun jangan khawatir karena di bawah ini akan dijelaskan tata caranya.

Pengertian Nota Kontan

Pengertian Nota Kontan. Foto: Unsplash

Nota kontan adalah bukti transaksi yang dikeluarkan penjual ketika pembeli melakukan pelunasan barang. Ini berbeda dengan nota kredit atau debit yang dikeluarkan saat barang belum lunas.

Nota kontan memuat informasi mengenai barang yang dijual-belikan, seperti harga, nama, jenis barang, tanggal pembelian, dan data lainnya yang dibutuhkan.

Setiap nota kontan pun harus dibuat dalam dua rangkap. Nota aslinya akan diberikan kepada pelanggan, sementara salinannya disimpan penjual untuk catatan keuangan perusahaan.

Baca Juga: Pengertian Nota Debit, Penggunaan, Fungsi, dan Komponennya

Cara Mengisi Nota Kontan

Cara Mengisi Nota Kontan. Foto: Unsplash

Cara mengisi nota kontan terbilang mudah sebab Anda hanya perlu mengisi data yang ada dalam buku nota kontan. Buku nota kontan bisa didapatkan di toko perlengkapan alat tulis.

Biasanya buku nota kontan tampil dalam format sederhana yang memuat informasi berikut:

  • Nama perusahaan/nama toko yang mengeluarkan nota

  • Nomor nota

  • Tanggal transaksi

  • Jenis barang

  • Jumlah barang yang diambil/dibeli

  • Harga satuan barang

  • Jumlah harga

Anda tinggal mengisi semua data di atas, lalu membubuhkan stempel perusahaan sebagai bukti sah. Setelahnya, berikan nota aslinya kepada pelanggan. Adapun nota salinan akan otomatis Anda dapatkan karena setiap buku nota sudah dibuat dalam bentuk rangkap.

Perlu dipahami bahwa semua buku nota dibuat untuk umum. Jadi, jika Anda ingin menambahkan logo perusahaan di buku nota kontan, Anda bisa memesan secara khusus ke percetakan.

Cara Membuat Nota Kontan di Excel

Cara Membuat Nota Kontan di Excel. Foto: Pexels

Anda juga dapat membuat nota kontan dengan logo perusahaan serta format sendiri di Microsoft Excel. Cukup ikuti cara-cara berikut ini:

  1. Pada lembar kerja Excel, tuliskan informasi mengenai penjual, yang mencakup nama toko, alamat toko, dan nomor telepon. Tuliskan pula nama pembeli dan tanggal nota dibuat.

  2. Buat tabel yang terdiri atas empat kolom. Kolom paling kiri untuk jumlah barang, selanjutnya nama produk, harga satuan, dan sub total. Anda juga bisa membuat tabel dengan kolom lebih banyak atau sedikit sesuai kebutuhan.

  3. Pada baris paling bawah di tabel, satukan tiga kolom paling kiri dengan klik merge cell. Lalu beri keterangan "Total Bayar".

  4. Kemudian pada kolom pertama di bawah baris tulisakan "Sub Total". Anda bisa memasukkan rumus =E9*F9. Dengan catatan, E9 merupakan harga dari produk yang pertama dan F9 merupakan jumlah produk yang dibeli. Anda bisa menyesuaikan kode diatas dengan kolom dan baris yang ingin dihitung.

  5. Selanjutnya, Anda bisa menyalin rumus tersebut dengan menarik baris pertama di bawah "Sub Total" sampai di atas baris "Total Bayar."

  6. Di bagian "Total Bayar", Anda bisa menambahkan rumus =SUM(G9:G23). Dengan catatan, rumus ini digunakan untuk menjumlahkan semua sub total barang. G9 merupakan sub total dari barang pertama dan G23 merupakan sub total dari barang terakhir. Anda bisa menyesuaikan rumus ini dengan baris dan kolom dari setiap sub total yang ada.

(DEL)