Cara Menyimpan Keju yang Sudah Dibuka agar Tetap Awet dan Segar

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengetahui cara menyimpan keju yang sudah dibuka dengan benar dapat membuat keju awet hingga lama. Dalam proses penyimpanannya, penting untuk memahami jenis keju karena masa simpan masing-masing keju berbeda.
Secara umum, keju terbagi menjadi dua jenis, yakni keju keras dan lunak. Merujuk pada laman The Cheese House, keju lunak memiliki kadar air yang lebih tinggi sehingga mudah meleleh, sedangkan keju keras lebih kering dan mudah patah.
Karena teksturnya yang lembut, keju lunak sering digunakan sebagai olesan roti, topping salad atau pizza, hingga pendamping buah-buahan. Sebaliknya, keju keras lebih sering diparut untuk topping makanan dan campuran adonan roti.
Masa Simpan Keju Berdasarkan Jenisnya
Keju yang sudah dibuka dapat bertahan lama di dalam kulkas, namun tetap tergantung pada jenisnya. Keju keras cenderung lebih tahan lama dibandingkan keju lunak. Ini karena keju lunak mengandung banyak air, sehingga rentan terhadap pertumbuhan bakteri.
Berikut daftar masa simpan keju yang sudah dibuka berdasarkan jenisnya, dikutip dari laman Healthline.
Blue (keju lunak) - 7 hari
Brie (keju lunak) - 7 hari
Cottage (keju lunak) - 7 hari
Cream (keju lunak) - 14 hari
Feta (keju lunak) - 14 hari
Goat (keju lunak) - 7 hari
Mozzarella (keju lunak) - 7 hari
Ricotta (keju lunak) - 7 hari
American (keju keras) - 1 sampai 2 bulan
Cheddar (keju keras) - 3 sampai 4 minggu
Colby (keju keras) - 3 sampai 4 minggu
Gouda (keju keras) - 3 sampai 4 minggu
Parmesan (keju keras) - 3 sampai 4 minggu
Shredded (keju keras) - 3 sampai 4 minggu
Swiss (keju keras) - 3 sampai 4 minggu
Cara Menyimpan Keju yang Sudah Dibuka agar Awet
Menurut laman The Cheese Lover, tempat penyimpanan keju yang ideal adalah kompartemen sayur di kulkas karena tempatnya tidak terlalu lembap dan dingin. Namun, sebelum menyimpannya di kulkas, bungkus terlebih dahulu menggunakan bahan yang memungkinkan keju untuk bernapas (breathable), seperti wax paper, cheese paper, atau butcher paper.
Hindari membungkus menggunakan plastik karena akan menghilangkan cita rasa keju. Setelah itu, letakkan keju di dalam wadah tertutup agar tidak terkontaminasi dengan bahan makanan menyengat di kulkas.
Untuk membuat keju lebih awet, masukkan gula batu ke dalam wadah. Gula batu bisa menyerap kelembapan berlebih dan membuat keju tetap kering.
Dalam laman Healthline juga dijelaskan, keju dapat dibekukan di freezer selama 6 bulan. Namun, pembekuan ini tidak berlaku untuk keju Amerika dan keju lunak seperti ricotta, cottage, serta cream.
Jika nantinya keju sudah ingin dikonsumsi, keluarkan dari kulkas atau freezer minimal satu jam sebelum diolah. Namun, jika Anda tinggal di lingkungan yang sangat panas dan lembap, keju bisa dikeluarkan dari kulkas setengah jam sebelum diolah.
Baca Juga: 5 Cara Menyimpan Brokoli di Kulkas agar Tetap Awet dan Tidak Kuning
(DEL)
