Konten dari Pengguna

Cara Penulisan Gelar yang Benar Sesuai EYD dan Contohnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mendapatkan gelar akademik setelah menyelesaikan pendidikan. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mendapatkan gelar akademik setelah menyelesaikan pendidikan. Foto: Pixabay

Tata bahasa Indonesia telah mengatur kaidah berkomunikasi yang benar, baik untuk lisan maupun tulisan. Kaidah tersebut juga meliputi bagaimana cara penulisan gelar yang benar menurut Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD).

Gelar akademik atau gelar akademis adalah gelar yang diberikan kepada lulusan perguruan tinggi setelah menyelesaikan pendidikan akademik bidang tertentu. Gelar bagi lulusan sarjana (S1) berbeda dengan lulusan magister (S2), doktor (S3), maupun D1 hingga D4.

Gelar akademik biasanya diletakkan di belakang nama, tetapi ada juga yang posisinya di depan. Terkait penulisannya, banyak yang mempertanyakan apakah gelar memakai tanda titik di belakang?

Agar tidak salah, pahami cara penulisan huruf kapital untuk gelar dalam artikel benar berikut ini.

Cara Penulisan Gelar yang Benar

Ilustrasi cara penulisan gelar yang benar. Foto: Pixabay

Berdasarkan EYD Edisi V, penulisan gelar termasuk kategori pemahaman tentang singkatan. Singkatan tersebut disesuaikan dengan bidang studi yang sudah diselesaikan penyandang gelar.

Menurut aturan singkatan itu pula, gelar selalu diikuti dengan tanda titik (.) di setiap unsur singkatannya. Gelar yang berada di belakang tanda titik diawali dengan huruf kapital. Misalnya, Sarjana Psikologi menjadi “S.Psi.”

Agar lebih jelas, berikut cara penulisan gelar dikutip dari buku TOP No. 1 SKL UN SMA/MA IPA 2017 susunan Tim Guru Indonesia:

  • Setiap gelar ditulis dengan tanda titik antarhuruf pada singkatan gelar yang dimaksud.

  • Gelar ditulis di belakang nama orang.

  • Antara nama orangan gelar yang disandangnya dibubuhi tanda koma (,).

  • Jika di belakang nama orang terdapat lebih dari satu gelar, maka di antara gelar-gelar tersebut disisipi tanda koma.

Untuk lebih mudah memahaminya, simak cara penulisan berbagai gelar beserta contohnya berikut ini.

1. Penulisan Gelar S1 (Sarjana)

Seseorang yang telah merampungkan pendidikan S1 mendapatkan gelar sarjana. Berikut bentuk penulisan gelar akademik yang tepat untuk S1:

  • S.E. (Sarjana Ekonomi)

  • S.Pd. (Sarjana Pendidikan)

  • S.Pd.I (Sarjana Pendidikan Islam)

  • S.H. (Sarjana Hukum)

  • S.Ag. (Sarjana Agama)

  • S.P. (Sarjana Pertanian)

  • S.Pt. (Sarjana Peternakan)

  • S.Psi. (Sarjana Psikologi)

  • S.Hum. (Sarjana Humaniora)

  • S.Ked. (Sarjana Kedokteran)

  • S.Kes. (Sarjana Kesehatan)

  • S.I.Kom. (Sarjana Ilmu Komunikasi)

  • S.I.P. (Sarjana Ilmu Politik)

  • S.Kom. (Sarjana Komputer)

  • S.S. (Sarjana Sastra)

  • S.Sos. (Sarjana Sosial)

  • S.T. (Sarjana Teknik)

  • S.Geo. (Sarjana Geografi)

  • S.Fil. (Sarjana Filsafat)

  • S.K.M. (Sarjana Kesehatan Masyarakat)

  • S.Si. (Sarjana Sains)

  • S.M. (Sarjana Manajemen)

  • S.Sn. (Sarjana Seni)

Baca juga: Cara Menulis Daftar Pustaka Buku Terjemahan dan Struktur Penulisannya

2. Penulisan Gelar S2 (Magister)

Ilustrasi lulus kuliah. Foto: Unsplash

Orang yang telah menyelesaikan program pendidikan strata kedua alias S2 berhak menyandang gelar magister. Cara penulisannya tidak jauh berbeda dengan gelar sarjana, yaitu sebagai berikut:

  • M.E. (Magister Ekonomi)

  • M.Pd. (Magister Pendidikan)

  • M.Pd.I. (Magister Pendidikan Islam)

  • M.H. (Magister Hukum)

  • M.Ag. (Magister Agama)

  • M.P. (Magister Pertanian)

  • M.Pt. (Magister Peternakan)

  • M.Psi. (Magister Psikologi)

  • M.Hum. (Magister Humaniora)

  • M.Kes. (Magister Kesehatan)

  • M.I.Kom. (Magister Ilmu Komunikasi)

  • M.I.P. (Magister Ilmu Politik)

  • M.Kom. (Magister Komputer)

  • M.S. (Magister Sastra)

  • M.Sos. (Magister Sosial)

  • M.T. (Magister Teknik)

  • M.Fil. (Magister Filsafat)

  • M.Si. (Magister Sains)

  • M.M. (Magister Manajemen)

  • M.Sn. (Magister Seni)

3. Penulisan Gelar S3 (Doktor)

Gelar doktor (Dr.) diberikan kepada seseorang yang menyelesaikan pendidikan strata ketiga atau S3. Berbeda dengan gelar sarjana dan magister, gelar doktor ditulis di depan nama penyandang gelar. Misalnya, Dr. Abdul Bahari.

4. Penulisan Gelar D1

Lulusan diploma 1 atau D1 memiliki gelar Ahli Pratama yang disingkat dengan “A.P.” Berikut cara penulisannya yang benar:

  • A.P.Kom. (Ahli Pratama Komputer)

  • A.P.Pel. (Ahli Pratama Pelayaran)

  • A.P.Par. (Ahli Pratama Pariwisata)

5. Penulisan Gelar D2

Gelar Ahli Muda (A.Ma.) diberikan kepada lulusan diploma 2 atau D2. Berikut penulisan gelarnya yang sesuai dengan EYD:

  • A.Ma.Pel. (Ahli Muda Pelayaran)

  • A.Ma.Pd. (Ahli Muda Pendidikan)

  • A.Ma.Pd.S.D. (Ahli Muda Pendidikan Sekolah Dasar)

  • A.Ma.Pust. (Ahli Muda Perpustakaan)

  • A.Ma.P.K.B. (Ahli Muda Pengujian Kendaraan Bermotor)

Baca juga: Contoh Gelar Akademis Pada Tingkat Strata Dua Universitas dan Cara Penulisan

6. Penulisan Gelar D3

Ilustrasi lulus kuliah. Foto: Unsplash

Seseorang yang berhasil menyelesaikan pendidikan diploma 3 atau D3 akan menyandang gelar Ahli Madya (A.Md.). Berikut contoh penulisannya:

  • A.Md.I.Kom (Ahli Madya Ilmu Komunikasi)

  • A.Md.Pel. (Ahli Madya Pelayaran)

  • A.Md.Akun. (Ahli Madya Akuntansi)

  • A.Md.Kom. (Ahli Madya Komputer)

  • A.Md.G. (Ahli Madya Gizi)

  • A.Md.K.G. (Ahli Madya Kesehatan Gigi)

  • A.Md.Par. (Ahli Madya Pariwisata)

7. Penulisan Gelar D4

Gelar sarjana terapan (S.Tr.) akan disematkan kepada lulusan diploma 4 atau D4, yaitu jenjang pendidikan diploma yang setara dengan S1. Lulusan D4 kan Berikut cara penulisan gelarnya yang benar:

  • S.Tr.Par. (Sarjana Terapan Pariwisata)

  • S.T.Gz. (Sarjana Terapan Gizi)

  • S.Tr.T. (Sarjana Terapan Teknik)

  • S.Tr.Si. (Sarjana Terapan Sains)

  • S.Tr.Ak. (Sarjana Terapan Akuntansi)

  • S.Tr.Kep. (Sarjana Terapan Keperawatan)

  • S.Tr.Keb. (Sarjana Terapan Kebidanan)

8. Penulisan 2 Gelar Sarjana

Gelar S1 dan S2 dapat ditulis semua di belakang nama penyandang gelar. Kedua gelar tersebut dipisahkan dengan tanda koma (,). Berikut contohnya:

  • S.S., M.Pd. (Sarjana Sastra, Magister Pendidikan)

  • S.H., M.H. (Sarjana Hukum, Magister Hukum)

  • S.Hum., M.I.Kom. (Sarjana Humaniora, Magister Ilmu Komunikasi)

  • S.Pd., M.Pd. (Sarjana Pendidikan, Magister Pendidikan)

  • S.Pd., M.M. (Sarjana Pendidikan, Magister Manajemen)

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Apakah gelar boleh ditulis dengan huruf kapital?
chevron-down

Gelar yang berada di belakang tanda titik diawali dengan huruf kapital.

S1 gelarnya apa?
chevron-down

Seseorang yang telah merampungkan pendidikan S1 mendapatkan gelar sarjana.

Apa gelar S3?
chevron-down

Gelar doktor (Dr.) diberikan kepada seseorang yang menyelesaikan pendidikan strata ketiga atau S3.