Ciri-ciri Kucing Persia yang Perlu Diketahui Pecinta Anabul

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kucing Persia merupakan salah satu hewan yang kerap dijadikan pilihan sebagai peliharaan. Badannya dengan bulu lebat, wajah lucu, lembut, dan jinak menjadi alasan orang memelihara kucing ras ini.
Alasan lain kucing Persia menjadi favorit adalah kemampuannya dalam beradaptasi. Ada beberapa jenis kucing yang tidak bisa beradaptasi dengan kucing lainnya. Berbeda dengan kucing Persia yang mudah berteman, bahkan dengan anjing, seperti dikutip dari buku The Persian Cat.
Dijelaskan dalam buku Panduan Memelihara Kucing Persia, kucing Persia awalnya memiliki wajah yang cenderung panjang, telinga yang tinggi serta besar, tubuh yang tinggi, dan hidung bengkok ke bawah.
Setelah dilakukan persilangan, kucing ras ini kini punya hidung pesek sebagai ciri khasnya. Selain itu, keragaman corak dan warna di bulu panjangnya menambah pesona bagi pecinta kucing.
Ciri-Ciri Kucing Persia
Jika berniat memeliharanya, Anda perlu memahami seperti apa ciri-ciri ciri kucing Persia agar bisa memberikan perawatan yang tepat. Berikut ciri-ciri kucing Persia berdasarkan buku Panduan Memelihara Kucing Persia yang ditulis Bayu R. Susetyo.
1. Struktur Kepala
Kucing persia cenderung memiliki ukuran kepala yang besar dan padat. Mereka memiliki tulang di pipinya yang terlihat menyembul dan tinggi serta dagu yang bulat dan tidak terlalu rendah. Bentuk rahangnya membantu mereka untuk mengunyah makanan dalam berbagai bentuk.
2. Kaki
Kunci injakan kucing Persia yang apik dan kuat terletak pada kakinya. Dengan otot tulang kaki yang bagus, kucing Persia pun bisa berpijak dengan tegap dan kuat. Bentuk kakinya pendek dan tambun. Karena kucing Persia termasuk longhair, bulu-bulu panjang tumbuh di antara jari-jari kaki mereka.
3. Ekor
Ekor kucing Persia berukuran pendek dan berbentuk lurus. Seperti kakinya, ekornya pun tebal. Ekor kucing Persia yang fleksibel memungkinkan Anda dapat melihat ujungnya yang menyembul di tengah perut ketika dilipat.
4. Badan
Postur gempal dan pendek membuat kucing Persia terlihat imut. Dengan kaki pendek dan besar, bahu lebar, serta kepala yang melingkar membuat kucing persia mendapat julukan kucing tipe cobby. Dadanya bidang, punggungnya pun berukuran lebar dan rata. Kucing Persia juga memiliki otot yang keras.
5. Warna Bulu
Corak dan warna kucing Persia yang begitu memikat mata ternyata memiliki sekitar 200 variasi warna. Bahkan, ada jenis corak bulu modifikasi yang dikenal dengan istilah tipping. Jika kucing Persia Anda punya warna tersendiri di ujung bulu-bulunya, itu artinya kucing tersebut termasuk ke dalam jenis tipping.
Tips Merawat Kucing Persia
Dalam buku The Persian Cat juga dijelaskan tips merawat kucing Persia dengan langkah-langkah berikut yang bisa diikuti para pecinta kucing:
Usahakan agar kucing Persia tetap berada di dalam rumah. Akan berbahaya bila kucing Anda bertemu hewan lain atau kendaraan yang melintas.
Kucing adalah hewan yang bersih. Pastikan rumah Anda tersedia boks berisi pasir untuk tempat buang kotoran.
Dengan bulu yang panjang, kucing Persia harus dimandikan tiga bulan sekali. Gunakan juga sampo khusus untuk kucing.
Bersihkan mata kucing Persia setiap hari untuk menghindari bakteri akibat air mata yang muncul di bulunya.
(DAF)
