Contoh Jawaban Ceritakan Prestasi Terbesar Anda dalam Pendidikan atau Bekerja

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali membuka Program Nusantara Sehat untuk periode 2026. Program ini bertujuan memperkuat layanan kesehatan yang berada di daerah terpencil dan wilayah perbatasan melalui penugasan tenaga kesehatan berbasis tim.
Bagi yang tertarik mengikuti program ini, pendaftaran dilakukan dengan mengisi formulir yang memuat data diri, pengalaman, dan beberapa pertanyaan esai. Salah satu pertanyaannya adala: “Ceritakan prestasi terbesar anda dalam pendidikan/dalam bekerja.”
Pertanyaan tersebut dapat dijawab dengan menceritakan pencapaian yang paling membanggakan selama menempuh pendidikan maupun bekerja, termasuk peran dan hasil yang diraih. Untuk membantu menyusun jawaban, simak beberapa contohnya berikut ini.
Jawaban Ceritakan Prestasi Terbesar Anda dalam Pendidikan atau Bekerja
Pertanyaan esai dalam seleksi Nusantara Sehat umumnya terdiri dari enam soal. Merujuk pada dokumen di Scribd berjudul Target Profesional dan Tantangan Kesehatan, berikut beberapa contoh jawaban untuk pertanyaan tersebut beserta soal lainnya.
1. Ceritakan prestasi terbesar anda dalam pendidikan/dalam bekerja?
Contoh jawaban:
Jawaban 1: Dalam pendidikan, pencapaian terbesar saya adalah berhasil lulus tepat waktu dan menjadi salah satu mahasiswa tercepat di jurusan serta termasuk 10 lulusan tercepat di fakultas. Dalam dunia kerja, prestasi terbesar saya adalah ketika keputusan untuk mengundurkan diri mendapat keberatan dari pimpinan dan rekan kerja. Hal ini membuat saya menyadari bahwa kinerja dan kontribusi saya selama bekerja telah dihargai.
Jawaban 2: Prestasi terbesar saya dalam pendidikan adalah berhasil menyelesaikan diploma selama tahun dan melanjutkan studi sarjana dalam waktu 1 tahun 10 bulan. Saya berhasil memperoleh IPK 3,7 pada jenjang D3 dan 3,80 pada jenjang sarjana. Dalam dunia kerja, pencapaian terbesar saya adalah ketika dipercaya menjalankan tanggung jawab dan menyelesaikan tugas dengan baik.
2. Apa motivasi Anda menjadi Penugasan Khusus?
Contoh jawaban:
Jawaban 1: Saya ingin mengamalkan ilmu yang diperoleh selama pendidikan dengan berkontribusi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan yang masih memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan. Melalui Program Nusantara Sehat, saya berharap dapat turut memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.
Jawaban 2: Sebagai perawat, saya ingin mengabdikan ilmu dan pengalaman yang dimiliki untuk membantu meningkatkan kesehatan masyarakat. Program Nusantara Sehat juga menjadi kesempatan bagi saya untuk menghadapi tantangan baru dengan bekerja di lingkungan dan budaya yang berbeda.
3. Ceritakan tantangan terbesar yang pernah dihadapi dalam pendidikan / ketika bekerja?
Contoh jawaban:
Jawaban 1: Tantangan terbesar saya dalam pendidikan adalah menghadapi beberapa kali penolakan saat mendaftar di jurusan yang diinginkan. Dengan terus berusaha, saya akhirnya berhasil diterima di Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jember. Dalam bekerja, tantangan terbesar saya adalah beradaptasi dengan beban kerja sekaligus tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pengalaman turun langsung ke lapangan membuat saya memahami pentingnya peran tenaga kesehatan, sehingga saya belajar untuk tetap bekerja dengan ikhlas dan profesional.
Jawaban 2: Tantangan terbesar saya dalam pendidikan adalah menyelesaikan tugas akhir sambil menjalani dinas kegawatdaruratan di rumah sakit. Untuk menghadapinya, saya harus mengatur waktu dengan baik agar dapat menyelesaikan tugas akhir tepat waktu tanpa mengabaikan tanggung jawab di rumah sakit. Dalam dunia kerja, saya pernah dipercaya menangani program Prolanis dan bergabung dalam tim penyuluhan PHBS. Tantangan dalam tugas tersebut adalah mempersiapkan perizinan, berkoordinasi dengan pihak terkait, dan mengatur pembagian tugas anggota tim selama kegiatan di lapangan.
4. Ceritakan pengalaman anda dalam merintis / terlibat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat?
Contoh jawaban:
Jawaban 1: Saat kuliah, saya terlibat dalam berbagai kegiatan dan komunitas yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Dari pengalaman tersebut, saya belajar pentingnya membangun hubungan dengan masyarakat serta berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan lintas sektor agar program berjalan maksimal.
Jawaban 2: Pengalaman pertama saya dalam pemberdayaan masyarakat diperoleh saat mengikuti kegiatan belajar lapangan di Kelurahan Katimbang, Tamalanrea, Makassar. Sebagai koordinator, saya berkoordinasi dengan staf Puskesmas dan tokoh masyarakat untuk mengatasi kebiasaan membuang sampah sembarangan.
5. Sebagai tenaga kesehatan, hal apa yang bisa anda kontribusikan untuk membantu dalam membangun bangsa?
Contoh jawaban:
Jawaban 1: Sebagai tenaga kesehatan, saya dapat berkontribusi melalui upaya promotif dan preventif, seperti pemberdayaan masyarakat, kegiatan Posyandu, Desa Siaga, PHBS, dan pemanfaatan tanaman obat keluarga. Sebagai Promotor Kesehatan di Puskesmas, saya juga berpengalaman memberikan penyuluhan, membina masyarakat, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat.
Jawaban 2: Sebagai perawat, saya dapat berkontribusi melalui upaya promotif dan preventif dengan memanfaatkan ilmu serta pengalaman yang dimiliki. Saya ingin mengedukasi dan memberdayakan masyarakat agar mampu mencegah masalah kesehatan di lingkungan mereka, sehingga dapat membantu menekan angka kesakitan dan kematian.
6. Ceritakan target profesional anda dalam 5 tahun dan 10 tahun ke depan ?
Contoh jawaban:
Jawaban 1: Dalam 5 tahun ke depan, saya ingin memiliki karier yang stabil sekaligus semakin ahli dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui advokasi dan pengembangan kemitraan untuk meningkatkan derajat kesehatan. Saya juga ingin terus mengasah kemampuan public speaking, analisis masalah kesehatan, penyusunan solusi, dan pembuatan media promosi kesehatan. Dalam 10 tahun ke depan, saya berharap dapat menjadi tenaga kesehatan yang lebih kompeten dan berpengalaman.
Jawaban 2: Dalam 5 tahun ke depan, saya ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di luar negeri untuk memperluas pengalaman dan keilmuan. Dalam 10 tahun ke depan, saya ingin mengabdikan ilmu kepada masyarakat Indonesia sebagai tenaga pengajar di bidang kesehatan sekaligus membuka praktik mandiri keperawatan.
Baca juga: 10 Contoh Soal UKOM Keperawatan untuk Uji Kompetensi
(RK)
