Konten dari Pengguna

10 Contoh Soal UKOM Keperawatan untuk Uji Kompetensi

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Soal UKOM Keperawatan, Foto:Unsplash/Jonas Jacobsson
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Soal UKOM Keperawatan, Foto:Unsplash/Jonas Jacobsson

Contoh soal UKOM Keperawatan menjadi salah satu referensi penting bagi calon perawat yang sedang mempersiapkan diri menghadapi Uji Kompetensi.

UKOM merupakan gerbang utama untuk menentukan apakah seorang lulusan keperawatan benar-benar siap memberikan pelayanan yang aman, profesional, dan sesuai standar.

Karena itulah, memahami pola soal, jenis kasus, serta pendekatan klinis yang sering digunakan dalam UKOM menjadi langkah awal yang sangat membantu.

Contoh Soal UKOM Keperawatan

Ilustrasi Buku, Foto:Unsplash/Kimberly Farmer

Contoh soal UKOM Keperawatan menjadi salah satu media belajar yang sangat efektif bagi calon perawat yang sedang mempersiapkan diri menghadapi Uji Kompetensi.

Melalui latihan soal yang mendekati format aslinya, peserta bukan hanya melatih kemampuan menjawab, tetapi juga mengasah ketepatan analisis kasus klinis.

Pemahaman terhadap tanda vital, interpretasi EKG, respon terhadap kondisi gawat darurat, penanganan trauma, hingga pemilihan intervensi sesuai standar ACLS dan BLS sangat diperlukan agar peserta mampu menjawab soal dengan tepat.

Berikut contoh soal UKOM Keperawat, sebagaimana dikutip dari laman repository.poltekkesbengkulu.ac.id:

Soal 1

Seorang pasien 50 tahun dengan riwayat gagal jantung dirawat di ICU dan mengalami ventrikel takikardi. Setelah dilakukan CPR, defibrilasi, dan CPR ulang, monitor menunjukkan sinus takikardi namun denyut nadi tetap tidak terasa.

Tindakan keperawatan yang harus segera dilakukan adalah?

Jawaban: Lanjutkan CPR disertai epinefrin 1 mg IV

Pembahasan: Kondisi ini menunjukkan PEA (Pulseless Electrical Activity). Penatalaksanaannya adalah CPR berkelanjutan serta pemberian epinefrin 1 mg tiap 3–5 menit.

Soal 2

Seorang pria 35 tahun tersedak apel, tampak sulit bicara dan obesitas. Manuver apa yang paling tepat?

Jawaban: Chest thrust

Pembahasan: Pada pasien dewasa obesitas, manuver yang dianjurkan adalah chest thrust, bukan abdominal thrust.

Soal 3

Perawat merawat pasien pascaoperasi dengan hasil EKG menunjukkan aktivitas elektrik tanpa pulsasi. Tindakan yang tidak diperbolehkan dilakukan adalah?

Jawaban: Defibrilasi

Pembahasan: Ritme PEA merupakan ritme non-shockable, sehingga defibrilasi tidak dianjurkan.

Soal 4

Seorang pasien overdosis TCA mengalami napas lambat. AGD: pH 7,25; PaCO₂ 61; HCO₃⁻ 26. Interpretasi yang benar adalah?

Jawaban: Asidosis respiratorik tidak terkompensasi

Pembahasan: PaCO₂ tinggi menandakan gangguan respirasi. HCO₃ normal menandakan belum terjadi kompensasi.

Soal 5

Pasien CHF 55 tahun menunjukkan ventrikular takikardi tanpa nadi. Intervensi utama yang harus segera dilakukan adalah?

Jawaban: Defibrilasi

Pembahasan: Ventrikular takikardi tanpa nadi adalah ritme yang harus segera ditangani dengan DC shock.

Soal 6

Pasien dengan syok hemoragik menerima PRC 3 kantong. Indikator hasil yang ingin dicapai adalah?

Jawaban: Saturasi oksigen >95%

Pembahasan: Pada kehilangan darah, oksigenasi menjadi prioritas utama, terutama setelah transfusi.

Soal 7

Pasien KLL mengalami cedera tulang belakang, perdarahan 700 ml, dan sudah dibantu head tilt–chin lift. Tindakan lanjutan adalah?

Jawaban: Observasi kepatenan jalan napas

Pembahasan: Setelah membuka jalan napas, perawat harus memastikan jalur tetap terbuka.

Soal 8

Wanita 29 tahun tidak sadar, sianosis, tidak ada gerakan dada, nadi sangat lemah. Apa tindakan pertama?

Jawaban: Periksa jalan napas

Pembahasan: Mengikuti prinsip Airway–Breathing–Circulation, pemeriksaan jalan napas adalah langkah awal.

Soal 9

Korban gempa dengan pneumotoraks terbuka sedang ditriase oleh perawat. Kode warna apa yang diberikan?

Jawaban: Merah

Pembahasan: Pneumotoraks terbuka mengancam jiwa sehingga masuk kategori prioritas merah.

Soal 10

Pasien luka bakar wajah dicurigai trauma inhalasi. Antisipasi yang tepat adalah?

Jawaban: Oksigen 100% dengan non-rebreather mask

Pembahasan: Trauma inhalasi memerlukan oksigen konsentrasi tinggi dengan non-rebreather untuk menurunkan carboxyhemoglobin.

Melalui rangkaian contoh soal UKOM Keperawatan di atas, diharapkan bisa memahami lebih dalam pola pertanyaan, analisis kasus, serta intervensi yang sesuai standar gawat darurat dan keperawatan klinis.

Setiap soal dirancang agar mendekati kondisi lapangan, sehingga kemampuan berpikir kritis dan pengambilan keputusan semakin terasah. Semakin sering berlatih, semakin besar peluang Anda untuk lulus UKOM dengan hasil yang memuaskan. (DANI)

Baca juga: 30 Contoh Soal SAS Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 1 Kurikulum Merdeka