Konten dari Pengguna

Contoh Jurnal Pembelajaran PPG di PMM dan Cara Mengerjakannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dokumen Jurnal Pembelajaran PPG wajib disusun oleh mereka yang terlibat dalam program piloting. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Dokumen Jurnal Pembelajaran PPG wajib disusun oleh mereka yang terlibat dalam program piloting. Foto: Pexels.com

Jurnal Pembelajaran PPG di PMM (Platform Merdeka Mengajar) merupakan salah satu dokumen yang wajib dilengkapi oleh peserta PPG. Dokumen tersebut juga diperuntukkan bagi mereka yang terlibat dalam program piloting.

Dalam praktiknya, jurnal pembelajaran bis digunakan untuk mendokumentasikan implementasi prinsip-prinsip pengajaran dan asesmen yang diterapkan dalam aktivitas pembelajaran. Ini mencakup proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi hasil, refleksi dan kesimpulan.

Seperti apa contohnya? Simak pembahasan tentang Jurnal Pembelajaran PPG di PMM beserta panduan pengerjaannya lewat artikel berikut ini.

Contoh Jurnal Pembelajaran PPG di PMM

Ilustrasi contoh Jurnal Pembelajaran PPG di PMM. Foto: Pexels.com

Mengutip kanal YouTube Pak Guru Wali, berikut contoh Jurnal Pembelajaran PPG untuk PMM berbasis prinsip TaRL yang bisa diijadikan referensi:

RPP Berbasis Prinsip TaRL

Mata Pelajaran: Matematika

Kelas: VII (7)

Semester: 1

Materi: Bilangan Pecahan

Alokasi Waktu: 2 x 45 menit

A. Tujuan Pembelajaran

1. Siswa dapat mengidentifikasi bilangan pecahan dengan benar.

2. Siswa dapat mengkonversi pecahan ke desimal dan sebaliknya.

3. Siswa dapat menyelesaikan soal operasi bilangan pecahan.

4. Siswa dapat menyajikan hasil penyelesaian soal dalam bentuk laporan.

B. Materi Pembelajaran

1. Konsep bilangan pecahan.

2. Konversi pecahan ke desimal.

3. Operasi bilangan pecahan.

C. Metode Pembelajaran

Pendekatan: Saintifik

Metode: Diskusi, tanya jawab, penugasan, presentasi

D. Media dan Sumber Belajar

Media: PowerPoint, video pembelajaran, model bilangan pecahan

Sumber Belajar:

Buku teks Matematika kelas VII

Video pembelajaran tentang bilangan pecahan

Artikel tentang penerapan bilangan pecahan dalam kehidupan sehari-hari

E. Langkah-langkah Pembelajaran

Kegiatan Pendahuluan (15 menit):

Salam dan doa pembuka.

Presensi dan apersepsi.

Menyampaikan tujuan pembelajaran.

Motivasi: Menunjukkan video singkat tentang bilangan pecahan.

Kegiatan Inti (60 menit):

Mengamati: Siswa mengamati video pembelajaran tentang bilangan pecahan.

Menanya: Siswa mengajukan pertanyaan terkait video yang ditonton.

Mengeksplorasi:

Diskusi kelompok: Siswa berdiskusi untuk mengidentifikasi bilangan pecahan dan konversinya.

Penugasan: Siswa menyelesaikan soal-soal operasi bilangan pecahan.

Mengasosiasi: Siswa menganalisis hubungan antara bilangan pecahan dan desimal.

Mengomunikasikan: Siswa menyajikan hasil penyelesaian soal dalam bentuk laporan di depan kelas.

Kegiatan Penutup (15 menit):

Refleksi: Siswa menyampaikan apa yang telah dipelajari.

Umpan balik: Guru memberikan umpan balik terhadap presentasi siswa.

Penugasan: Siswa diminta untuk menulis laporan singkat tentang penerapan bilangan pecahan dalam kehidupan sehari-hari.

Salam dan doa penutup.

F. Suasana Kelas Saat Menerapkan Pembelajaran Berbasis TaRL

Saat pembelajaran berlangsung, suasana kelas terlihat sangat dinamis dan interaktif. Siswa dikelompokkan berdasarkan kemampuan mereka yang teridentifikasi dari hasil asesmen awal. Setiap kelompok bekerja pada tugas yang sesuai dengan tingkat kemampuan mereka. Kelompok siswa dengan kemampuan tinggi diberikan tantangan lebih, sementara kelompok dengan kemampuan rendah diberikan bimbingan lebih intensif.

[Foto Dokumentasi]

Peran aktif guru sangat penting dalam memberikan bimbingan dan umpan balik kepada setiap kelompok. Siswa tampak antusias dalam berdiskusi dan menyelesaikan tugas yang diberikan. Presentasi hasil kerja kelompok menunjukkan variasi pemahaman dan kreativitas siswa dalam menyelesaikan masalah matematika.

G. Refleksi

Setelah menerapkan pembelajaran berbasis TaRL, pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi. Siswa yang sebelumnya kesulitan dalam memahami bilangan pecahan menunjukkan peningkatan signifikan. Diferensiasi pembelajaran memungkinkan setiap siswa belajar sesuai dengan kemampuannya, sehingga mereka lebih termotivasi dan merasa dihargai.

Asesmen formatif yang dilakukan secara berkala juga membantu dalam memonitor perkembangan siswa dan memberikan intervensi yang tepat waktu. Fleksibilitas dalam mengadaptasi metode pengajaran berdasarkan respons siswa juga sangat penting.

Secara keseluruhan, penerapan TaRL dalam pembelajaran memberikan dampak positif bagi siswa dan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Pendekatan ini akan terus dikembangkan dan diperbaiki untuk mencapai hasil yang lebih optimal.

Dokumentasi dan Umpan Balik

[Dokumentasi kegiatan yang telah dilaksanakan]

Baca Juga: Cara Daftar PPG Dalam Jabatan 2024 via SIMPKB

Cara Mengerjakan Jurnal Pembelajaran PPG di PMM

Ilustrasi cara mengerjakan Jurnal Pembelajaran PPG di PMM. Foto: Pexels.com

Melalui laman Pusat Informasi Guru dijelaskan bahwa Jurnal Pembelajaran harus disusun dalam format PDF dengan ukuran maksimal 10 MB. Berikut tata cara pengerjaannya:

  • Buka halaman PMM dan login menggunakan akun yang terdaftar.

  • Pilih menu "Jurnal Pembelajaran". Lalu, klik jurnal yang sesuai dengan materi atau modul pembelajaran yang ingin dikerjakan.

  • Baca petunjuk pengerjaan jurnal secara seksama untuk memahami apa yang diminta.

  • Isi setiap bagian jurnal sesuai dengan instruksi yang diberikan, mencakup refleksi pembelajaran, pencapaian tujuan, dan evaluasi.

  • Pastikan mengisi jurnal dengan konten yang relevan dan lengkap, mencerminkan pemahaman serta pengalaman pembelajaran yang sudah diterapkan.

  • Setelah selesai, klik tombol "Simpan" atau "Submit" untuk menyimpan hasil jurnal pembelajaran.

  • Periksa kembali apakah jurnal sudah tersimpan dan terkirim dengan benar atau belum. Pastikan tidak ada bagian yang terlewat.

(SAI)