Contoh Laporan Pendampingan Individu 2 Guru Penggerak

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengajar praktik wajib membuat laporan pendampingan Calon Guru Penggerak satu minggu sebelum lokakarya. Laporan pendampingan individu 2 Guru Penggerak membahas tema perubahan paradigma pemimpin pembelajaran.
Pendidikan Guru Penggerak merupakan upaya pemerintah dalam mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia. Program pelatihan kepemimpinan untuk guru-guru di seluruh Indonesia ini diselenggarakan secara daring melalui pembelajaran online dan lokakarya.
Selama enam bulan, Calon Guru Penggerak (CGP) akan didampingi oleh pengajar praktik sebagai coach untuk berdiskusi. Seorang pengajar praktik mempunyai tanggungjawab untuk memberikan pendampingan secara individu dan menulis laporan terkait kegiatan yang telah dilaksanakan.
Contoh Laporan Pendampingan Individu 2 Guru Penggerak
Dikutip dari laman Balai Guru Penggerak Gorontalo, pendampingan Individu merupakan proses pengawalan kegiatan-kegiatan CGP oleh pengajar praktik. Kegiatan pendampingan bertujuan untuk membantu CGP menerapkan hasil pembelajaran daring dan lokakarya.
Pendampingan individu dilakukan selama satu minggu sebelum pelaksanan lokakarya. Dalam kegiatan pendampingan 2, pengajar praktik dan calon guru melakukan diskusi tentang cara mengomunikasikan visi dan prakarsa perubahan kepada seluruh warga sekolah.
Contoh format laporan pendampingan individu calon guru penggerak seperti dikutip dari video YouTube Laporan Pendampingan Indiviu 2 Guru Penggerak yang diunggah di channel Dewi Nisrina.
Laporan Pendampingan Individu 2 Visi Guru Penggerak Prakarsa Perubahan Budaya Positif.
Pengajar Praktik: Maisyah, S.Pd.
CGP: Dewi Nisrina, S.Pd.I
Instansi: SDN 149 Palembang
A. Latar Belakang
Visi sekolah adalah impian/harapan cita-cita yang ingin di capai oleh warga sekolah. Visi dapat dijadikan cita-cita bersama warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan pada masa yang akan datang, mampu memberikan inspirasi, motivasi dan kekuatan pada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan.
B. Langkah Fasilitas Diskusi
Pengajar Praktik (PP) menyampaikan susunan acara pertemuan, yaitu:
Pengantar tujuan diskusi
Merumuskan kalimat rumpang dan melihat visi sekolah
Mengidentifikasi perilaku yang mencerminkan visi
Mendiskusikan inisiatif perubahan yang dapat dilakukan di sekolah
Penutup
Pengajar Praktik (PP) memberikan penguatan terhadap proses diskusi yang akan dilakukan yaitu "Bapak dan Ibu sekalian, dalam proses pendidikan, cgp telah belajar membuat visi dirinya sebagai pendidik. proses ini diharapkan menjadi dasar untuk mengembangkan visi sekolah yang berpihak kepada murid. diskusi hari ini merupakan bagian dari proses belajar CGP untuk memfasilitasi visi atau cita-cita sekolah ini untuk murid bersama rekan sejawat dan kepala sekolah"
Pengajar Praktik kemudian menyerahkan forum diskusi kepada CGP. Jika dibutuhkan PP dapat membantu CGP dalam fasilitasi pertemuan. Namun, usahakan CGP mandiri untuk memimpin diskusi. CGP kemudian memfasilitasi pertemuan dengan langkah- langkah:
CGP meminta guru dan kepala sekolah memandu guru dan kepala sekolah untuk merumuskan kalimat rumpang yang telah disediakan.
Dalam memandu merumuskan kalimat rumpang, CGP bisa meminta guru dan kepala sekolah mengisi terlebih dahulu secara tertulis atau langsung memberikan pendapatnya (CGP dipersilahkan menyesuaikan kondisi).
Jika dalam forum diskusi peserta terlihat bingung, maka CGP dibantu Pengajar Praktik dapat mengaitkan dengan merdeka belajar dan profil pelajar Pancasila. Pastikan cita-cita yang dirumuskan sesuai dan kontekstual dengan kondisi di lingkungan sekolah
CGP kemudian menyimpulkan kalimat rumpang berdasarkan diskusi. Pastikan hasil kesimpulan kalimat rumpang tercatat dan terdokumentasi dengan baik.
CGP mengajak guru dan kepala sekolah memperhatikan visi yang ada di sekolah (jika diperlukan, cetak terlebih dahulu dokumen visi yang ada di sekolah dan dibagikan di dalam forum).
C. Proses Diskusi
Proses diskusi dilakukan dengan mengisi kalimat rumpang oleh CGP. Pertanyaan proses diskusi yang diajukan adalah sebagai berikut.
1. Kita memimpikan murid-murid yang ...
Memiliki karakter yang baik (bu Dwi)
Beriman dan bertaqwa (Ibu Susmah)
Rajin, pintar, disiplin, hormat kepada guru dan orang tua (lbu Sali)
2. Kita percaya bahwa murid adalah ...
Generasi harapan bangsa (lbu lka)
Titipan Tuhan (bu Indah)
Impian ke depan (Ibu Lisa)
3. Di sekolah, kita mengutamakan ...
Penanaman karakter (bu Vina)
Kebahagiaan murid (Ibu Susmah)
Kerja sama semua pihak (lbu Sali)
4. Murid di sekolah kita sadar betul bahwa ...
Sekolah adalah tempat menyenangkan (lbu ika)
Tugas mereka belajar (Ibu Dwi)
Harus menaati peraturan (lbu Lisa)
5. Kita dan warga di sekolah ini paham bahwa ...
Mendidik sebagai kewajiban (lbu Susmah)
Anak memiliki bakat dan minat (lbu Vina)
Setiap berhak mendapat pendidikan yang sama (bu Indah)
6. Kita dan warga di sekolah ini yakin untuk ...
Memberikan yang terbaik bagi peserta didik (lbu lka)
Bisa mendidik peserta didik dengan baik (bu Sali)
Bisa mewujudkan profil pelajar Pancasila (Ibu Susmah)
D. Kesimpulan Hasil Diskusi Menjadi Visi Sekolah
Terwujudnya peserta didik yang berkarakter profil pelajar pancasila, berprestasi, berteknologi, dan peduli lingkungan.
E. Penyandingan Visi Sekolah yang Ada
Terwujudnya peserta didik yang beriman berakhlak mulia, cerdas, mandiri, dan berwawasan lingkungan berasaskan profil pelajar pancasila
Terwujudnya peserta didik berkarakter profil pelajar pancasila, berprestasi, berteknologi, dan peduli lingkungan.
Baca Juga: Cara Membuat Jurnal Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.4 Guru Penggerak
(GLW)
