Konten dari Pengguna

Contoh Lesson Learn Latsar CPNS untuk Peserta Pelatihan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh lesson learn latsar CPNS. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh lesson learn latsar CPNS. Foto: Pexels

Pada akhir pelaksanaan Pelatihan Dasar (Latsar), Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) biasanya diminta untuk menyusun lesson learn. Lesson learn merupakan rangkuman pembelajaran yang diperoleh dari proses mengikuti suatu kegiatan atau program.

Catatan ini berfungsi sebagai bahan evaluasi bagi individu maupun organisasi agar dapat meningkatkan kualitas kinerja pada masa mendatang. Bentuk lesson learn dapat beraneka ragam, seperti laporan tertulis, video, maupun dokumentasi lain yang berisi hal-hal penting yang diperoleh selama proses pembelajaran berlangsung.

Sebagai referensi dalam menyusun lesson learn Latsar CPNS, simak beberapa contoh yang dapat dijadikan acuan berikut ini!

Contoh Lesson Learn Latsar CPNS

Ilustrasi contoh lesson learn latsar CPNS. Foto: Pexels

Secara umum, lesson learn Latsar CPNS berisi perkenalan diri, penjelasan materi atau kegiatan yang diikuti, pengalaman selama proses pembelajaran, serta refleksi mengenai manfaat pembelajaran dan masukan untuk kegiatan berikutnya.

Uraian pengalaman belajar tersebut dapat mencakup pembelajaran secara synchronous maupun asynchronous. Synchronous merupakan pembelajaran yang dilakukan secara langsung dalam waktu yang sama, sedangkan asynchronous memungkinkan peserta mempelajari materi secara mandiri tanpa terikat waktu.

Dirangkum dari unggahan Scribd oleh Aprina Defianti dan sumber lainnya, berikut contoh lesson learn Latsar CPNS yang dapat dijadikan referensi.

Contoh 1

Saya (nama), peserta Pelatihan Dasar CPNS Angkatan X. Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan lesson learn selama mengikuti rangkaian pembelajaran dalam Pelatihan Dasar CPNS. Proses pembelajaran dilaksanakan melalui dua metode, yaitu synchronous dan asynchronous.

  • Pada pembelajaran synchronous, saya bersama peserta lainnya mengikuti kegiatan kelas secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Dalam kegiatan tersebut, kami mendapatkan pemaparan materi dari pengajar, melakukan diskusi, serta mengikuti sesi tanya jawab terkait materi yang sebelumnya telah dipelajari secara mandiri melalui MOOC.

  • Pada pembelajaran asynchronous, peserta Latsar diberikan berbagai materi yang dapat dipelajari secara mandiri kapan saja dan di mana saja melalui platform MOOC. Materi yang diberikan mencakup beberapa agenda pembelajaran dan tersedia dalam berbagai bentuk, seperti modul, presentasi, serta video pembelajaran.

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan Latsar yang saya ikuti memberikan pengalaman yang menantang sekaligus bermanfaat. Melalui kegiatan ini, saya memperoleh banyak pengetahuan yang dapat diterapkan dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari. Selain itu, saya juga belajar untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi, berdiskusi, menyampaikan pendapat, disiplin terhadap waktu, serta mengatur pekerjaan dengan lebih baik.

Demikian lesson learn yang dapat saya sampaikan. Saya berharap dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Latsar hingga selesai dengan baik.

Contoh 2

Learning Journal Agenda ... Hari ke ...

Saya (nama lengkap), peserta Latsar CPNS dari kelompok ..., angkatan ...

Pada hari ini, kami mengikuti pembelajaran secara synchronous mengenai materi SMART ASN dan Manajemen ASN yang disampaikan oleh Bapak/Ibu (nama pengampu). Melalui kegiatan tersebut, saya mendapatkan wawasan baru terkait metode pembelajaran yang dapat diterapkan dalam proses mengajar nanti sebagai guru.

Pada pembelajaran hari pertama melalui Zoom Meeting, peserta diminta untuk menyampaikan inti pembahasan dari materi SMART ASN dan Manajemen ASN. Menurut saya, metode tersebut bertujuan untuk mengetahui kesiapan belajar serta sejauh mana pemahaman peserta terhadap materi yang telah dipelajari. Metode ini dapat menjadi inspirasi dalam proses pembelajaran karena pengajar dapat menyesuaikan penyampaian materi berdasarkan tingkat pemahaman peserta.

Pada hari kedua, kegiatan synchronous kembali dilaksanakan melalui Zoom Meeting dengan agenda peninjauan tugas kelompok yang telah diselesaikan. Kegiatan ini penting untuk memastikan peserta memahami instruksi tugas serta mampu menghubungkan hasil pekerjaan dengan materi SMART ASN dan Manajemen ASN. Proses evaluasi dilakukan melalui kegiatan presentasi dan sesi tanya jawab.

Demikian lesson learn yang dapat saya sampaikan. Semoga pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama kegiatan Latsar dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas sebagai ASN ke depannya.

Baca Juga: Isi Janji Siswa Polri Sebagai Pedoman Calon Anggota Kepolisian

(SA)