Contoh Modul Ajar Deep Learning Kelas 3 SD yang Interaktif

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Deep learning atau pembelajaran mendalam mulai diterapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam kurikulum nasional. Metode ini menggantikan surface learning yang hanya berfokus pada hafalan tanpa disertai pemahaman mendalam.
Metode deep learning diterapkan di berbagai jenjang pendidikan, termasuk kelas 3 SD. Agar lebih efektif, modul ajar untuk siswa kelas 3 harus disesuaikan dengan tahap perkembangan mereka yang masih belajar melalui hal-hal nyata di sekitar.
Di usia ini, mereka memahami materi lewat aktivitas langsung, diskusi sederhana, dan eksplorasi lingkungan. Untuk memudahkan para guru menyusun materinya, simak contoh modul ajar deep learning kelas 3 berikut ini.
Contoh Modul Ajar Deep Learning Kelas 3 SD
Mengutip laman Direktorat Guru Pendidikan Dasar, deep learning merupakan metode pembelajaran yang mendorong siswa untuk memahami konsep secara mendalam, sehingga mereka mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai referensi bagi bapak/ibu guru, berikut ini contoh modul ajar deep learning kelas 3 SD untuk pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang disusun oleh Henri Suminar, S.Pd.
1. Identitas Modul
Nama Penyusun: Henri Suminar, S.Pd
Institusi: SD Negeri Baros Mandiri 4
Tahun disusun: 2025
Jenjang Sekolah: SD
Kelas: 3
Alokasi Waktu: 1 Pertemuan (2 x 35 menit)
2. Kompetensi Awal
Peserta didik telah mengenal hewan berdasarkan ciri-ciri fisiknya dan berbagai jenis hewan di lingkungan sekitar.
3. Profil Pelajar Pancasila
- Bernalar kritis: Mengamati dan membandingkan jenis hewan
- Bergotong royong: Bekerja sama dalam kelompok kecil.
- Mandiri: Mengerjakan tugas individu dan membuat kesimpulan.
- Beriman dan bertakwa: Menyadari kebesaran Tuhan melalui ciptaan-Nya.
4. Sarana dan Prasarana
- Gambar/foto/video hewan vertebrata dan invertebrata
- Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
- Alat tulis dan gunting-tempel
- Kartu klasifikasi hewan
- Papan tulis/flip chart
5. Target Peserta Didik
- Jumlah peserta didik: 27 orang
- Usia: 8-9 tahun
- Kebutuhan Belajar: Heterogen
6. Model Pembelajaran
Tatap muka dengan pendekatan Deep Learning (Pendekatan Konsep, Refleksi makna, elaborasi mendalam).
7. Komponen Inti
a. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat:
- Menjelaskan perbedaan antara hewan vertebrata dan invertebrata.
- Mengelompokkan contoh hewan berdasarkan jenisnya (vertebrata/invertebrata).
- Menyampaikan hasil pengamatan secara lisan atau tertulis.
b. Pemahaman Bermakna
Hewan memiliki berbagai jenis dan struktur tubuh yang berbeda. Dengan memahami perbedaannya, kita bisa lebih mencintai makhluk hidup dan menjaga kelestariannya.
c. Pertanyaan Pemantik
- Apa bedanya ikan dan ubur-ubur?
- Mengapa beberapa hewan punya tulang belakang dan yang lain tidak?
- Bisakah kamu menyebutkan hewan yang tidak punya tulang?
Langkah-Langkah Pembelajaran (70 menit)
A. Pendahuluan (10 menit)
- Guru menyapa peserta didik, presensi dan memotivasi dengan tayangan gambar/video hewan.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik.
- Menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran hari ini.
B. Kegiatan Inti (50 menit)
1) Eksplorasi (10 menit)
- Peserta didik mengamati gambar/video berbagai hewan.
- Guru memberikan kartu gambar dan meminta siswa mengelompokkan berdasarkan dugaan (dengan/tanpa tulang belakang).
- Diskusi awal: Apa perbedaan fisik yang mereka lihat?
2) Flaborasi (15 menit)
- Peserta didik membaca materi mengenai ciri-ciri hewan vertebrata dan invertebrata.
- Peserta didik mendapatkan penjelasan mengenai ciri-ciri hewan vertebrata dan invertebrata.
- Peserta didik mengisi tabel klasifikasi hewan berdasarkan ciri-cirinya.
3) Aplikasi (15 menit)
- Peserta didik mengerjakan I KPD dalam kelompok yaitu mencari 4 hewan di sekitar rumah/lingkungan dan menentukan jenisnya.
- Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara sederhana di depan kelas.
4) Refleksi (10 menit)
Peserta didik merefleksikan pembelajaran hari ini.
C. Penutup (10 menit)
- Menyimpulkan pembelajaran bersama peserta didik.
- Guru memberikan menjelaskan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
- Guru memberikan umpan balik lisan.
8. Asesmen Pembelajaran
a. Asesmen Diagnostik (di awal pelajaran)
Tujuan: Mengetahui pemahaman awal siswa tentang hewan
Contoh soal:
1) Sebutkan 3 hewan yang kamu ketahui!
2) Apakah semua hewan punya tulang?
b. Asesmen Formatif (di akhir pelajaran)
Tujuan: Menilai capaian pemahaman siswa
Contoh soal pilihan ganda:
1) Hewan yang mempunyai tulang belakang disebut....
a. Invertebrata
b. Vertebrata
c. Mamalia
d. Serangga
2) Contoh hewan invertebrata adalah....
a. Kucing
b. Ikan
c. Ubur-ubur
d. Flang
Contoh soal uraian:
1) Jelaskan perbedaan antara hewan vertebrata dan invertebrata!
2) Sebutkan masing-masing 2 contoh hewan vertebrata dan invertebrata
C. Asesmen Remedial
Bagi siswa yang belum mencapai tujuan, diberikan:
Penjelasan ulang dengan media gambar sederhana Kuis klasifikasi hewan berbasis permainan (game kartu).
9. Daftar Pustaka
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (2022). Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. Pusat Perbukuan Buku Siswa IPAS Kelas 3. Jakarta.
Baca juga: Contoh Modul Ajar Deep Learning SD yang Bisa Dijadikan Referensi
(RK)
