Contoh Soal 3.2.f.1. Eksplorasi Konsep Pertanyaan Pemantik Guru Penggerak

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Soal 3.2.f.1. eksplorasi konsep pertanyaan pemantik adalah bagian akhir modul pendidikan guru penggerak yang dikerjakan setelah guru mengikuti sesi materi. Pada alur 3.2.f.1 eksplorasi konsep, Calon Guru Penggerak (CGP) diminta menjawab pertanyaan terkait dengan pengelolaan sumber daya sekolah.
Hal yang ingin dicapai dari modul 3.2 secara umum yaitu, agar CGP mampu mengidentifikasi dan mendapatkan sumber daya dari berbagai sumber yang sah.
Hal tersebut diperlukan untuk menjalankan program sekolah. Materi ini juga diharapkan dapat menjadi bekal guru dalam meningkatkan kualitas belajar melalui sumber daya sekolah.
Untuk bahan belajar, CGP bisa melihat uraian pertanyaan dan jawaban dari 3.2.f.1 eksplorasi konsep modul 3.2 di bawah ini.
Mengenal Pertanyaan Pemantik dalam Modul Ajar
Sebelum mengarah pada soal dan jawaban bagian 3.2.f.1 eksplorasi konsep Modul 3.2. Ada baiknya sebagai para guru memahami apa itu pertanyaan pemantik.
Berdasarkan Modul Pendamping bagi Guru: Modul Belajar Literasi dan Numerasi Jenjang SD, pertanyaan pemantik adalah pertanyaan acuan yang digunakan sebagai pintu masuk ke topik-topik pembelajaran sekaligus pertanyaan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis.
Pada bagian 3.2.f.1 modul 3.2 ini, para guru bisa memahami pertanyaan-pertanyaan pemantik agar ke depannya memanfaatkan sumber daya sekolah.
Contoh Soal dan Jawaban 3.2.f.1. Eksplorasi Konsep Pertanyaan Pemantik Modul 3.2
Dinukil melalui akun YouTube Channel milik Romantic Teacher, ada beberapa contoh soal dan jawaban 3.2.f.1. eksplorasi konsep pertanyaan pemantik modul 3.2 dari penugasan CGP.
Berikut contoh soal dan jawabannya:
1. Apakah kita bisa menggunakan Pendekatan Pengembangan Komunitas Berbasis Aset untuk mengelola sumber daya sekolah kita? Bisakah kita mengganti kata komunitas menjadi sekolah, Pendekatan Pengembangan Sekolah Berbasis Aset? Mengapa?
Jawaban:
lya, pendekatan pengembangan komunitas berbasis aset atau PKBA dapat digunakan untuk mengelola sumber daya sekolah. Pendekatan ini berfokus pada pemanfaatan aset dan kekuatan yang dimiliki sekolah baik yang bersifat fisik maupun non fisik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Penggantian kata komunitas menjadi sekolah dalam pendekatan pengembangan sekolah berbasis aset atau PSBA memang tepat. Hal ini karena sekolah dapat dilihat sebagai komunitas kecil yang terdiri dari berbagai pihak seperti guru murid tetap orang tua dan alumni.
2. Apa contoh pengelolaan sumber daya sekolah kita dengan pendekatan PKBA?
Jawaban:
Pemanfaatan taman dan kebun sekolah sebagai laboratorium alam untuk pembelajaran sains dan lingkungan hidup
Berkolaborasi dengan alumni yang berprofesi sebagai dokter untuk memberikan edukasi kesehatan kepada murid, maupun profesi-profesi lainnya untuk memberikan motivasi dan sharing experience terhadap murid
Mengadakan kegiatan bazar atau pameran untuk menjual produk hasil karya murid dan guru
Membuat program daur ulang untuk mengurangi sampah di sekolah
Berkolaborasi dengan pihak eksternal seperti Puskesmas untuk mengadakan kegiatan imunisasi dan pemeriksaan kesehatan dan atau badan narkotika daerah dan juga sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.
3. Bagaimanakah selama ini kita mengelola sumber daya? Apakah sudah menggunakan pendekatan РКВА?
Jawaban:
Pengelolaan sumber daya di sekolah selama ini masih belum sepenuhnya optimal.
Ya, sudah dikelola namun belum maksimal. Dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan sumber daya masih ada yang tanpa penglibatan dan sepengetahuan semua pihak, juga dalam pemanfaatan sarana prasarana juga belum optimal.
Contohnya, bagaimana efektivitas penggunaan ruang UKS yang belum sesuai dengan pemanfaatan secara efektif, dimana ruang UKS juga difungsikan sebagai ruang belajar agama Nasrani yang disebabkan karena masih kurangnya ruang kelas.
4. Jika belum, bagaimana caranya kita mengelola dengan pendekatan pengembangan sekolah berbasis aset (PSBA)?
Jawaban:
Yang dapat dilakukan untuk mengelola sumber daya di sekolah dengan pendekatan pengembangan sekolah berbasis aset atau PSBA:
Membentuk tim PSBA yang terdiri dari perwakilan murid, guru, staf, orang tua dan alumni
Memastikan tugas PSBA dengan baik seperti melakukan pemetaan aset, identifikasi aset yang dimiliki sekolah baik fisik seperti gedung, ruang kelas, peralatan, bahan-bahan.
Maupun non fisik seperti dana, keahlian dan keterampilan guru, alumni. Selanjutnya, mengembangkan rencana aksi hingga sampai pada tahap pelaksanaan dan melakukan monitoring serta refleksi dan evaluasi.
Baca Juga: Tugas Eksplorasi Konsep Modul 3.2 Guru Penggerak
(SFN)
