Konten dari Pengguna

Core Values ASN BerAKHLAK, Ini Panduan dan Contoh Perilakunya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). Foto: Shutter Stock

Sebagai abdi negara, Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk memiliki landasan nilai yang jelas dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Untuk itu, ditetapkan Core Values ASN BerAKHLAK sebagai pedoman sikap sekaligus arah perilaku yang mencerminkan profesionalisme dan dedikasi ASN.

Dikutip dari laman resmi Kementerian PANRB, BerAKHLAK merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Nilai-nilai ini menjadi fondasi utama ASN dalam bekerja, guna menghadirkan layanan publik yang berkualitas serta menjaga kepercayaan masyarakat. Untuk lebih jelasnya, berikut panduan perilaku core values BerAKHLAK beserta penerapannya dalam keseharian ASN.

Core Values ASN BerAKHLAK

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). Foto: Shutter Stock

Bersumber dari Buku Saku Panduan Perilaku Core Values susunan Badan Kepegawaian Negara (BKN), terdapat tujuh nilai dasar (core values) yang menjadi pedoman perilaku Aparatur Sipil Negara (ASN). Nilai-nilai tersebut adalah:

1. Berorientasi Pelayanan

Komitmen ASN untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik yang tidak hanya memenuhi kebutuhan, tetapi juga menciptakan kepuasan masyarakat.

Panduan Perilaku:

  • Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

  • Ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan.

  • Melakukan perbaikan tiada henti.

Perwujudan Perilaku:

  • Mengidentifikasi kebutuhan masyarakat secara proaktif.

  • Memenuhi kebutuhan masyarakat dengan cepat dan responsif.

  • Melayani sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi).

  • Menyelesaikan keluhan masyarakat dengan komunikasi persuasif.

  • Menuntaskan semua pekerjaan dengan tuntas.

  • Memberikan salam dan sapaan saat melayani.

  • Menyediakan informasi yang akurat dan terkini.

  • Memberikan layanan setara tanpa membedakan kedudukan, jabatan, suku, agama, ras, maupun jenis kelamin.

  • Memperbaiki tata kelola layanan manajemen ASN secara inovatif.

  • Menindaklanjuti setiap kritik dan saran yang diterima.

  • Melakukan benchmarking untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

2. Akuntabel

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). Foto: Shutter Stock

ASN wajib mempertanggungjawabkan setiap amanat, wewenang, serta sumber daya yang dipercayakan kepadanya dengan penuh integritas.

Panduan Perilaku:

  • Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi.

  • Menggunakan kekayaan serta Barang Milik Negara (BMN) secara efektif, efisien, dan bertanggung jawab.

  • Tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan.

Perwujudan Perilaku:

  • Menepati janji dan komitmen kerja.

  • Melaksanakan pekerjaan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

  • Bertanggung jawab atas hasil kerja serta siap dievaluasi.

  • Menolak segala bentuk gratifikasi, korupsi, kolusi, dan nepotisme.

  • Memanfaatkan BMN sesuai peruntukannya.

  • Mengupayakan cara kerja yang lebih hemat dan efisien.

  • Mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau golongan.

  • Mengambil keputusan secara objektif saat menghadapi konflik kepentingan.

3. Kompeten

ASN dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pembelajaran berkelanjutan, baik secara mandiri maupun kolaboratif.

Panduan Perilaku:

  • Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah.

  • Membantu orang lain dalam proses belajar.

  • Melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.

Perwujudan Perilaku:

  • Terus mengembangkan kapasitas dan kompetensi diri.

  • Aktif bertukar pikiran dengan rekan kerja, atasan, maupun bawahan.

  • Belajar mandiri maupun kolaboratif dengan penuh antusias.

  • Memberi ruang bagi orang lain untuk menyampaikan pendapat.

  • Membagikan pengetahuan dan pengalaman melalui diskusi.

  • Menyusun rencana kerja dan anggaran secara spesifik.

  • Melaksanakan rencana kerja sesuai target yang ditetapkan.

  • Menjalankan seluruh aturan manajemen ASN dengan disiplin.

  • Mengevaluasi peningkatan kinerja diri secara berkala.

  • Menyelesaikan masalah secara komprehensif dan tuntas.

4. Harmonis

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). Foto: Shutter Stock

ASN harus menjunjung tinggi sikap saling peduli, menghargai, dan bertoleransi di tengah keberagaman.

Panduan Perilaku:

  • Menghargai setiap orang apa pun latar belakangnya.

  • Suka menolong orang lain.

  • Membangun lingkungan kerja yang kondusif.

Perwujudan Perilaku:

  • Berlaku adil tanpa membedakan kedudukan, jabatan, latar belakang, suku, agama, ras, dan jenis kelamin.

  • Menjaga hubungan baik dengan rekan kerja, atasan, bawahan, dan pemangku kepentingan.

  • Menghormati gagasan yang disampaikan orang lain.

  • Responsif dalam membantu orang lain.

  • Memberikan solusi atau informasi sesuai kewenangan.

  • Menyelesaikan konflik secara netral dan adil.

  • Berinteraksi sopan dan menjunjung etika.

  • Menghindari pembicaraan yang menyinggung SARA.

5. Loyal

ASN menunjukkan dedikasi penuh terhadap kepentingan bangsa dan negara dengan menjaga keutuhan NKRI, memegang teguh Pancasila dan UUD 1945, serta senantiasa menjaga kehormatan profesi ASN.

Panduan Perilaku:

  • Memegang teguh Pancasila, UUD 1945, setia kepada NKRI, dan pemerintahan yang sah.

  • Menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi, dan negara.

  • Menjaga rahasia jabatan dan negara.

Perwujudan Perilaku:

  • Menghindari ucapan atau tindakan yang bertentangan dengan Pancasila.

  • Menyebarkan informasi yang mendukung persatuan NKRI.

  • Mencegah situasi yang mengancam keutuhan NKRI.

  • Menjaga nama baik instansi dan ASN.

  • Melaksanakan keputusan pimpinan sesuai norma dan ketentuan.

  • Menyebarkan informasi positif tentang ASN, pimpinan, dan instansi.

  • Menyimpan rahasia jabatan secara aman.

  • Memberikan informasi rahasia hanya kepada pihak berwenang.

  • Mencegah kebocoran informasi yang membahayakan negara.

6. Adaptif

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

ASN harus mampu menyesuaikan diri dengan cepat terhadap perubahan, baik dalam kebijakan, teknologi, maupun kebutuhan masyarakat.

Panduan Perilaku:

  • Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan.

  • Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas.

  • Bertindak proaktif.

Perwujudan Perilaku:

  • Menyesuaikan diri di berbagai lingkungan kerja.

  • Beradaptasi dengan dinamika perubahan.

  • Menguasai perkembangan teknologi.

  • Menyampaikan ide untuk kemajuan instansi.

  • Membuat inovasi yang konsisten mendukung tujuan instansi.

  • Mengantisipasi masalah di masa depan secara kritis.

  • Menjalankan sistem kerja berbasis teknologi informasi.

  • Mengidentifikasi potensi masalah dan solusinya.

  • Menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap hal baru.

  • Memanfaatkan peluang untuk menghasilkan perbaikan.

7. Kolaboratif

ASN dituntut untuk membangun kerja sama yang solid dengan berbagai pihak, baik internal maupun eksternal instansi. Dengan semangat kolaborasi, ASN dapat menciptakan sinergi bagi organisasi dan masyarakat.

Panduan Perilaku:

  • Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi.

  • Terbuka dalam bekerja sama untuk menciptakan nilai tambah.

  • Menggerakkan pemanfaatan sumber daya demi tujuan bersama.

Perwujudan Perilaku:

  • Menerima pendapat dan saran dalam menyelesaikan pekerjaan.

  • Menghargai keunggulan dan prestasi orang lain.

  • Membagi tugas dan tanggung jawab secara proporsional.

  • Sukarela terlibat dalam proyek.

  • Bersinergi dengan berbagai pihak dalam menyelesaikan pekerjaan.

  • Mengakui kesalahan dengan rendah hati.

  • Mendorong rekan kerja untuk aktif mencapai tujuan instansi.

  • Membangun komunikasi efektif dalam tim.

  • Mengoptimalkan sumber daya untuk mendukung kinerja instansi.

Baca Juga: Contoh Rancangan Aktualisasi Latsar CPNS dan Format Penyusunannya

(ANB)