Konten dari Pengguna

Daftar Perlengkapan Haji Wanita yang Perlu Dibawa, Apa Saja?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perlengkapan haji wanita harus dipersiapkan dengan cermat untuk memastikan barang yang dibutuhkan sudah dibawa dan sesuai aturan. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Perlengkapan haji wanita harus dipersiapkan dengan cermat untuk memastikan barang yang dibutuhkan sudah dibawa dan sesuai aturan. Foto: Pexels.com

Perlengkapan haji wanita perlu dipersiapkan dengan baik, bahkan jauh sebelum berangkat haji. Sejumlah perlengkapan ini dibutuhkan agar para jemaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan khusyuk.

Pada umumnya, perengkapan haji jemaah wanita lebih rumit dan lebih banyak dibandingkan jemaah pria. Karenanya, penting untuk mencatat barang apa saja yang harus dibawa ketika hendak berangkat haji.

Perlengkapan Haji Wanita

Ada sejumlah perlengkapan haji wanita yang sebaiknya dibawa ketika hendak berangkat haji. Foto: Pexels.com

Dirangkum dari buku 100+ Kesalahan dalam Haji dan Umrah oleh H. Nasaruddin Umar dan laman Universitas Brawijaya, berikut daftar perlengkapan haji wanita:

1. Pakaian Harian

Pakaian merupakan hal yang penting untuk dipersiapkan. Jumlah pakaian sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Sebagai acuan, berikut adalah jumlah pakaian yang dapat dibawa:

  • Baju muslimah berwarna putih (Baju ihram): 3 setel

  • Baju muslimah (bebas): 5-6 setel

  • Pakaian dalam: 10-12 setel

  • Baju daster lengan panjang: 3 buah

  • Bergo: 3 buah

  • Kaos kaki: 10 pasang

  • Mukena: 2 setel

  • Baju dingin (jaket, coat, dan lain sebagainya): Seperlunya

2. Alas Kaki

Saat melaksanakan ibadah haji, para jemaah akan banyak berjalan kaki. Jadi, jemaah sebaiknya menyiapkan alas kaki pribadi.

Sebaiknya membawa alas kaki yang nyaman dipakai, seperti sepatu atau sandal gunung, yang mempermudah ketika beraktivitas. Sebagai tambahan, bawalah sandal jepit yang dibutuhkan untuk pergi ke tempat yang dekat.

3. Dokumen Penting

Jangan lupa juga untuk membawa beberapa dokumen yang tidak penting, yaitu:

  • Paspor dan visa, serta salinan dokumennya

  • Cadangan foto untuk identitas

  • Daftar administrasi perjalanan ibadah haji (DAPIH)

  • Kartu Kesehatan Jemaah Haji (KKJH)

  • Dokumen bukti istitha’ah

  • Bukti vaksinasi, termasuk vaksin meningitis, influenza, dan COVID-19

  • Bukti hasil pemeriksaan untuk wanita usia subur (WUS)

  • Salinan resep obat (jika sedang dalam pengobatan tertentu)

  • Asuransi kesehatan

  • Identitas teman atau keluarga yang dapat dihubungi dalam keadaan darurat

  • Buku manasik haji dan doa untuk membantu dalam menjalani ibadah dengan baik dan khusyuk

4. Perlengkapan Mandi dan Toiletries

Ada kemungkinan para jemaah akan mendapatkan perlengkapan mandi dari tempat menginap. Namun, untuk berjaga-jaga, sebaiknya bawa perlengkapan mandi dan toiletries sendiri.

Siapkan sabun, sampo, tisu basah, sabun cuci, sikat gigi dan pasta gigi, sisir berukuran mini agar mudah untuk dibawa. Jangan lupa untuk membawa handuk dan wadah penyimpanannya.

5. Obat dan Vitamin

Kesehatan sangat penting untuk dijaga, terlebih saat melaksanakan ibadah haji. Untuk mengatasi sakit-sakit ringan, bawalah obat-obat seperti obat demam, flu, batuk, dan sejenisnya.

Penting juga untuk membawa obat pribadi khusus yang telah diresepkan oleh dokter. Sebagai tambahan untuk menjaga imunitas tubuh, disarankan untuk membawa suplemen vitamin.

6. Perlengkapan Lainnya

Selain beberapa perlengkapan di atas, disarankan pula untuk membawa beberapa perlengkapan di bawah ini:

  • Kartu SIM (bisa beli paket khusus untuk roaming atau membeli di Arab saudi)

  • Peniti, jarum, benang

  • Pembalut atau pantyliner

  • Kacamata hitam

  • Sapu tangan

  • Masker

  • Senter kecil

  • Payung

  • Kaos tangan

  • Skincare (pelembap dan sunscreen)

  • Makanan ringan

Itulah berbagai perlengkapan haji wanita yang dibutuhkan agar dapat melaksanakan ibadah haji dengan nyaman. Penting untuk diingat bawalah perelengkapan secukupnya sesuai kebutuhan.

Baca Juga: Cara Tahallul bagi Jamaah Wanita Saat Haji dan Umrah

Barang yang Dilarang untuk Dibawa Saat Berangkat Haji

Jemaah haji perlu memerhatikan setiap barang yang dibawa. Foto: Pexels.com

Berdasarkan informasi dari laman Kementerian Agama RI, Petugas Penyelengaraan Ibadah Haji (PPIH) mengimbau jemaah haji untuk tidak membawa barang-barang tertentu demi menjaga keamanan dan kenyamanan selama perjalanan ke tanah suci. Berikut daftarnya:

  • Barang Berbahaya: Seperti pisau, tang, gunting, dan barang-barang yang dapat membahayakan keamanan penerbangan.

  • Cairan dengan Kemasan Lebih dari 100 ml: Termasuk krim pelembab, gel, pasta gigi, kecap, minyak goreng, dan cairan lainnya. Para jemaah hanya diizinkan membawa cairan dalam kemasan yang tidak melebihi batas maksimum 100 ml.

  • Bahan Peledak dan Mudah Meledak: Untuk menghindari risiko keamanan, parfum dalam tabung gas dan barang lainnya yang cenderung mudah meledak tidak diperbolehkan dibawa.

  • Barang-Benda Berbau Menyengat: Seperti durian, trasi, atau barang-barang lain yang dapat mengganggu kenyamanan penumpang lainnya.

  • Bahan Makanan yang Mudah Menyebarkan Bakteri: Contohnya sambel pecel dan cobek, yang mengandung bakteri dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan bagi penumpang lainnya.

  • Bahan Makanan dan Alat Masak: Peraturan di maktab haji melarang bawaan beras dan alat-alat masak karena dilarang memasak dalam hotel atau penginapan.

Selain itu, ada beberapa aturan terkait barang-barang lainnya, seperti powerbank, yang hanya diizinkan dibawa jika kapasitasnya kurang dari 25 ribu mAh. Calon jemaah haji harus mematuhi peraturan ini untuk menjaga kelancaran dan kenyamanan perjalanan bersama.

(SAI)