Dampak Gerakan Menanam Pohon Bersama terhadap Pemanasan Global

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gerakan menanam pohon menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan bumi. Kegiatan ini muncul sebagai respons terhadap berbagai persoalan lingkungan yang semakin meningkat, seperti penebangan liar dan kebakaran hutan.
Kondisi yang tidak ideal membuat kegiatan menanam pohon menjadi satu langkah sederhana yang berdampak besar dalam menjaga alam dan menekan pemanasan global. Lantas, apa dampak yang ditimbulkan dengan adanya gerakan menanam pohon bersama terhadap pemanasan global?
Jelaskan Dampak yang Ditimbulkan dengan Adanya Gerakan Menanam Pohon Bersama Terhadap Pemanasan Global
Menanam pohon memberikan manfaat yang besar bagi lingkungan. Upaya ini juga menjadi salah satu cara untuk membantu mengurangi dampak pemanasan global. Berikut beberapa dampak dari gerakan menanam pohon bersama terhadap pemanasan global.
1. Menyerap karbon dioksida (CO₂)
Dikutip dari laman National Forest Foundation, pohon memiliki peran penting dalam mengurangi dampak pemanasan global karena mampu menyerap karbon dioksida dari atmosfer melalui proses fotosintesis.
Gas ini merupakan salah satu penyebab utama efek rumah kaca, sehingga keberadaan pohon membantu menjaga keseimbangan kualitas udara. Adapun contoh pohon yang tepat untuk fungsi ini yaitu:
Mahoni
Trembesi
Beringin
2. Mengurangi suhu lingkungan
Selain menyerap gas berbahaya, pohon juga berfungsi menurunkan suhu lingkungan melalui keteduhan alami dan proses penguapan air dari daun. Hal ini membuat area yang banyak ditumbuhi pohon terasa lebih sejuk dibandingkan wilayah yang minim vegetasi. Contoh pohonnya:
Ketapang
Angsana
Palem
3. Meningkatkan kualitas udara
Keberadaan pohon berperan penting dalam memperbaiki kualitas udara dengan cara menyerap serta menyaring berbagai polutan di atmosfer, seperti debu, asap kendaraan, dan gas berbahaya.
Proses alami ini membantu menghasilkan udara yang lebih bersih, segar, dan aman untuk dihirup, terutama di wilayah perkotaan yang memiliki tingkat polusi tinggi.
4. Menjaga keseimbangan ekosistem
Pohon memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dengan menyediakan tempat hidup bagi berbagai makhluk hidup, mulai dari hewan kecil hingga burung.
Selain itu, pohon juga berperan menjaga rantai makanan dan kestabilan lingkungan alami yang dapat terganggu akibat perubahan iklim maupun aktivitas manusia.
5. Mengurangi efek rumah kaca
Dengan menyerap karbon dioksida dalam jumlah besar, pohon membantu mengurangi penumpukan gas rumah kaca di atmosfer. Dampaknya, panas yang terperangkap di bumi dapat berkurang sehingga laju pemanasan global bisa diperlambat.
6. Mencegah kerusakan lingkungan
Selain manfaat langsung pada udara, pohon juga melindungi tanah dari kerusakan seperti erosi dan banjir. Akar pohon mengikat tanah menjadi lebih stabil, terutama di daerah yang sering mengalami curah hujan tinggi atau perubahan cuaca ekstrem.
Baca juga: Apa itu Energi Berkelanjutan? Ini Penjelasan dan Jenis-Jenis Sumbernya
(RK)
