Doa dan Dzikir Itikaf di Masjid Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umat Islam dianjurkan untuk beribadah lebih intensif menjelang sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Salah satu ibadah yang sebaiknya dilaksanakan yaitu itikaf.
Mengutip buku I’tikaf, Qiyamul Lail, Shalat Ied dan Zakat Al Fithr, Isnan Ansori (2020:17), itikaf adalah aktivitas berdiam di masjid sesuai tata cara Islam dengan niat khusus untuk beribadah. Tujuannya yaitu untuk meraih keberkahan malam Lailatul Qadar, malam yang penuh kemuliaan.
Selain berdiam diri di masjid, umat muslim diperintahkan untuk memperbanyak doa dan dzikir. Berikut adalah bacaan doa dan dzikir itikaf di masjid bahasa Arab beserta terjemahannya.
Doa dan Dzikir Itikaf di Masjid Bahasa Arab
Itikaf merupakan ibadah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Pelaksanaannya dilakukan pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan. Hal ini diungkapkan dalam hadis riwayat Imam Bukhari:
“Sesungguhnya Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam melakukan i’tikaf pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan sampai Allah mewafatkan beliau, kemudian istri-istri beliau melakukan i’tikaf setelahnya.” (HR. Bukhari)
Seorang muslim yang melaksanakan itikaf diperintahkan untuk memperbanyak doa dan dzikir, sesuai dengan firman Allah SWT dalam Surat An-Nur ayat 36:
فِيْ بُيُوْتٍ اَذِنَ اللّٰهُ اَنْ تُرْفَعَ وَيُذْكَرَ فِيْهَا اسْمُهٗۙ يُسَبِّحُ لَهٗ فِيْهَا بِالْغُدُوِّ وَالْاٰصَالِۙ
(Fî buyûtin adzinallâhu an turfa‘a wa yudzkara fîhasmuhû yusabbiḫu lahû fîhâ bil-ghuduwwi wal-âshâl.)
Artinya: "(Cahaya itu ada) di rumah-rumah yang telah Allah perintahkan untuk dimuliakan dan disebut di dalamnya nama-Nya. Di dalamnya senantiasa bertasbih kepada-Nya pada waktu pagi dan petang."
Berikut bacaan doa dan dzikir itikaf di masjid bahasa Arab beserta terjemahannya yang bisa diamalkan oleh umat Islam:
1. Doa Itikaf
Dalam buku Jejak Ramadhan di Berbagai Negara oleh Nurul Asmayani, dkk. (2013:114) dijelaskan bahwa selama itikaf, umat Islam dapat melakukan berbagai amalan sunnah seperti sholat sunnah, membaca Alquran, serta memperbanyak dzikir dan doa. Berikut bacaan doa yang sebaiknya dilafalkan setelah melaksanakan sholat:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
(Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwan fa'fu 'anni.)
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Zat Maha Pengampun lagi Maha Pemurah, senang pada ampunan, maka ampunilah kami.”
Baca juga: Bacaan Dzikir Malam Lailatul Qadar sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW
2. Dzikir Itikaf
Setelah berdoa, umat muslim dianjurkan untuk mengamalkan dzikir itikaf. Berikut lafaznya dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahan yang bisa Anda baca:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ، وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ الله، وَاللهُ أَكْبَرُ
(Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar.)
Artinya: “Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah Maha Besar.”
اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
(Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarakta yaa dzal jalaali wal ikraam.)
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah. (3x) Ya Allah, Engkau Maha Sejahtera,dan dari-Mu kesejahteraan. Maha Suci Engkau, wahai Rabb Pemilik keagungan dan kemuliaan.”
(SLT)
