Doa Hari Ke-1 Ramadhan 1447 H beserta Keutamaannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Memasuki bulan suci ini, setiap Muslim dianjurkan memperbanyak amal ibadah untuk meraih pahala yang berlipat ganda.
Salah satu amalan yang bisa dilakukan adalah membaca doa harian sepanjang Ramadhan, mulai dari hari pertama hingga hari ketiga puluh. Doa ini menjadi pengingat agar setiap momen di bulan suci diisi dengan kebaikan dan harapan akan pengampunan Allah SWT.
Supaya bisa diamalkan secara rutin, doa harian sebaiknya dibaca usai menjalankan sholat Subuh atau sholat Dzuhur. Lantas, bagaimana bacaan doa hari ke-1 Ramadhan 1447 H? Bagi yang penasaran, simak bacaan lengkapnya di bawah ini.
Bacaan Doa Hari Ke-1 Ramadhan 1447
Menjelang hari pertama Ramadhan 1447 H, terdapat doa khusus yang bisa diamalkan sebagai pembuka ibadah selama sebulan penuh. Mengutip buku Kumpulan Doa 30 Hari Puasa Ramadhan karya Nurhayati, berikut adalah bacaan doa hari ke-1 Ramadhan 1447 H yang perlu diketahui.
اللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِي فِيْهِ صِيَامَ الصَّائِمِينَ، وَقِيَامِي فِيْهِ قِيَامَ الْقَائِمِينَ، وَنَبِّهْنِي فِيهِ عَنْ نَوْمَةِ الْغَافِلِينَ، وَهَبْ لِي جُرْمِي فِيهِ يَا إِلَهَ الْعَالَمِينَ، وَاعْفُ عَنِّي يَا عَافِياً عَنْ الْمُجْرِمِينَ
Allâhummaj'al shiyâmî fihi shiyâmash shâimîn, wa qiyâmî fihi qiyâmal qâimîn, wa nabbihnî fihi 'an nawmatil ghâfilîn, wa hablî jurmi fihi yâ llâhal 'alamîn, wa'fu 'annî yâ 'âfiyan 'anil mujrimin.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah puasaku di dalamnya sebagaimana puasa orang-orang yang berpuasa, dan sholatku di dalamnya sebagaimana shalat orang-orang yang shalat, serta bangunkanlah aku dari tidur lalai, dan kurniakanlah ampunan-Mu di dalamnya, wahai Tuhan semesta alam. Dan ampunilah aku, wahai Yang Maha Pemaaf, dari dosa-dosa orang-orang yang berdosa”.
Selain hari pertama, umat Muslim juga bisa memanjatkan doa di hari-hari lain selama Ramadhan. Berikut adalah bacaan untuk hari kedua dan ketiga.
Doa Hari ke-2 Ramadhan
اَللَّهُمَ قَرّ ِ بْنِيْ فِيْهِ اِلَى مَرْضَاتِكَ وَجَنَّبْنِي فِيْهِ مِنْ سَخَطِكَ وَنَقِمَاتِكَ وَوَفِّقْنِي فِيْهِ لِقِرآئَةِ اَيَاتِكَ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Allahumma qarribnii fiihi ilaa marḍaatika wa jannibnii fiihi min sakhatika wa naqimaatika wa waffiqnii fiihi liqiraatii aayaatika bi raḥmatika yaa arḥama ar-raaḥimiin.
Artinya: "Ya Allah, dekatkanlah aku pada ketaatan-Mu di dalamnya, hindarkanlah aku dari kemurkaan dan hukuman-Mu, dan berilah aku keberuntungan di dalamnya untuk membaca ayat-ayat-Mu dengan rahmat-Mu, wahai Zat yang paling Maha Penyayang di antara semua yang penyayang”.
Doa Hari ke-3 Ramadhan
اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ الذِّهْنِ وَالتَّنْبِيْهِ وَبَاعِدْنِيْ فِيْهِ مِنَ السَّفَاهَةِ وَالتَمْوِيْهِ وَاجْعَلْ لِي نَصِيْبًا مِنْ كُلِ خَيْرٍ تُنْزِلُ فِيْهِ بِجُوْدِكَ يَا اَجْوَدَ ْالآجْوَدِيْنَ
Allahumma arzuqni fihi adz-dihna wat-tanbih, wa ba'idnii fihi minas-safahati wat-tamwih, waj'al li nasiban min kulli khairin tunzilu fihi bijudika ya ajwad al-ajwadin.
Artinya: "Ya Allah, berikanlah aku dalam bulan Ramadhan ini kecerdasan dan kesadaran, jauhkanlah aku dari kebodohan dan kebingungan, dan jadikanlah bagiku bagian dari setiap kebaikan yang Engkau turunkan di dalamnya dengan kemurahan-Mu, wahai Yang Paling Pemurah di antara para pemurah”.
Keutamaan Berdoa di Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan merupakan waktu yang istimewa, karena penuh dengan keberkahan dan keutamaan. Di dalamnya terdapat malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan, yakni lailatul qadar.
Saat Ramadhan, umat Muslim berkesempatan untuk dikabulkan doa-doanya oleh Allah SWT. Hal ini ditegaskan dalam hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berbunyi:
ثَلاَثٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ :الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَاْلإِماَمُ الْعَادِلُ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ
Artinya: “Ada tiga golongan yang tidak akan ditolak doanya: orang yang berpuasa hingga ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang terzalimi”.
Hadits ini mendorong umat Islam untuk memperbanyak doa, terutama saat menunaikan ibadah puasa. Sebab, orang yang berpuasa memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah, sehingga bulan Ramadhan menjadi kesempatan emas untuk memohon kebaikan dunia dan akhirat.
Baca juga: 4 Doa Menjelang Ramadhan Sesuai Sunnah yang Bisa Diamalkan
(RK)
