Konten dari Pengguna

Doa Hari ke-11 Puasa Ramadan dan Amalan yang Bisa Dilakukan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi doa hari ke-11 puasa Ramadan. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi doa hari ke-11 puasa Ramadan. Foto: Unsplash.

Memasuki pekan kedua Ramadan, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah. Salah satu amalan ringan berpahala besar yang bisa dilakukan adalah membaca doa hari ke-11 Ramadan.

Berdoa di bulan Ramadan mempunyai banyak keutamaan. Selain mendapat ketenangan hati, orang yang bermunajat kepada Allah SWT pada bulan mulia ini akan dipenuhi segala hajat dan keinginannya.

Ada banyak bacaan doa yang dapat didaraskan selama bulan suci, di antaranya doa hari ke-11 Ramadan. Bagaimana bacaannya?

Doa Hari ke-11 Puasa Ramadan

Ilustrasi doa hari ke-11 puasa Ramadan. Foto: Unsplash.

Doa harian Ramadan disusun secara khusus oleh ulama untuk membantu umat Muslim beribadah di bulan suci. Terdapat 30 puluh doa yang bisa dipanjatkan setiap harinya.

Dikutip dari buku Dahsyatnya Puasa Wajib dan Sunah Rekomendasi Rasulullah oleh Amirulloh Syarbini & Sumantri Jamhari, doa hari ke-11 Ramadan berisi permohonan ketetapan iman, kecintaan beribadah, dan perlindungan dari maksiat yang dapat menjerumuskan seseorang ke dalam api neraka. Berikut bacaan doa puasa hari ke-11 lengkap dengan artinya.

اَللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيَّ فِيْهِ الْإِحْسَانَ وَ كَرِّهْ إِلَيَّ فِيْهِ الْفُسُوْقَ وَ الْعِصْيَانَ وَ حَرِّمْ عَلَيَّ فِيْهِ السَّخَطَ وَ النِّيْرَانَ بِعَوْنِكَ يَا غِيَاثَ الْمُسْتَغِيْثِيْنَ

Artinya: "Ya Allah, tanamkanlah kecintaan padaku untuk berbuat kebajikan di bulan ini, tanamkanlah kebencian dalam hatiku untuk kefasikan dan maksiat di bulan ini, dan jauhkan aku dari kemurkaan dan neraka-(Mu). Dengan pertolongan-Mu wahai Penolong orang-orang yang meminta pertolongan."

Baca Juga: Doa Tarawih Setelah 4 Rakaat Lengkap dengan Arti dan Keutamaannya

Amalan bulan Ramadan

Ramadan adalah bulan istimewa yang penuh akan keberkahan. Pada bulan ini, pintu-pintu langit dibuka dan pahala dilipatgandakan. Oleh karenanya, banyak Muslim yang berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan selama Ramadan.

Dihimpun dari buku Janji-janji Allah Kepada Perempuan Saliha oleh Muhammad Abdul Hadi, berikut beberapa amalan sunnah yang dapat dikerjakan selama bulan Ramadan.

1. Qiyamul Lail

Qiyamul lail atau sholat malam merupakan amalan utama di bulan Ramadan yang sayang jika dilewatkan. Sholat malam seperti tarawih, witir, dan tahajud, mempunyai hitungan pahala yang besar.

Tak hanya itu, sholat tahajud juga menjadi penyebab diampuninya dosa. Sebagaimana dijelaskan Rasulullah dalam hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah.

“Barangsiapa yang menunaikan sholat malam di bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap (pahala), maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni”.

2. Dzikir

Dzikir adalah ibadah yang paling dicintai Allah karena dengan berdzikir, manusia senantiasa mengingat sang ilahi. Umat Muslim dapat berdzikir kapanpun dan dimanapun. Namun, waktu yang paling dianjurkan adalah setelah sholat fardhu.

3. Tadarus Al-Quran

Ramadan merupakan bulan diturunkannya Al-Quran sebagai pedoman bagi manusia. Oleh karena itu, sudah sepatutnya umat Islam membaca dan mengkaji isinya di bulan suci. Orang yang membaca Al-Quran pada bulan Ramadan tidak hanya mendapatkan pahala berlimpah, tetapi juga akan diberikan syafaat di hari akhir.

4. Menyediakan Makanan Berbuka

Meski terlihat sepele, menghidangkan atau menyediakan makanan berbuka untuk orang yang berpuasa akan mendatangkan pahala yang besar. Orang yang melakukan sedekah dengan cara ini akan diganjar dengan pahala yang sama besarnya dengan orang yang berpuasa.

Seperti yang tertulis dalam hadis riwayat Ahmad berikut:

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا، كُتِبَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ، إِلَّا أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْءٌ

Artinya: "Siapa saja yang memberi makanan berbuka kepada seorang yang berpuasa, maka dicatat baginya pahala seperti orang puasa itu, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa tersebut".

5. Itikaf

Iktikaf atau berdiam diri di masjid dapat dilakukan pada 10 malam terakhir Ramadan. Salah satu tujuan iktikaf adalah meninggalkan kesenangan dunia untuk sementara waktu agar lebih fokus dalam beribadah, terutama dalam menyambut Lailatul Qadar.

(GLW)