Doa Hari ke-15 Puasa Ramadhan beserta Terjemahannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa Ramadhan 2026 telah memasuki 10 hari kedua atau pertengahan yang dikenal sebagai fase maghfirah atau pengampunan. Pembagian ini merujuk pada hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah, "Awal Ramadhan adalah rahmat, pertengahannya ampunan, dan akhirnya pembebasan dari api neraka."
Memasuki fase ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dan istigfar agar meraih keutamaan yang dijanjikan Allah SWT. Pada hari ke-15 puasa Ramadhan, doa yang dipanjatkan bisa berisi permohonan agar senantiasa diberi ketaatan dalam beribadah serta kesungguhan dalam bertaubat kepada-Nya.
Bagaimana bacaannya? Yuk, simak bacaan doa hari ke-15 puasa Ramadhan lengkap dengan terjemahannya di artikel ini!
Doa Hari ke-15 Puasa Ramadhan
Dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 186, Allah SWT berjanji akan mengabulkan setiap doa yang dipanjatkan oleh orang-orang yang bermunajat kepada-Nya.
وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ ١٨٦
Artinya: "Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran." (QS Al-Baqarah: 186)
Karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk senantiasa memanjatkan doa kepada-Nya, terutama di bulan Ramadhan yang penuh keutamaan. Dikutip dari buku Kumpulan Doa 30 Hari Puasa Ramadhan oleh Nurhayati MA, berikut bacaan doa hari ke-15 puasa Ramadhan yang bisa dipanjatkan:
اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي فِيهِ طَاعَةَ الْخَاشِعِيْنَ، وَاشْرَحْ فِيْهِ صَدْرِي بِإِنَابَةِ الْمُخْبِتِيْنَ، بِأَمَائِكَ يَا أَمَانَ الْخَائِفِينَ
Allahummarzuqnî fihi thâ'atal khâsyi'în, wasyrah fîhi shadrî bi- inâbatil mukhbitîn, biamânika yâ Amânal khâifin.
Artinya: "Ya Allah, anugerahkan padaku di dalamnya ketaatan orang-orang yang khusuk, lapangkan dadaku dengan taubatnya orang-orang yang memperoleh ketenteraman, dengan keamanan-Mu wahai Yang Memberi rasa aman kepada orang-orang yang ketakutan."
Baca Juga: Apakah Suntik Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya
Doa Hari ke-16 dan 17 Puasa Ramadhan
Memasuki hari ke-16 dan ke-17 puasa Ramadhan, umat Muslim dapat mengamalkan doa harian berikut:
Doa Hari ke-16 Puasa Ramadhan
اللَّهُمَّ وَفَقْنِي فِيهِ لِمُوَافَقَةِ الْأَبْرَارِ، وَجَنَّبْنِي فِيْهِ مُرَافَقَةَ الْأَشْرَارِ، وَآوِنِي فِيْهِ بِرَحْمَتِكَ إِلَى دَارِ الْقَرَارِ، بِالَهِيَّتِكَ يَا إِلَهَ الْعَالَمِينَ
Allahumma waffiqnî fihi limuwafaqatil abrår, wa jannibni fihi murafaqatal asyrâr, wa âwinî fihi birahmatika ila dâril qarâr, bi- ilâhiyyatika ya llâhal 'alamin.
Artinya: "Ya Allah, bimbinglah daku di dalamnya untuk meniru orang-orang yang berbuat kesalehan. Jauhkan daku di dalamnya dari berteman dengan orang-orang yang berbuat kejahatan. Kembalikan daku di dalamnya dengan rahmat-Mu ke dalam kediaman yang abadi dengan ilahiyat-Mu wahai Tuhan semesta alam."
Doa Ramadhan Hari ke-17
اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيهِ لِصَالِحِ الْأَعْمَالِ، وَاقْضِ لِي فِيْهِ الْحَوَائِجِ وَالْأَمَالَ يَا مَنْ لَا يَحْتَاجُ إِلَى التَّفْسِيرِ وَالسُّوَالِ، يَا عَالِمًا بِمَا فِي صُدُورِ الْعَالَمِينَ، صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِهِ الطَّاهِرِينَ
Allâhummahdinî fihi lishalihil a'mâl, waqdhili fihil hawâija wal- amâl, yâ Mal lâ yahtāju ilat tafsîri was-suâl, yâ âliman bimâ fi shudūril 'alamîn, shallî 'alâ Muhammadin wa alihith thâhrîn.
Artinya: "Ya Allah, bimbinglah daku di bulan yang mulia ini untuk mengamalkan kesalehan, tunaikan di dalamnya semua keperluan dan dan sampaikan daku pada cita-citaku, wahai Yang Tidak Memerlukan penjelasan dan permohonan, wahai Yang Mengetahui apa yang tersimpan dalam hati semua manusia, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya yang suci."
Di tengah arus informasi yang semakin cepat dan dinamika kehidupan yang terus bergerak, Ramadan menjadi momen untuk refleksi diri dan kembali pada nilai empati serta kepedulian. Sepanjang bulan suci ini, kumparan hadir dengan beragam program, liputan langsung, dan informasi relevan seputar Ramadan.
Cek informasi selengkapnya di kum.pr/ramadan2026
(NSF)
