Konten dari Pengguna

Doa Malam Lailatul Qadar Arab, Latin, dan Artinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi malam Lailatul Qadar. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi malam Lailatul Qadar. Foto: Pixabay

Lailatul Qadar merupakan malam penuh kemuliaan bagi umat Islam yang hanya ada di bulan Ramadhan. Malam istimewa ini diyakini lebih baik daripada seribu bulan.

Menurut buku Sukses Berburu Lailatul Qadar oleh Muhammad Adam Hussein (2015), malam Lailatul Qadar menjadi waktu terbaik untuk meningkatkan ibadah dan memohon ampun kepada Allah Swt. Di malam ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti berdoa, berdzikir, dan salat sunah.

Bacaan Doa Malam Lailatul Qadar Arab, Latin, dan Artinya

Ilustrasi doa malam Lailatul Qadar. Foto: Unsplash/Arun Anoop

Dalam kitab Menggapai Malam Lailatul Qadar oleh Ahmad Rifai Rifan (2013:137), disebutkan bahwa malam Lailatul Qadar memiliki nilai yang setara dengan seribu bulan. Keistimewaan malam tersebut tercantum dalam Surah Al-Qadar ayat 1-5:

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

(Innâ anzalnâhu fî lailatil-qadr. Wa mâ adrâka mâ lailatul-qadr. Lailatul-qadri khairum min alfi syahr. Tanazzalul-malâ'ikatu war-rûḫu fîhâ bi'idzni rabbihim, ming kulli amr. Salâmun hiya ḫattâ mathla‘il-fajr.)

Artinya: “Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar, tahukah engkau apakah malam Lailatul Qadar itu? Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan, pada malam itu turunlah malaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Allah Tuhan mereka (untuk membawa) segala urusan, selamatlah malam itu hingga terbit fajar.” (QS. Al Qadar: 1-5)

Surah ini menegaskan bahwa malam Lailatul Qadar adalah malam penuh keberkahan dan merupakan malam di mana Al-Qur’an pertama kali diturunkan. Pada malam ini, Allah SWT memberikan banyak kebaikan pada manusia yang mau beribadah serta memohon kepada-Nya.

Untuk meraih keutamaannya, Rasulullah SAW pun mengajarkan sebuah doa yang bisa dibaca oleh umat Muslim, sebagaimana diriwayatkan dalam HR. Tirmidzi no. 3513 dan Ibnu Majah no. 3850 dari ‘Aisyah Radhiyallahu 'Anha:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

(Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni.)

Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf (menghapus kesalahan), karenanya maafkanlah aku (hapuslah dosa-dosaku)."

Baca juga: Bacaan Niat Itikaf di Mesjid dan Tata Caranya

Doa Itikaf Malam Lailatul Qadar

Ilustrasi itikaf pada malam Lailatul Qadar. Foto: Unsplash/Taliwang Mengaji

Berdasarkan tulisan Nurul Asmayani, dkk. dalam Jejak Ramadhan di Berbagai Negara, umat Islam diperintahkan untuk memperbanyak ibadah sunah, membaca Al-Qur’an, dan berzikir. Nah, itikaf merupakan salah satu ibadah sunah yang bisa dikerjakan umat Islam.

Saat beriktikaf, umat Muslim diperbolehkan memanjatkan doa apa pun sesuai kebutuhan, termasuk doa-doa harian seperti doa hari ke-21 dan ke-22 Ramadhan berikut ini yang dikutip dari buku 444 Doa Rasulullah SAW oleh al-Hushni (2008:141):

1. Doa Hari ke-21 Puasa Ramadhan

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ لِيْ فِيْهِ إِلَى مَرْضَاتِكَ دَلِيْلاً وَ لاَ تَجْعَلْ لِلشَّيْطَانِ فِيْهِ عَلَيَّ سَبِيْلاً وَ اجْعَلِ الْجَنَّةَ لِيْ مَنْزِلاً وَ مَقِيْلاً يَا قَاضِيَ حَوَائِجِ الطَّالِبِيْنَ

Allâhummaj ‘al lî fîhi ilâ mardhâtika dalîlan wa lâ taj’al lisysyaithâni fîhi ‘alayya sabîlan waj’alil jannata lî manzilan wa maqîlan yâ qâdhiya hawâijal muhtâjîn

Artinya: "Ya Allah, tuntunlah aku di bulan yang mulia ini untuk mendapat keridhaan-Mu, Dan janganlah adakan celah bagi syetan untuk menggodaku. Jadikan surga sebagai tempat tinggal dan bernaungku. Wahai yang memenuhi hajat orang-orang yang meminta."

2. Doa Hari ke-22 Puasa Ramadhan

اَللَّهُمَّ افْتَحْ لِيْ فِيْهِ أَبْوَابَ فَضْلِكَ وَ أَنْزِلْ عَلَيَّ فِيْهِ بَرَكَاتِكَ وَ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِمُوْجِبَاتِ مَرْضَاتِكَ وَ أَسْكِنِّيْ فِيْهِ بُحْبُوْحَاتِ جَنَّاتِكَ يَا مُجِيْبَ دَعْوَةِ الْمُضْطَرِّيْنَ

(Allâhummaftah lî abwâba fadhlika wa anzil ‘alayya fîhi barakâtika wa waffiqnî fîhi limûjibâti mardhâtika wa askinnî fîhi buhbûhâti jannâtika yâ mujîba da’watil mudhtharrîn.)

Artinya: "Ya Allah bukakanlah lebar –lebar pintu karunia-Mu di bulan ini dan curahkan berkah-berkah-Mu Tempatkan aku di tempat yang membuat-Mu ridho padaku. Tempatkan aku di dalam Surga-Mu. Wahai Yang Maha menjawab doa orang yang dalam kesempitan."

(SLT)