Doa Penutup Acara Rapat Beserta Adab dan Keutamaan Berdoa

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap acara rapat pasti akan selalu diakhiri dengan penutupan. Sesi penutupan acara ini kerap diisi dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT secara bersama-sama.
Menurut Drs. M. Ali Chasan Umar dalam buku Doa-Doa Dalam Acara Resmi, Keagamaan dan Kemasyarakatan, tujuan dari pembacaan doa bersama ini adalah untuk meminta kepada Allah agar memberkati seluruh peserta yang datang serta diberi kebaikan, kesehatan hingga keselamatan ketika perjalanan pulang.
Bagaimana bacaan doa penutup acara rapat? Untuk mengetahuinya, simak ulasan di bawah ini.
Doa Penutup Acara Rapat
Mengutip buku Himpunan Doa-doa Penting dari Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, berikut adalah bacaan doa penutup acara rapat ataupun seminar yang bisa dipanjatkan secara bersama-sama.
Bismallahirahmanirahim, Alhamdulillahirabbil'alamin, hamdan yuwafi nikmahu Ya rabbana walakal hamdu, walaka syukru Allahumma shalli ala Muhammadin fil awwalina wal akhirin.
Subhaanakallaahumma wa bihamdika asyhadu allaa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.
Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa gina 'adzaban naar Alhamdulillahrabbil alamin.
Artinya: “Ya Allah Tuhan Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Puji dan syukur kami panjatkan kepadamu ya Allah, atas segala rahmat dan nikmat-Mu.
Maha Suci Allah dan segala puji bagi Allah SWT, aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, aku memohon ampunan dan bertaubat hanya pada-Mu.
Ya Tuhan kami, karuniakanlah kami kebahagiaan di dunia dan di akhirat kelak, hindarkanlah kami dari adzab api neraka."
Adab Membaca Doa
Agar permohonan doa kita dikabulkan oleh Allah, maka hendaknya kita memelihara dan melaksanakan adab-adab berdoa seperti yang diajarkan oleh Drs. M. Ali Chasan Umar dalam buku Doa-Doa Dalam Acara Resmi, Keagamaan dan Kemasyarakatan, yaitu:
Dalam keadaan suci dan menghadap kiblat;
Dengan penuh kekhusyukan dan tadharru';
Memuji kepada Allah dipermulaan berdoa dan menyanjungkan shalawat atas Nabi Muhammad SAW dalam doanya;
Mengulang doa itu sampai dua-tiga kali;
Mengangkat kedua tangannya pada waktu berdoa;
Pada waktu akan berdoa, diawali dengan membaca Basmalah dan disudahi dengan bacaan Hamdalah;
Mengokohkan kepercayaan bahwa doa itu akan diperkenankan Allah dan tidak merasa gelisah jika doa itu tidak diperkenankan-Nya;
Bertawakal dan penuh dengan harap kepada Allah atas doanya.
Keutamaan dari Membaca Doa
Ada pula keutamaan dari membaca doa yang dinukil dari buku Keutamaan Doa & Dzikir Untuk Hidup Bahagia Sejahtera oleh M. Khalillurrahman Al Mahfani, yaitu:
Memperoleh naungan rahmat Allah.
Memperoleh kasih sayang Allah.
Menunaikan kewajiban taat dan menjauhkan maksiat.
Menghadapkan muka kepada Allah dengan menunduk.
Melindungi diri dari bencana.
Menolak bencana atau meringankan tekanannya.
Menjadi perisai untuk menolak bencana.
Memajukan permohonan kepada Allah yang memiliki perbendaharaan yang tidak akan habis-habisnya.
Membendaharakan sesuatu yang diperlukan untuk masa susah dan sempit.
Menolak tipu daya musuh, menghilangkan kegelisahan dan menghasilkan hajat serta mempermudah kesulitan.
Memperoleh hasil yang pasti karena setiap doa itu dipelihara dengan baik di sisi Allah.
(NDA)
