Doa Puasa Ramadhan Hari ke-21 untuk Memohon Segala Ampunan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bulan Ramadhan sudah memasuki hari ke-21. Seluruh umat muslim di dunia mengerjakan puasa dan berlomba-lomba mengejar pahala. Tak hanya itu, umat muslim juga semakin semangat memburu malam Lailatul Qadar.
Di bulan Ramadhan yang penuh kemuliaan ini, kita tidak boleh lupa memperbanyak amalan baik. Memperbanyak zikir dan doa sebagai ladang pahala kita di akhirat kelak.
Dengan suasana Lailatul Qadar ini, baik bagi kita untuk berdoa memohon ampunan kepada Allah SWT sebanyak-banyaknya. Karena sesungguhnya Allah SWT menyukai maaf dan adalah Maha Pengampun.
Berikut adalah lafal doa puasa hari ke-21 Ramadhan untuk memohon segala ampunan.
اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ خَطِيْئَتِيْ، وَجَهْلِيْ، وَإِسْرَافِيْ فِي أَمْرِيْ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اللّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ جَدِّيْ وَهَزْلِيْ، وَخَطَئِيْ وَعَمْدِيْ، وَكُلُّ ذلِكَ عِنْدِيْ، اللّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ، وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ، وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ، وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Allahummaghfirli khothiati wa jahli wa isrofi fi amri wama anta a’lamu bihi minni. Allahummaghfirli jaddi wa hezli wa khoto-i wa ‘amdi wa kullu zalika ‘indi. Allahummaghfirli ma qoddamtu wama akhkhortu wama asrortu wama a’lantu wama anta a’lamu bihi minni antal muqoddimu wa antal muakhkhiru wa anta ‘ala kulli syai-in qodir.
“Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kebodohanku, keberlebih-lebihan dalam perkaraku, dan apa yang Engkau lebih mengetahui daripada aku. Ya Allah, ampunilah diriku dalam kesungguhanku, kelalaianku, kesalahanku, kesengajaanku, dan semua itu adalah berasal dari sisiku. Ya Allah, ampunilah aku dari segala dosa yang telah aku lakukan dan yang belum aku lakukan, segala dosa yang aku sembunyikan dan yang aku tampakkan, dan dosa yang Engkau lebih mengetahui daripad aku, Engkaulah Yang Maha Mendahulukan dan Yang Maha Mengakhirkan, dan Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
(AYA)
