Konten dari Pengguna

Doa Sayyidul Istighfar Lengkap Bacaan Arab, Latin, dan Artinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 5 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi seseorang membaca doa sayyidul istighfar. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seseorang membaca doa sayyidul istighfar. Foto: Unsplash.com

Doa sayyidul istighfar dalam Islam diartikan sebagai bacaan istighfar paling utama atau paling baik. Sayyidul istighfar menjadi raja dari semua doa yang dipanjatkan untuk memohon ampunan Allah SWT.

Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam agar berdoa dengan sayyidul istighfar setiap selesai salat. Ini karena doa sayyidul istigfar memiliki kedudukan yang tinggi dan diliputi dengan berbagai keutamaan.

Lantas, seperti apa bacaan doa sayyidul istighar itu sendiri? Simak jawabannya pada penjelasan di bawah ini.

Bacaan Sayyidul Istighfar

Berikut adalah bacaan doa sayyidul istighfar Arab dan sayyidul istighfar latin beserta artinya sebagaimana diriwayatkan dalam hadis Bukhari.

Sayyidul Istighfar Arab

للَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Sayyidul Istighfar Latin

Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtnii wa anna ‘abduka wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika. mastatha’tu a’uudzu bika min syarri maa shana’tu abuu u laka bini’ matika ‘alayya wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yagfirudz dzunuuba illa anta.

Arti Sayyidul Istighfar

Berikut arti atau terjemahan sayyidul istigfar:

"Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau yang telah menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku di atas ikatan janji –Mu. Dan Aku berjanji kepada-Mu dengan semampuku. Aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat. Aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang boleh mengampuni segala dosa kecuali Engkau.” (HR. Bukhari).

Di antara keutamaan dari doa sayyidul istighfar adalah memberikan kemuliaan kepada seseorang yang membacanya. Barang siapa membacanya dengan yakin, Allah SWT akan menjadikannya penduduk surga.

Barang siapa membaca doa sayyidul istighfar dengan yakin, maka Allah SWT memberikan kemuliaan kepadanya dan menjadikannya penduduk surga.

Keutamaan Bacaan Sayyidul Istighfar

Salah satu keutamaan bacaan sayidul istighfar adalah mendapatkan jaminan masuk surga. Foto: Unsplash.com

Dikutip dari buku Dahsyatnya Keajaiban Istighfar bagi Orang-Orang Sibuk karya Khairi Syekh Maulana Arabi, keutamaan sayyidul istighfar sebenarnya sama saja dengan keutamaan istighfar pada umumnya. Namun, bacaan sayyidul istighfar memiliki keutamaan khusus.

Salah satu keutamaan dari bacaan ini adalah dapat memperoleh jaminan di akhirat berupa surga. Selain itu terdapat beberapa keutamaan dari sayyidul istighfar lainnya.

Berikut adalah keutamaan dari bacaan sayyidul istighfar yang disadur dari buku Doa & Dzikir Mustajab untuk Wanita: Tuntunan Berdoa Sehari-hari karya Muzdalifah Muhammad Dinah Muhiddin.

1. Dijamin Masuk Surga

Salah satu keutamaan dari mengamalkan ibadah berupa membaca sayyidul istighfar adalah akan dijamin untuk masuk surga. Hal ini telah disebutkan dalam salah satu riwayat yang berbunyi:

يُمْسِيَ ، فَهُو مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ ، وَمَنْ قَالَهَا مِنَ اللَّيْلِ وَهُوَ مُوْقِنٌ بِهَا فَمَاتَ قَبْلَ أَنْ يُصْبِحَ ، فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ

Artinya:

"Barangsiapa mengucapkannya di waktu siang dengan penuh keyakinan lalu meninggal pada hari itu sebelum waktu sore, maka ia termasuk penghuni surga. Barangsiapa membacanya di waktu malam dengan penuh keyakinan lalu meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk penghuni surga." (Muttafaqun 'alaih).

Berdasarkan di atas, dapat diketahui bahwa bacaan sayyidul istighfar dapat menjaminkan surga bagi setiap umat Islam yang mengamalkannya. Dalam hadis di atas juga telah menjelaskan kapan sebaiknya bacaan tersebut dibacakan.

2. Ucapan Istighfar Paling Utama

Bagi setiap umat yang membaca sayyidul istighfar dalam salah satu hadis disebut sebagai pemimpin istighfar. Oleh sebab itu, bacaan istighfar ini menjadi salah satu bacaan untuk memohon ampunan yang paling utama di antara bacaan lainnya.

3. Menenangkan Hati dan Melapangkan Dada

Membaca bacaan istighfar dapat membantu seseorang untuk menenangkan hati sehingga tidak akan mengalami kegundahan dan kekhawatiran. Hal ini telah dijelaskan dalam daliL berikut ini:

"Siapa yang memperbanyak istighfar maka Allah akan menjadikan untuknya kelapangan dari setiap kegundahan, jalan keluar dari setiap kesempitan, dan Dia memberikan rezeki untuknya dari jalan yang tidak terduga."

4. Menghapus Dosa-Dosa Terdahulu

Sayyidul istighfar adalah salah satu bacaan untuk memohon ampun kepada Allah SWT agar dosa-dosa yang telah dilakukan di masa lalu dihapuskan.

Sebagai manusia, setiap umat Islam tentunya pernah melakukan kesalahan. Dengan demikian membaca istighfar bisa berharap agar dosa-dosa yang lalu bisa diampuni.

Allah SWT pernah berfirman dalam Alqura bahwa bertaubat atau memohon ampun serta mensucikan diri adalah dua hal yang disukai oleh Allah SWT. Hal ini tertuang dalam surah Al-Baqarah ayat 222 yang berbunyi:

إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلتَّوَّٰبِينَ وَيُحِبُّ ٱلْمُتَطَهِّرِينَ

Artinya:

"...Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri." (QS. Al Baqarah: 222)

5. Terhindar dari Azab

Sayyidul istighfar merupakan bacaan istighfar yang dapat membantu umat Islam terhindar dari berbagai macam azab. Berikut adalah dalil yang menjelaskan tentang hal tersebut:

وَمَا كَانَ اللّٰهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَاَنْتَ فِيْهِمْۚ وَمَا كَانَ اللّٰهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ

Artinya:

"Tetapi Allah tidak akan menghukum mereka, selama engkau (Muhammad) berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan menghukum mereka, sedang mereka (masih) memohon ampunan" (QS. Al-Anfal: 33)

Cara Mengamalkan Sayyidul Istighfar

Salah satu cara mengamalkan sayyidul istighfar adalah membaca sebanyak 100 kali dalam sehari. Foto: Unsplash.com

Sayyidul istighfar adalah bacaan yang dapat diamalkan kapan saja. Akan tetapi, menurut Hasan Bisri Bfc dalam buku 99 Cara Naik Haji Gratis, terdapat waktu dan cara khusus yang dianjurkan untuk membaca bacaan sayyidul istighfar.

Berikut adalah cara yang direkomendasikan untuk membaca sayyidul istighfar.

1. Dibaca pada Zikir Pagi dan Sore

Sayyidul istighfar dapat dibaca bersamaan saat melaksanakan zikir pagi dan sore hari. Pada umumnya, bacaan sayyidul istighfar dibaca sebelum doa untuk diberi kesehatan dan sesudah doa memohon pertolongan.

2. Dibaca Setelah Salat Fardhu

Salah satu cara lain yang dapat dilakukan oleh umat Islam untuk mengamalkan bacaan sayyidul istighfar adalah membacanya selepas melaksanakan salat fardu atau salat wajib.

3. Membaca Sayyidul Istighfar Sebanyak 100x

Apabila tidak memberatkan, umat Islan dianjurkan untuk membaca sayyidul istighfar sebanyak 100x dalam sehari untuk memperoleh seluruh keutamaan dari amalan tersebut.

(RDR & SAI)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana bacaan sayyidul istigfar?
chevron-down

“Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtnii wa anna ‘abduka wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika. mastatha’tu a’uudzu bika min syarri maa shana’tu abuu u laka bini’ matika ‘alayya wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yagfirudz dzunuuba illa anta.”

Apa keutamaan membaca sayyidul istigfar?
chevron-down

Salah satu keutamaan dari mengamalkan ibadah berupa membaca sayyidul istighfar adalah akan dijamin untuk masuk surga.

Apa arti bacaan sayyidul istigfar?
chevron-down

"Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau yang telah menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku di atas ikatan janji –Mu. Dan Aku berjanji kepada-Mu dengan semampuku. Aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat. Aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang boleh mengampuni segala dosa kecuali Engkau.” (HR. Bukhari).