Konten dari Pengguna

Doa Sesudah Wudhu, Tata Cara, dan Hal yang Membatalkannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Illustrasi Wudhu. Foto: Adobe Stock
zoom-in-whitePerbesar
Illustrasi Wudhu. Foto: Adobe Stock

Sebelum melaksanakan ibadah sholat, umat Muslim diwajibkan untuk berwudhu terlebih dahulu. Wudhu adalah salah satu syarat sah sholat, sebagaimana diterangkan Allah SWT dalam surat Al Maidah ayat 6:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki.” (QS. Al Maidah: 6)

Secara bahasa, wudhu berasal dari kata al-wadha’ah yang berarti kebersihan atau kecerahan. Sedangkan menurut istilah, wudhu adalah menggunakan air untuk anggota-anggota tubuh tertentu untuk menghilangkan hal-hal yang dapat menghalangi seseorang dalam melaksanakan ibadah.

Setelah selesai berwudhu, Rasulullah SAW juga menganjurkan kepada umatnya untuk membaca doa sesudah wudhu. Seperti apakah bacaan doa sesudah wudhu? Simak artikel di bawah ini untuk mengetahui jawabannya.

Doa Sesudah Wudhu

Illustrasi Berdoa. Foto: Adobe Stock

Merujuk pada buku Doa-doa pilihan bergambar Arab-Inggris-Indonesia untuk anak & pemula oleh Murodh Nurikhsan, berikut adalah bacaan doa sesudah wudhu lengkap dengan bahasa Arab, Latin, dan terjemahannya.

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَوَجْعَلْنِىْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Asyhadu allaa ilaaha illallah wahdahu laa syariikalahu . Wa asyhadu anna Muhammadan’abduhu wa rasuuluhu Allahumma-j alnii minattabinna waj alnii minal mutathohiirina waj alnii min ‘ibadatishalihin.

Artinya: "Saya bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah yang esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah jadikanlah saya orang yang ahli taubat, dan jadikanlah saya orang yang suci, dan jadikanlah saya dari golongan hamba-hamba Mu yang shaleh."

Tata Cara Wudhu

Illustrasi Wudhu. Foto: Adobe Stock

Tata cara wudhu seperti yang diterangkan oleh Saiful Anwar Al Batwy dalam buku Dahsyatnya Air Wudhu adalah sebagai berikut:

  1. Niat untuk berwudhu dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berikut bacaannya:

    نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

    Nawaitul whuduua liraf'il hadatsil asghari fardal lillaahi ta'aalaa

    Artinya: "Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardhu karena Allah Ta'ala."

  2. Cuci tangan hingga pergelangan tangan sebanyak tiga kali.

  3. Berkumur tiga kali.

  4. Membersihkan hidung dengan memasukkan air ke dalamnya sebanyak tiga kali.

  5. Ambillah air wudhu dengan tangan kanan kemudian basuhlah wajah Anda dengan air tersebut dimulai dari tempat tumbuhnya rambut di dahi hingga ujung janggut. Membasuh wajah disyaratkan dari atas ke bawah.

  6. Lalu ambillah air dengan tangan kiri dan basuhlah tangan kanan dimulai dari siku-siku hingga ujung jari-jari. Membasuh tangan kanan disyaratkan dari atas ke bawah.

  7. Setelah itu, ambillah air dengan tangan kanan dan basuhlah tangan kiri dari siku-siku hingga ujung jari-jari. Membasuh tangan kiri juga disyaratkan dari atas ke bawah.

  8. Usap kepala mulai dengan tangan di depan kepala, bawa ke belakang kepala dan kemudian kembali ke depan lagi.

  9. Usap telinga dengan meletakkan jari telunjuk di telinga dan usap bagian belakang dengan ibu jari.

  10. Cuci kaki tiga kali hingga mata kaki, pastikan untuk menyeka sela-sela jari kaki dengan jari kelingking. Jangan lupakan bagian belakang pergelangan kaki.

  11. Akhiri wudhu dengan membaca doa sesudah wudhu di atas.

Hal-Hal yang Membatalkan Wudhu

Illustrasi Wudhu. Foto: Pixabay

Diterangkan dalam kitab berjudul al-Ghoyatu wat Taqrib karangan Abi Suja bahwa ada enam hal yang dapat membatalkan wudhu, yaitu:

  1. Sesuatu yang keluar dari dua jalan (kemaluan depan dan belakang);

  2. Tidur tidak dalam keadaan duduk;

  3. Hilangnya akal karena mabuk atau sakit;

  4. Bersentuhan (kulit) pria dan wanita yang bukan mahram tanpa penghalang;

  5. Menyentuh kemaluan manusia dengan telapak tangan;

  6. Menyentuh lubang dubur manusia.

(NDA)