Doa Setelah Wudhu Muhammadiyah beserta Tata Caranya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa setelah wudhu Muhammadiyah termasuk salah satu sunnah yang bisa diamalkan umat Muslim. Meski hukumnya tidak wajib, membaca doa setelah wudhu memiliki banyak keutamaan.
Wudhu atau thaharah merupakan syarat sah sholat. Karena itu, berwudhu harus dilakukan sesuai syariat dengan menyempurnakan rukun-rukunnya.
Selain menyempurnakan rukun wudhu, setiap Muslim juga dianjurkan mengerjakan sunnah thaharah sesuai ajaran Rasulullah SAW untuk mendapatkan pahala.
Di antara sunnah thaharah yang paling utama adalah membaca doa selesai wudhu. Lantas, bagaimana bacaan doa setelah berwudhu? Simak informasinya dalam ulasan berikut.
Doa Setelah Wudhu Muhammadiyah
Dikutip dari buku Ringkasan Fikih Sunnah Sayyid Sabiq yang ditulis oleh Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya Al Faifi, doa setelah wudhu memiliki banyak keutamaan.
Keutamaan membaca doa selesai wudhu dijelaskan Rasulullah dalam beberapa hadis. Orang yang membaca doa selesai wudhu akan diberikan ampunan dan dibukakan untuknya 8 pintu surga. Ini dilandaskan pada hadis shahih riwayat Muslim.
Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Tidaklah seseorang di antara kalian berwudhu lalu dia menyempurnakannya dan membaca doa, melainkan dibukakan baginya 8 pintu surga. Dan dia bisa masuk dari mana saja”.
Tak hanya itu, membaca selesai wudhu juga akan membuat seseorang mendapatkan rahmat dan kasih sayang Allah yang tidak akan terputus hingga Hari Kiamat. Sebagaimana yang dijelaskan Rasulullah dalam hadis riwayat Thabrani dalam Al Ausath.
Bacaan doa selesai wudhu ada beberapa macam. Doa selesai wudhu Muhammadiyah adalah salah satunya. Berikut ini bacaan doa selesai wudhu Muhammadiyah yang dilandaskan pada hadis.
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
Asyhadu an laa ilaaha illallah wahdahuu laa syariikalah. Wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu warasuuluh.
Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan utusan-Nya.
Tata Cara Wudhu
Dikutip dari buku digital Tuntunan Thaharah oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah DIY, tata cara berwudhu sebagai berikut :
Membaca niat
Membasuh kedua telapak tangan sebanyak tiga kali
Bersiwak atau menggosok gigi
Menghisap air dari telapak tangan lalu berkumur-kumur dan menyemburkannya. Kemudian sempurnakan dengan istinsqaq dengan mengirup air dengan hidup.
Membasuh wajah tiga kali dengan mengusap seluruh sudut mata serta menyela-nyelai jenggot.
Membasuh kedua tangan sampai siku tiga kali dengan mendahulukan tangan kanan. Gosok bagian lengan dan sela-sela jari.
Mengusap kepala satu kali dengan cara menjalankan kedua telapak tangan dimulai dari ujung kepala, hingga tengkuk, dan mengem balikannya pada posisi semula.
Membersihkan kedua telinga dengan menggosoknya menggunakan ibu jari dan telunjuk.
Membasuh kedua kaki beserta kedua mata kaki sebanyak tiga kali dengan mendahulukan kaki kanan.
Membaca doa setelah selesai wudhu.
(GLW)
Baca juga: Hal yang Membatalkan Wudu Menurut Malikiyah dan Syafiiyah
