Konten dari Pengguna

Dwi Satya dan Dwi Darma Pramuka Siaga yang Perlu Diamalkan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pramuka adalah organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Pramuka adalah organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia. Foto: Unsplash.com

Pramuka adalah singkatan dari Pramuka (Praja Muda Karana), yang berarti "Pemuda yang Gemar Berkarya". Pramuka merupakan organisasi kepanduan di Indonesia yang bertujuan untuk membentuk karakter dan keterampilan anak-anak serta remaja melalui kegiatan yang mendidik dan bermanfaat.

Pramuka terdiri dari beberapa tingkatan yang dibedakan berdasarkan usia dan keterampilan yang dimiliki seseorang dimulai dari siaga. Pada tingkatan Siaga, seorang anggota perlu mengembangkan kompetensinya.

Kompetensi yang perlu dikembangkan oleh seorang Siaga adalah mengenal, memahami, dan mengamalkan Dwi Satya dan Dwi Darma Pramuka Siaga. Apa yang dimaksud dengan Dwi Satya dan Dwi Darma Pramuka Siaga? Berikut penjelasannya.

Pengertian Siaga dalam Pramuka

Siaga adalah nama untuk kelompok Pramuka yang terdiri anak-anak 7-10 tahun. Foto: Unsplash.com

Menurut Sukiyat dalam buku Pendidikan Kepramukaan Berbasis Pendidikan Karakter, Siaga adalah kelompok Pramuka yang terdiri dari anak-anak berusia 7 hingga 10 tahun.

Tingkat pertama dalam Pramuka ini dirancang khusus untuk anak-anak usia ini. Pendidikan Pramuka tingkat Siaga bertujuan untuk mengajarkan nilai-nilai dasar Pramuka dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka.

Warna dasar Siaga adalah hijau yang melambangkan kesuburan dan kehijauan alam. Hijau menggambarkan pertumbuhan dan perkembangan, seperti bagaimana anak-anak di usia ini tumbuh dan belajar.

Siaga terdiri dari tiga tingkatan, yakni Siaga Mula, Siaga Bantu, dan Siaga Tata. Setiap tingkatan memiliki standar kompetensi yang berbeda-beda, di antaranya:

  • Siaga Mula: Mengenal Dwisatya dan Dwidarma

  • Siaga Bantu: Memahami Dwisatya dan Dwidarma

  • Siaga Tata: Mengamalkan Dwisatya dan Dwidarma

Baca Juga: Tujuan Kegiatan Mencintai dan Mengenal Lingkungan bagi Pramuka Siaga

Dwi Satya dan Dwi Darma Pramuka Siaga

Dwi Satya dan Dwi Darma adalah janji dan aturan dasar yang menjadi pedoman setiap tindakan dan perilaku pramuka Siaga. Foto: Unsplash.com

Sebagai anggota, seorang Pramuka Siaga harus menaati Dwi Satya dan Dwi Darma, yaitu janji dan aturan dasar yang menjadi pedoman setiap tindakan dan perilaku pramuka Siaga.

Satya dalam Pramuka adalah janji setia yang harus dipegang oleh semua anggota. Secara sederhana, satya berarti "kesetiaan." Ini berarti setiap anggota Pramuka berjanji untuk selalu setia dan mengikuti nilai-nilai Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.

Darma sendiri merujuk pada Kode Kehormatan Pramuka yang berupa ketentuan moral yang harus diikuti oleh anggota Pramuka. Aturan ini membantu anggota Pramuka untuk memiliki perilaku yang baik dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Mengutip buku Panduan Pramuka Siaga karya Agus S. Dani dan Budi Anwari, berikut adalah bunyi dari Dwi Satya dan Dwi Darma Pramuka Siaga:

Dwi Satya

  • Demi kehormatanku aku berjanji akan bersunguh-sungguh akan menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan mengikuti tata krama keluarga.

  • Setiap hari berbuat kebaikan.

Dwi Darma

  • Siaga berbakti kepada ayah bunda.

  • Siaga berani dan tidak putus asa.

Dwi Satya dan Dwi Darma ini harus dipenuhi dan dipatuhi oleh setiap anggota Pramuka Siaga. Dengan menjalankan janji dan kewajiban ini, anak-anak Siaga tidak hanya belajar tentang nilai-nilai Pramuka tetapi juga mengembangkan karakter dan sikap yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

(SAI)