Konten dari Pengguna

Efektivitas atau Efektifitas, Mana yang Benar Penulisannya Menurut KBBI?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penulisan efektivitas atau efektifitas dalam buku. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penulisan efektivitas atau efektifitas dalam buku. Foto: Shutter Stock

Efektivitas atau efektifitas merupakan kata bahasa Indonesia yang sering dijumpai dalam percakapan lisan maupun tulisan sehari-hari. Secara bahasa, kedua kata ini mengandung arti yang sama, yakni keefektifan.

Meski sering digunakan dalam percakapan, sebagian orang menganggap bahwa kata baku yang tepat dalam KBBI adalah efektifitas. Di sisi lain, ada pula yang menuliskan efektivitas saat berkomunikasi.

Lantas, bagaimana penulisan yang benar sesuai kaidah bahasa Indonesia, efektivitas atau efektifitas? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan berikut.

Baca juga: Utang atau Hutang, Mana yang Baku Menurut KBBI?

Efektivitas atau Efektifitas?

Ilustrasi KBBI. Foto: Shutter Stock

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata yang baku dan disahkan sebagai ejaan bahasa Indonesia adalah efektivitas. Sedangkan, kata efektifitas merupakan bentuk tidak bakunya.

Kata tersebut berasal dari kata dasar efektif yang mengandung arti ada efeknya (akibatnya, pengaruhnya, kesannya). Efektivitas juga memiliki makna serupa dengan keefektifan, yaitu keadaan berpengaruh; hal berkesan.

Meski demikian, efektivitas sejatinya merupakan kata yang diserap langsung dari kata bahasa Inggris effectiveness. Karena itu penulisannya jadi efektiv + itas, bukan efektif + itas.

Baca juga: Menunjukkan atau Menunjukan, Mana yang Benar menurut KBBI?

Penulisan Unsur Serapan dalam Bahasa Indonesia

Ilustrasi buku. Foto: Shutter Stock

Berbagai kata dalam bahasa Indonesia menyerap unsur dari beragam bahasa, baik dari bahasa daerah maupun bahasa asing. Kata efektivitas yang sebelumnya dibahas merupakan contoh kata serapan dari bahasa Inggris.

Dijelaskan dalam Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD) Edisi Kelima, unsur serapan dalam bahasa Indonesia ditulis dengan aturan sebagai berikut:

1. Gabungan huruf aa (Belanda) menjadi a

Contoh:

  • Baal menjadi bal

  • Octaaf menjadi oktaf

  • Paal menjadi pal

2. Gabungan huruf ae yang bervariasi dengan e menjadi e

Contoh:

  • Aesthetics atau esthetic menjadi estetika

  • Haemoglobin atau hemoglobin menjadi hemoglobin

  • Palaeography atau paleography menjadi paleografi

3. Gabungan huruf ae yang tidak bervariasi dengan e tetap ae

Contoh:

  • Aerobe menjadi aerob

  • Aerosol tetap aerosol

  • Taekwondo (korea) tetap taekwondo

4. Huruf c (Inggris) yang diikuti a, o, u, atau konsonan menjadi k

Contoh:

  • Catalyst menjadi katalis

  • Construction menjadi konstruksi

  • Consul menjadi konsul

  • Cluster menjadi kluster

  • Crystal menjadi kristal

5. Huruf c yang diikuti e, i, oe, atau y menjadi s

Contoh:

  • Cent menjadi sen

  • Central menjadi sentral

  • Circulation menjadi sirkulasi

  • Circus menjadi sirkus

  • Cyber menjadi siber

  • Cylinder menjadi silinder

6. Gabungan huruf cc yang diikuti o, u, atau konsonan menjadi k

Contoh:

  • Accommodation menjadi akomodasi

  • Acculturation menjadi akulturasi

  • Accreditation menjadi akreditasi

7. Gabungan huruf cc yang diikuti e dan i menjadi ks

Contoh:

  • Accent menjadi aksen

  • Accessory menjadi aksesori

  • Accidental menjadi aksidental

  • Vaccine menjadi vaksin

Baca juga: Objek atau Obyek, Mana yang Benar Menurut KBBI?

8. Gabungan huruf ch yang diikuti a, o, atau konsonan menjadi k

Contoh:

  • Charisma menjadi karisma

  • Mechanic menjadi mekanik

  • Chorus menjadi korus

  • Technique menjadi teknik

9. Gabungan huruf ck menjadi k

Contoh:

  • Check menjadi cek

  • Racket menjadi raket

  • Ticket menjadi tiket

10. Gabungan huruf ct pada akhir kata menjadi k

Contoh:

  • Abstract menjadi abstrak

  • Contact menjadi kontak

  • Contract atau kontrak

11. Konsonan ganda diserap menjadi konsonan tunggal

Contoh:

  • Accu menjadi aki

  • Ballet menjadi balet

  • Effect menjadi efek

  • Espresso menjadi espreso

  • Pizza menjadi piza

  • Ummat menjadi umat

12. Gabungan huruf ea yang dilafalkan /i/ menjadi i

Contoh:

  • Cream menjadi krim

  • Gear menjadi gir

  • Team menjadi tim

13. Gabungan huruf ou yang dilafalkan /u/ menjadi u

Contoh:

  • Contour menjadi kontur

  • Coupon menjadi kupon

  • Souvenir menjadi suvenir

14. Gabungan huruf ph menjadi f

Contoh:

  • Microphone menjadi mikrofon

  • Phase menjadi fase

  • Spectograph menjadi spektograf

15. Huruf q menjadi k

Contoh:

  • Aquarium menjadi akuarium

  • Equator menjadi ekuator

  • Frequency menjadi frekuensi

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Apa itu efektif?
chevron-down

Dalam KBBI, efektif mengandung arti ada efeknya (akibatnya, pengaruhnya, kesannya).

Apa yang dimaksud dengan efektivitas?
chevron-down

Efektivitas memiliki makna serupa dengan keefektifan, yaitu keadaan berpengaruh; hal berkesan.

Bagaimana penulisan cluster dalam bahasa Indonesia?
chevron-down

Huruf c (Inggris) yang diikuti a, o, u, atau konsonan menjadi k, sehingga cluster menjadi kluster.