Eunoia Artinya Apa? Ini Penjelasan dan 30 Istilah Bermakna Indah Lainnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada banyak istilah dalam bahasa Indonesia dengan makna yang indah, tapi jarang diketahui orang. Salah satu istilah yang jarang digunakan adalah eunoia.
Eunoia merupakan kata serapan yang berasal dari bahasa Yunani. Dikutip dari Aristotle's Rhetoric: An Art of Character oleh Eugene Garver (1994: 114), eunoia artinya pemikiran yang indah atau pemikiran yang baik. Kata ini dapat dilafalkan dengan "yunoya".
Seorang filsuf Yunani, Aristoteles, mendefinisikan eunoia sebagai perasaan dan niat baik yang dimiliki seseorang, di mana perasaan tersebut menjadi dasar dalam membangun hubungan dengan orang lain.
Tidak hanya eunoia, ada banyak istilah lainnya dalam bahasa Indonesia yang memiliki makna indah dan mendalam. Apa saja istilah-istilahnya?
Baca Juga: Istilah Bermakna Lebih dari Satu dalam Bahasa Indonesia
Istilah Bahasa Indonesia yang Memiliki Makna Indah
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa istilah dalam bahasa Indonesia yang bermakna indah.
Derana, yakni tidak lekas patah hati, putus asa, serta tahan dan tabah ketika mengalami suatu penderitaan.
Kusala, yakni hadiah atau penghargaan yang diberikan untuk pencapaian istimewa di bidang tertentu.
Elegi, yakni syair yang menceritakan dukacita.
Jatmika, yakni sopan santun yang berkaitan tentang tingkah laku, gerak-gerik, dan semacamnya.
Metanoia, yakni perjalanan yang mengubah pikiran, hati, diri, dan cara hidup.
Sabitah, yakni bintang-bintang yang memiliki posisi tetap sebagai penunjuk arah.
Nayanika, yakni mata yang indah dan memancarkan daya tarik.
Adiwidia, yakni pengetahuan yang paling tinggi.
Bestari, yakni luas dalam pengetahuan, berpendidikan baik, dan baik budi pekerti.
Nuraga, yakni simpati atau berbagi rasa.
Saujana, yakni sejauh mata memandang.
Arunika, yakni cahaya matahari terbit.
Meraki, yakni melakukan sesuatu dengan cinta, kreativitas, dan sepenuh jiwa.
Kenes, yakni lincah, menawan hati, banyak bicara, banyak tingkah yang menyenangkan, serta suka bergaya dan bertingkah laku dibuat-buat supaya menarik perhatian.
Gemintang, yakni susunan bintang atau peta bintang.
Mangata, yakni bayangan bulan di air yang terbentuk seperti jalan.
Pendar, yakni cahaya yang tampak pada permukaan laut saat malam hari.
Litani, doa yang diucapkan bersama-sama.
Senandika, yakni wacana seorang tokoh dalam karya sastra dengan dirinya sendiri di dalam drama yang dipakai untuk mengungkapkan perasaan, firasat, dan konflik batin yang paling dalam dari tokoh tersebut.
Lazuardi, yakni permata berwarna biru kemerahan dan warna biru muda langit.
Nirmala, yakni tanpa cacat cela, bersih, suci, dan tidak bernoda.
Asmaraloka, yakni dunia (alam) cinta kasih.
Menjura, yakni membungkuk dengan menangkupkan kedua tangan (dengan maksud menghormat).
Swastamita, yakni pemandangan indah saat matahari terbenam.
Lindap, yakni redup, mendung, dan teduh.
Serendipiti, yakni menemukan sesuatu yang menyenangkan saat tidak bermaksud mencarinya.
Petrikor, yakni aroma harum tanah kering saat terkena hujan.
Mudita, yakni perasaan bahagia melihat kebahagiaan atau kesuksesan orang lain.
Renjana, yakni perasaan yang kuat, seperti rasa rindu, cinta kasih, berahi, dan sebagainya.
Sanubari, yakni jantung hati, hati nurani, atau perasaan batin.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Kata eunoia berasal dari bahasa apa?

Kata eunoia berasal dari bahasa apa?
Eunoia merupakan kata serapan yang berasal dari bahasa Yunani.
Apa arti metanoia?

Apa arti metanoia?
Metanoia yakni perjalanan yang mengubah pikiran, hati, diri, dan cara hidup.
Apa arti mangata?

Apa arti mangata?
Mangata yakni bayangan bulan di air yang terbentuk seperti jalan.
