Konten dari Pengguna

Fabima Rahmatin Minallahi Linta Lahum: Perintah untuk Berlaku Lemah Lembut

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Illustrasi fabima rahmatin minallahi linta lahum. Foto: Adobe Stock
zoom-in-whitePerbesar
Illustrasi fabima rahmatin minallahi linta lahum. Foto: Adobe Stock

Fabima rahmatin minallahi linta lahum merupakan penggalan bacaan surat Ali Imran ayat 159. Lafadz ini memiliki arti “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka”.

Ali Muhdi menerangkan dalam buku Pesantren Vis A Vis Islam Puritan bahwa makna dari lafadz fabima rahmatin minallahi linta lahum adalah ajaran kepada umat Islam untuk selalu bersikap lemah lembut.

Islam datang ke dunia untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam, baik kepada manusia maupun lingkungan di sekitarnya. Selain itu, Allah SWT juga sangat menyukai orang yang berlaku lemah lembut. Hal ini ditegaskan dalam firman-Nya yang berbunyi:

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ

Artinya: “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.” (QS. Ali Imran: 159)

Fabima Rahmatin Minallahi Linta Lahum

Illustrasi fabima rahmatin minallahi linta lahum. Foto: Adobe Stock

Mengutip buku Islam Agama Cinta Damai: Upaya Menepis Radikalisme Beragama oleh Drs. H. Ali Muhtarom dkk, sikap lemah lembut yang dimaksud dalam lafadz fabima rahmatin minallahi linta lahum adalah memberi maaf orang yang melakukan kesalahan dan juga memohonkan maafnya kepada Allah SWT.

Sikap lemah lembut juga selalu dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Pada suatu hari, beliau bersama para pengikutnya sedang melakukan hijrah ke Mekkah. Sesampainya di Mekkah, mereka tidak mendapat sambutan hangat dari masyarakat di sana.

Beliau dan para pengikutnya malah disambut dengan lemparan batu yang membuat banyak pengikut Rasulullah terluka hingga mengeluarkan darah. Bahkan, empat gigi Nabi SAW juga tanggal karena lemparan tersebut.

Meski begitu, Rasulullah tidak memiliki dendam kepada masyarakat Mekkah. Ia justru memintakan maaf sekaligus mendoakan mereka agar diampuni dan diberi hidayah oleh Allah SWT.

Isi Kandungan Surat Ali Imran Ayat 59

Alquran. Foto: Adobe Stock

Berikut isi kandungan surat Ali Imran ayat 159 yang dikutip dari buku Pesantren Vis A Vis Islam Puritan oleh Ali Muhdi:

  1. Nabi Muhammad SAW memiliki sifat lemat lembut yang merupakan berkat dari Allah.

  2. Seseorang yang menginginkan sifat lemah lembut harus meminta kepada Allah dan berusaha mendapatkan rahmat-Nya.

  3. Manusia akan menjauh dari orang yang suka berkata kasar dan berhati keras.

  4. Rasulullah memiliki sifat pemaaf, suka bermusyawarah, dan tawakkal.

  5. Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk memaafkan orang lain dan mengutamakan musyawarah.

  6. Allah SWT mencintai hambanya-Nya yang bertawakkal.

(NDA)