Konten dari Pengguna

Fenomena Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Indonesia, Catat Waktunya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi Gerhana Bulan Total. Foto: Reuters/Jose Cabezas
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi Gerhana Bulan Total. Foto: Reuters/Jose Cabezas

Fenomena Gerhana bulan total (GBT) atau yang kerap dijuluki Blood Moon akan menghiasi langit Indonesia pada 3 Maret 2026. Peristiwa langka ini terasa semakin istimewa karena berlangsung di tengah suasana Ramadhan 1447 H.

Berdasarkan informasi dari National Aeronautics and Space Administration (NASA), gerhana terjadi saat Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus yang sempurna. Pada posisi tersebut, cahaya Matahari terhalang oleh Bumi sehingga tidak seluruhnya mencapai permukaan bulan.

Ketika memasuki fase puncak, bulan akan sepenuhnya berada di dalam bayangan inti Bumi dan tampak berwarna merah jika langit cerah. Di Indonesia, fenomena ini dapat disaksikan sejak sore hingga malam hari, selama kondisi cuaca mendukung.

Agar tidak melewatkan momen langka ini, berikut jadwal lengkap gerhana bulan total 3 Maret 2026 yang bisa Anda sesuaikan dengan waktu di wilayah masing-masing.

Jadwal Fase Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

Ilustrasi Gerhana Bulan Total. Foto: Makna Zaezar/ANTARA FOTO

Proses gerhana pada Selasa, 3 Maret 2026 akan berlangsung melalui sejumlah fase, mulai dari awal kemunculan bayangan penumbra hingga gerhana benar-benar berakhir. Waktu terjadinya di tiap daerah bisa berbeda-beda, menyesuaikan dengan zona waktu masing-masing wilayah di Indonesia.

Dikutip dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), berikut rincian jadwal gerhana bulan total dalam zona WIB, WITA, dan WIT:

  • Gerhana Penumbra Mulai (P1): 15.42.44 WIB / 16.42.44 WITA / 17.42.44 WIT

  • Gerhana Sebagian Mulai (U1): 16.49.46 WIB / 17.49.46 WITA / 18.49.46 WIT

  • Gerhana Total Mulai (U2): 18.03.56 WIB / 19.03.56 WITA / 20.03.56 WIT

  • Puncak Gerhana: 18.33.39 WIB / 19.33.39 WITA / 20.33.39 WIT

  • Gerhana Total Berakhir (U3): 19.03.23 WIB / 20.03.23 WITA / 21.03.23 WIT

  • Gerhana Sebagian Berakhir (U4): 20.17.33 WIB / 21.17.33 WITA / 22.17.33 WIT

  • Gerhana Penumbra Berakhir (P4): 21.24.35 WIB / 22.24.35 WITA / 23.24.35 WIT

Secara keseluruhan, durasi gerhana dari awal fase penumbra hingga akhir mencapai 5 jam 41 menit 51 detik. Sementara itu, fase totalitas, ketika bulan sepenuhnya tertutup bayangan inti (umbra) akan berlangsung selama 59 menit 27 detik.

Tips Melihat Gerhana Bulan Total dengan Aman

Fenomena alam gerhana bulan terlihat di langit Jakarta. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Berbeda dengan gerhana matahari, gerhana bulan total sangat aman dilihat dengan mata telanjang tanpa alat pelindung khusus. Mengutip laman Time and Date, berikut beberapa tips melihat gerhana bulan total agar lebih maksimal:

1. Pilih lokasi dengan minim polusi cahaya

Carilah tempat yang gelap dan jauh dari sorot lampu perkotaan supaya warna merah bulan tampak lebih jelas dan kontras.

2. Datangi area yang terbuka atau lebih tinggi

Rooftop, pantai, lapangan luas, atau perbukitan menjadi pilihan ideal karena pandangan ke langit tidak terhalang bangunan maupun pepohonan.

3. Manfaatkan alat bantu optik

Penggunaan teropong (binokular) atau teleskop dapat membantu Anda melihat detail permukaan dan kawah bulan saat fase totalitas berlangsung.

Baca Juga: Fenomena Langit 2026: Ada Parade Enam Planet hingga Gerhana Bulan Total

(ANB)