Konten dari Pengguna

Filsafat: Pengertian, Manfaat, Karakteristik, dan Cabang Ilmunya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi filsafat. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi filsafat. Foto: pixabay

Secara etimologi, filsafat berasal dari bahasa Yunani “philos” yang berarti cinta dan “sophia” yang berarti kebijaksanaan. Sedangkan secara terminologi, fiosofi adalah ilmu pengetahuan untuk mencapai kebenaran asli melalui cinta dan kebijaksanaan.

Prof. Dr. H.R. Otje Salman dalam buku Filsafat Hukum (2009) menyatakan, filsafat termasuk analisis logis yang menjelaskan tentang arti sebuah konsep. Di dalamnya, dibahas problema-problema yang berkaitan dengan hidup manusia.

Tujuan filsafat yaitu untuk mengumpulkan pengetahuan manusia sebanyak mungkin, mengajukan kritik dan menilai pengetahuan, serta mengatur semua permasalahan yang ada dengan solusi yang sistematis.

Filsafat memiliki beberapa cabang ilmu utama seperti ontologi, epistimologi, aksiologi (pengetahuan tentang nilai), dan moral. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang filsafat selengkapnya yang bisa Anda simak.

Apa Itu Filsafat?

Pertanyaan tentang apa itu filsafat sering kali muncul di benak sebagian orang. Pada dasarnya, filsafat adalah ilmu yang menjadi pangkal dari segala pengetahuan yang ada di dunia. Filsafat mengandung empat unsur penting ilmu pengetahuan, yakni terkait metafisika, agama, etika, dan antropologi.

Ilustrasi filsafat. Foto: pixabay

Dijelaskan dalam buku Filsafat Ilmu Pengetahuan karya Dr. Ismail Marzuki, dkk., filsafat itu berorientasi pada hidup dan alam semesta. Seseorang yang mempelajari teori filsafat akan mendalami metode berpikir secara reflektif dan mengutamakan penyelidikan rasional.

Dari definisi yang disebutkan, terlihat bahwa kajian filsafat itu cukup rumit. Kesimpulannya, filsafat adalah teori berpikir secara mendalam, sistematis, radikal, dan universal dalam rangka mencari kebenaran, inti, atau hakikat mengenai segala sesuatu yang ada.

Baca juga: 5 Rekomendasi Buku Filsafat yang Cocok untuk Pemula

Manfaat Filsafat

Manfaat filsafat bisa dibagi menjadi dua kategori, yakni secara umum dan khusus. Manfaat secara umum biasanya dirasakan oleh orang yang belajar filsafat, sehingga ia mampu memecahkan masalah-masalah yang dialaminya secara kritis

Sedangkan manfaat secara khusus bisa dirasakan oleh semua orang yang ada di suatu lingkungan. Manfaat ini biasanya tidak terikat dengan ruang dan waktu.

a. Manfaat umum

Para filsuf memiliki pandangannya sendiri dalam mendefinisikan manfaat filsafat secara umum. Mengutip buku Filsafat Ilmu karya Dr. Iman Jauhari, dkk (2020), berikut uraiannya:

  • Plato beranggapan bahwa berpikir kritis adalah nikmat yang luar biasa. Sehingga menurutnya, filsafat bisa diberi predikat sebagai keinginan yang maha berharga.

  • Rene Descrates yang masyhur sebagai pelopor filsafat modern abad ke-17 pernah berkata “cogito ergo sum” yang artinya "karena berpikir maka saya ada". Menurutnya, hakikat utama keberadaan manusia adalah karena ilmu filsafat.

  • Alfred North Whitehead seorang filsuf modern mengatakan bahwa filsafat adalah kesadaran dan pandangan jauh ke depan, suatu kesadaran akan hidup, dan kesadaran akan kepentingan yang memberi semangat kepada seluruh usaha peradaban.

Ilustrasi filsafat. Foto: pixabay

b. Manfaat khusus

Secara khusus, ada lima manfaat filsafat yang bisa dirasakan tiap individu atau kelompok, yaitu:

  • Filsafat membantu setiap individu untuk berpikir terbuka dan kritis, sehingga ia tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal yang negatif atau merugikan.

  • Filsafat merupakan sarana yang baik untuk menggali kembali kekayaan budaya, tradisi, dan keinginan untuk mengaktualisasikannya.

  • Sebagai kritis ideologi, di mana filsafat membangun kesanggupan untuk mendeteksi dan membuka kedok ideologis berbagai bentuk ketidakadilan sosial dan pelanggaran terhadap martabat dan hak asasi manusia.

  • Filsafat merupakan dasar paling luas untuk berpartisipasi secara kritis dalam kehidupan intelektual bangsa.

  • Filsafat menyediakan dasar dan sarana untuk berdialog di antara agama yang ada di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk membangun masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

Baca juga: Filsafat Ilmu: Pengertian, Ruang Lingkup, dan Cabangnya

Karakteristik Filsafat

Para ahli telah menguraikan karakteristik filsafat menurut pandangannya masing-masing. Menurut John Losee dan Ali Mundhofir, karakteristik filsafat dapat dipaparkan menjadi:

  • Filsafat berpikir secara kritis.

  • Filsafat berpikir dalam bentuknya yang sistematis.

  • Filsafat menghasilkan sesuatu yang runtut.

  • Filsafat berpikir secara rasional.

  • Filsafat bersifat komprehensif atau menyeluruh.

  • Filsafat berpikir secara radikal, universal, konseptual, koheren, bebas, dan bertanggung jawab.

Ilustrasi filsafat. Foto: pixabay

Cabang Filsafat

Yang dimaksud dengan cabang adalah bagian yang termasuk dalam ilmu filsafat. Bagian ini memiliki konsep dasar tersendiri sebagaimana disebutkan dalam buku Pendidikan Pancasila: Perspektif Sejarah Perjuangan Bangsa karangan Panji Setijo:

  • Metafisika, yaitu cabang filsafat yang membahas dan melukiskan hal-hal yang bereksistensi di balik fisis. Hal ini meliputi bidang-bidang ontologi, kosmologi, dan antropologi secara keseluruhan.

  • Epistimologi, yaitu cabang filsafat yang berkaitan dengan permasalahan hakikat dari ilmu pengetahuan.

  • Metodologi, yaitu filsafat yang membahas tentang hakikat metode atau metodologi dalam ilmu pengetahuan.

  • Logika, yaitu cabang filsafat yang berkaitan dengan persoalan cara berpikir atau filsafat berpikir, tentang rumus atau dalil, dan penalaran tentang hal yang berkaitan dengan benar-salah atau baik-buruk.

  • Estetika, yaitu cabang filsafat yang berkaitan dengan pemecahan konsep-konsep yang mengandung nilai keindahan atau estetik.

  • Etika, yaitu cabang filsafat yang berkaitan dengan moralitas dan tingkah laku manusia beserta tindakan-tindakan yang biasa dilakukannya.

Baca juga: Makna Filsafat Pancasila, Sistem Mendasar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan filsafat?

chevron-down

Filsafat adalah analisis logis yang menjelaskan tentang arti sebuah konsep. Di dalamnya, dibahas problema-problema yang berkaitan dengan hidup manusia.

Apa karakteristik filsafat?

chevron-down

Filsafat berpikir secara radikal, universal, konseptual, koheren, bebas, dan bertanggung jawab.

Apa saja cabang ilmu filsafat?

chevron-down

Epistimologi, Metodologi, Logika, Estetika, dan Etika.