Konten dari Pengguna

Guru Gatra dalam Macapat Jawa, Apa Artinya?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Guru Gatra dalam Macapat Jawa. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Guru Gatra dalam Macapat Jawa. Foto: Pexels

Guru gatra yaiku cacahing larik utawa baris saben bait. Dalam bahasa Indonesia, artinya adalah: guru gatra itu jumlah baris dalam sebuah lagu.

Guru gatra adalah rangkaian aturan yang terdapat dalam tembang macapat Jawa. Macapat sendiri merupakan hasil kebudayaan berupa puisi rakyat yang penyebarannya dilakukan secara lisan dari generasi ke generasi.

Ada juga istilah guru lagu dan guru wilangan. Mengutip buku Bahasa Jawa oleh Gunawan, arti dari guru lagu adalah jatuhnya persamaan bunyi sajak dalam setiap larik (baris). Sedangkan guru wilangan yaiku cacahing wanda ing saben gatra adalah banyaknya jumlah suku kata dalam setiap larik (baris).

Contoh Guru Gatra

Ilustrasi guru gatra tembang macapat Jawa. Foto: Pixabay

Macapat Maskumambang

Apan kaya mangkono watekkaneki, *baris 1

Sanadyan wong tuwa, *baris 2

Yen duwe watek tan becik *baris 3

Miwah tindak tan prayoga *baris 4

Kesimpulan: dalam 1 lagu di atas mempunyai 4 baris (gatra)

Macapat Mijil (1)

Madya ratri kentarnya mangikis, *baris 1

Sira Sang lir sinom, *baris 2

Saking taman miyos butulane, *baris 3

Datan wonten cethine udani, *baris 4

Lampahe lestari, *baris 5

Wus ngambah marga Gung. *baris 6

Kesimpulan: dalam lagu mijil mempunyai 6 baris (gatra)

(AFM)

Baca juga: Cacahe Tembang Macapat Beserta Wataknya dalam Budaya Jawa