Konten dari Pengguna

Hari Baik untuk Memulai Usaha Menurut Weton, Begini Cara Menghitungnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi memulai usaha menurut ramalan weton. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi memulai usaha menurut ramalan weton. Foto: Pexels

Meski zaman terus berubah, kepercayaan sebagian masyarakat Jawa terhadap primbon tetap dipertahankan hingga saat ini. Ramalan dalam primbon umumnya didasarkan pada perhitungan weton, yang menggabungkan hari kelahiran seseorang dengan pasaran yang bersangkutan.

Masyarakat Jawa menggunakan perhitungan hari dari weton untuk menentukan waktu yang tepat dalam melakukan beberapa hal, termasuk memulai usaha. Perhitungan ini diyakini dapat memengaruhi keberuntungan atau kelancaran seseorang dalam membuka usaha.

Karena itu, memilih hari yang tepat dianggap sangat penting dan tidak boleh dilakukan sembarangan. Lalu, bagaimana cara menentukan hari baik untuk memulai usaha berdasarkan weton? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Cara Menghitung Hari Baik untuk Usaha Menurut Weton

Ilustrasi cara menghitung hari baik untuk memulai usaha menurut weton. Foto: Pexels

Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, agar usaha yang dijalankan memperoleh hasil yang baik, pemilihan hari untuk memulai usaha harus dilakukan dengan cermat. Salah satu caranya adalah dengan menghitung jumlah neptu weton dari orang tersebut.

Setelah mengetahui jumlah neptu weton, langkah berikutnya adalah menggunakan metode Pancasuda untuk menentukan hari yang sesuai. Caranya dengan membagi jumlah neptu weton dengan angka 5, lalu memperhatikan sisa hasil bagi yang diperoleh.

Dikutip dari buku Wariga dan Primbon: Memahami Pertanda Kehidupan Oleh Miswanto (2024), Pancasuda dalam perhitungan ini terdiri dari lima unsur, yaitu urip, sandhang, pangan, lara, dan pati. Berikut penjelasan dari masing-masing unsur:

  • Urip (sisa 1): Usaha diprediksi akan berhasil, berkembang, dan memberi hasil yang memuaskan.

  • Sandhang (sisa 2): Usaha bisa mencukupi kebutuhan hidup, terutama dalam hal ekonomi atau materi.

  • Pangan (sisa 3): Usaha memberi penghidupan dan bisa menjadi sumber rezeki yang stabil.

  • Lara (sisa 4): Usaha berpotensi menghadapi banyak rintangan, bisa mendatangkan kesulitan atau kerugian.

  • Pati (sisa 0 atau 5): Usaha diprediksi gagal atau tidak bertahan lama.

Hari Baik untuk Memulai Usaha Menurut Weton

Ilustrasi hari baik untuk memulai usaha menurut weton. Foto: Unsplash

Dikutip dari kanal YouTube Hidayah Media Official dalam video berjudul Inilah Hari Baik untuk Usaha Dagang Menurut Primbon Jawa, berikut adalah penjelasan mengenai hari-hari yang dianggap baik untuk memulai usaha:

  • Senin: Hari yang dianggap paling tepat untuk memulai berbagai kegiatan, termasuk membuka usaha baru. Sangat disarankan bagi pemula untuk memulai usahanya di hari ini.

  • Selasa: Cocok sebagai hari awal memulai usaha, namun perjalanan usahanya mungkin tidak selalu mulus. Perlu kesiapan matang untuk menghadapi segala kemungkinan.

  • Rabu: Hampir setara dengan hari Senin, namun tidak sekuat itu. Mungkin akan ada tantangan, tetapi tetap bisa diatasi.

  • Kamis: Hari yang kurang ideal untuk memulai usaha. Siapapun yang memulainya di hari ini disarankan bersiap menghadapi hambatan.

  • Jumat: Lebih rumit dibanding hari Kamis. Hari Jumat dipercaya membawa beban emosional, seperti kekecewaan dan urusan hati yang melelahkan.

  • Sabtu: Hari yang paling tidak dianjurkan untuk membuka usaha. Dipercaya membawa banyak kesulitan dan potensi musibah dalam perjalanan usaha.

  • Minggu: Hari yang bersifat netral, tidak membawa keberuntungan besar, tapi juga tidak membawa kesialan. Hasilnya cenderung biasa saja.

Baca juga: Arti Weton Tibo Sari dalam Primbon Jawa dan Keistimewaannya

(RK)