Jadwal Misa Jumat Agung 2023 di Gereja Katedral Jakarta

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejumlah gereja telah mengumumkan jadwal misa Jumat Agung 2023, termasuk Katedral Jakarta. Pelaksanaan misa Jumat Agung di Katedral Jakarta tahun ini digelar secara online dan offline.
Melansir dari laman resminya, Katedral Jakarta menggelar misa Jumat Agung pada 7 April 2023. Misa pun digelar dengan masih menerapkan protokol kesehatan dan tidak ada buku misa Tri Hari Suci karena diganti dengan digital book.
Berikut informasi jadwal dan syarat lengkap pelaksanaan misa Jumat Agung 2023 di Gereja Katedral Jakarta? Berikut informasinya.
Jadwal Misa Jumat Agung 2023
Misa Jumat Agung di Gereja Katedral Jakarta dibagi ke dalam empat sesi. Namun tidak semua sesi dilaukan secara hybrid. Berikut rinciannya:
09.00: OFFLINE (Jalan Salib Kreatif OMK)
12.00: OFFLINE dan ONLINE
15.00: OFFLINE dan ONLINE
18.00: OFFLINE
Misa Jumat Agung disiarkan secara online di kanal YouTube Komsos Katedral Jakarta. Pendaftaran secara online dibuka khusus untuk jemaat yang mengikuti misa dalam gereja.
Namun sampai saat ini pendaftaran masih belum dibuka. Sementara bagi jemaat yang mengikuti kegiatan di plaza dan tenda secara offline, tidak perlu melakukan pendaftaran.
Bagi seluruh umat yang ingin mengikuti misa secara offline wajib menggunakan masker, berpakaian rapi dan sopan selama kegiatan berlangsung. Gerbang gereja akan ditutup 15 menit setelah misa dimulai, jadi usahakan untuk tepat waktu agar tidak ketinggalan.
Sekilas tentang Jumat Agung
Jumat Agung adalah bagian dari Tri Hari Suci atau Pekan Suci yang memiliki makna penting bagi umat Kristen dan Katolik. Merujuk buku Merayakan Keragaman karya Ibn Ghifarie, hari itu merupakan peringatan penyaliban dan wafatnya Yesus Kristus di Golgota.
Menurut Frederiek Djara Wellem buku Kamus Sejarah Gereja, itu merupakan hari Jumat sebelum Hari Paskah. Menurut kepercayaan agama Katolik dan Kristen, kematian Yesus Kristus pada hari itu untuk menebus dosa-dosa manusia.
Oleh sebab itu, hari tersebut ditetapkan sebagai hari laku tapa dan tobat. C.H. Suryanugraha, OSC., dalam buku Natal dan Paskah menjelaskan, pada hari itu umat merayakannya dengan kewajiban berpantang dan berpuasa atau biasanya disebut dengan puasa Paskah.
Dalam buku berjudul Indah Bersahaja ia mengatakan, sebelum perayaan Jumat Agung, biasanya salib utama dan patung-patung yang ada di dalam gereja akan ditutup dengan kain ungu atau merah hingga perayaan mengenang Sengsara Tuhan itu selesai.
Makna di balik penutupan itu agar panca indera manusia menahan diri atau berpuasa dari keindahan atau kemeriahan yang tercipta lewat suara logam dan alat musik instrumental maupun gambar atau patung.
Penutupan itu juga dilakukan agar umat bisa fokus pada peristiwa penyaliban Yesus Kristus hingga datangnya hari ibadah untuk mengenang Sengsara Tuhan (Jumat Agung).
Pada hari itu, gereja tidak mengadakan peryaan ekaristi melainkan sabda atau ibadah. Umat diajak untuk merenungkan kesengsaraan Tuhan, menghormati salib Kristus yang mulia, merenungkan asal-usulnya dan mendoakan keselamatan dunia pada hari tersebut.
(NSA)
Frequently Asked Question Section
Di manakah Yesus Kristus Wafat?

Di manakah Yesus Kristus Wafat?
Di Golgota.
Apa makna Jumat Agung bagi umat Kristen dan Katolik?

Apa makna Jumat Agung bagi umat Kristen dan Katolik?
Hari untuk mengenang penyaliban dan wafatnya Yesus Kristus.
Apa nama lain perayaan Jumat Agung?

Apa nama lain perayaan Jumat Agung?
Hari mengenang Sengsara Tuhan.
