Konten dari Pengguna

Jalur Mandiri Disabilitas Unhas 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas): Foto: Facebook Universitas Hasanuddin
zoom-in-whitePerbesar
Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas): Foto: Facebook Universitas Hasanuddin

Universitas Hasanuddin (Unhas) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui Jalur Mandiri Afirmasi Disabilitas. Program ini menjadi bentuk komitmen Unhas dalam menghadirkan akses pendidikan tinggi yang inklusif bagi seluruh calon mahasiswa.

Pendaftaran berlangsung mulai 11 Mei hingga 19 Juni 2026. Selama proses pendaftaran hingga tahapan seleksi, peserta afirmasi disabilitas akan didampingi oleh pakar disabilitas untuk membantu memenuhi kebutuhan masing-masing peserta.

Bagi yang ingin mengikuti jalur Mandiri Disabilitas Unhas 2026, simak syarat dan tata cara pendaftarannya secara lengkap pada uraian di bawah ini.

Syarat Jalur Mandiri Disabilitas Unhas 2026

Ilustrasi syarat jalur mandiri disabilitas Unhas 2026. Foto: Unsplash

Jalur Mandiri Afirmasi Disabilitas merupakan salah satu jalur seleksi mandiri yang ditujukan bagi calon mahasiswa penyandang disabilitas. Peserta dapat memilih dua program studi jenjang sarjana maupun sarjana terapan, kecuali Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, dan Fakultas Keperawatan.

Dikutip dari laman resmi Universitas Hasanuddin, berikut persyaratan yang harus dipenuhi:

  • Warga Negara Indonesia (WNI).

  • Penyandang disabilitas.

  • Lulusan SMA atau yang sederajat dalam tiga tahun terakhir.

  • Memiliki NISN yang terdaftar pada NPSN.

  • Lulus asesmen awal yang diselenggarakan oleh Pusat Disabilitas Unhas.

  • Belum diterima melalui jalur SNBP, SNBT, maupun jalur mandiri lainnya di Universitas Hasanuddin.

Cara Pendaftaran Jalur Mandiri Disabilitas Unhas 2026

Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas): Foto: unhas.ac.id

Dalam proses pendaftaran, peserta Jalur Mandiri Afirmasi Disabilitas tidak dikenakan biaya apa pun. Sementara itu, mahasiswa yang dinyatakan lolos nantinya akan mendapatkan ketentuan UKT/SPP yang masuk dalam UKT Kelompok 1.

Sebelum melakukan pendaftaran, terdapat sejumlah tahapan yang perlu dilalui calon peserta. Berikut prosedur lengkapnya:

1. Prosedur Asesemen Awal

Asesmen awal dilakukan untuk membantu calon mahasiswa menentukan program studi. Pada tahap ini, calon peserta perlu menghubungi Pusat Disabilitas (Pusdis) Unhas untuk mengikuti asesmen awal sebelum melakukan pendaftaran PMB melalui laman https://regpmb.unhas.ac.id.

Tahapan asesmen awal meliputi:

  • Calon peserta mengumpulkan dokumen yang diperlukan untuk mengikuti asesmen awal.

  • Pusat Disabilitas memverifikasi dokumen dan kelengkapan administrasi.

  • Pusat Disabilitas mengatur jadwal asesmen sesuai ketersediaan calon mahasiswa dan petugas.

  • Asesmen dilakukan oleh tim profesional bersama fakultas terkait untuk menilai kondisi dan kebutuhan calon mahasiswa.

  • Pusat disabilitas mencatat dan mengeluarkan sertifikat asesmen profil disabilitas dan kemampuan yang diberikan kepada calon mahasiswa untuk diunggah sebagai dokumen PMB Jalur Afirmasi Disabilitas.

2. Prosedur Pendaftaran

Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, termasuk dinyatakan lulus asesmen awal yang diselenggarakan oleh Pusat Disabilitas Unhas, peserta dapat melanjutkan proses pendaftaran dengan tahapan berikut.

  • Membuka laman pendaftaran di https://regpmb.unhas.ac.id sesuai jadwal yang ditetapkan.

  • Login menggunakan nomor handphone sebagai user ID dan password.

  • Memilih jenjang pendidikan (S1 atau D4) serta program studi.

  • Mengisi biodata yang meliputi identitas diri, alamat domisili, data orang tua, sekolah asal, dan sumber biaya.

  • Mengunggah dokumen persyaratan berupa:

    • Pas foto terbaru latar belakang warna biru dengan pakaian rapi, warna putih, dan tanpa atribut (logo/lambang)

    • Scan Kartu Tanda Penduduk

    • Scan Kartu Keluarga (KK)

    • Scan Ijazah bagi lulusan 3-2 tahun terakhir atau Surat Keterangan Lulus (SKL) bagi lulusan tahun berjalan

    • Scan rapor semester 1-6

    • Surat keterangan disabilitas dari rumah sakit, puskesmas, atau lembaga yang diakui pemerintah, lengkap dengan tanda tangan dan stempel resmi

    • Resume dari sekolah terkait kondisi peserta

    • Bukti Lulus Hasil Asesmen Awal yang dikeluarkan oleh Pusat Disabilitas Unhas

  • Mencetak formulir pendaftaran.

  • Menunggu proses verifikasi berkas oleh panitia.

  • Mencetak kartu ujian berwarna pada kertas A4 melalui menu Hasil Validasi sesuai jadwal.

  • Mengikuti ujian sesuai jadwal yang tertera pada kartu ujian.

Adapun ujian akan dilaksanakan pada 23 Juni 2026. Setelah itu, hasil seleksi akan diumumkan pada 2 Juli 2026. Peserta yang dinyatakan lolos dapat melakukan daftar ulang sekaligus pembayaran UKT pada 3–15 Juli 2026.

Baca Juga: PKDP Dosen PTKI 2026 Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya

(SA)