Konten dari Pengguna

Jelaskan Mengapa Mengamalkan Ilmu Sama Pentingnya dengan Menuntut Ilmu!

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi umat Islam mengamalkan ilmu. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi umat Islam mengamalkan ilmu. Foto: iStock

Mengamalkan ilmu merupakan kewajiban pokok bagi setiap umat Islam. Jelaskan mengapa mengamalkan ilmu sama pentingnya dengan menuntut ilmu!

Sebagai gambaran, manusia bisa menjalani kehidupannya dengan baik dengan baik jika mengamalkan ilmunya dengan baik pula. Ilmu juga dapat menjadi penyelamat bagi umat Islam kelak di akhirat.

Ilmu yang dimiliki tentu harus diwujudkan dalam tindakan agar memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Dengan membagikan ilmu bermanfaat, umat Islam akan dijauhkan dari sifat sombong.

Pentingnya Mengamalkan Ilmu bagi Umat Muslim

Ilustrasi umat Islam mengamalkan ilmu. Foto: iStock

Belajar adalah kewajiban bagi setiap Muslim. Di dalam Al-Qur’an dan hadis, ada banyak pembahasan yang menekankan pentingnya menuntut ilmu. Lewat belajar, seseorang dapat memahami hal-hal yang sebelumnya tidak diketahuinya.

Ilmu meningkatkan potensi diri, memperluas wawasan, dan membantu manusia menjalani hidup dengan lebih baik. Namun, proses belajar ini juga harus disertai niat untuk mengamalkan.

Tanpa amal, ilmu tidak memberikan manfaat yang sempurna. Menurut penjelasan Juni Mahanis. M.Pd.I, dkk., (2025), dalam buku berjudul Pemikiran Pendidikan Ibnu Taimiyah, ilmu yang tidak diamalkan bisa membawa umat Islam kepada sifat sombong dan ujub. Bahkan, ada potensi mereka terjerumus dalam keangkuhan intelektual dan merasa lebih tinggi daripada orang lain.

Ilmu tidak boleh hanya dijadikan sebagai kebanggaan atau alat untuk meninggikan diri. Mengutip MTs Bilingual Muslimat NU, Malik bin Dinar memberikan nasihat penting yaitu:

من طلب العلم للعمل وفقه الله ومن طلب العلم لغير العمل يزداد بالعلم فخرا

“Barangsiapa yang mencari ilmu (agama) untuk diamalkan, maka Allah akan terus memberi taufik padanya. Sedangkan barangsiapa yang mencari ilmu, bukan untuk diamalkan, maka ilmu itu hanya sebagai kebanggaan (kesombongan).” (Hilyatul Auliya’, 2: 378)

Baca juga: 12 Amalan Bulan Jumadil Akhir yang Mendatangkan Pahala Berlipat Ganda

Mengapa Mengamalkan Ilmu Sama Pentingnya dengan Menuntut Ilmu?

Ilustrasi umat Islam mengamalkan ilmu. Foto: iStock

Mengutip Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Kontemporer oleh Mesenu (2024), setiap Muslim yang mempelajari ilmu dituntut untuk mengamalkannya. Sebab, orang berilmu kelak akan dimintai pertanggungjawaban pada hari kiamat mengenai apa yang dilakukan dengan ilmunya.

Hal ini ditegaskan dalam hadis Abu Barzah Al-Aslami, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَ فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَ أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلَاهُ

“Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat hingga ditanya tentang umurnya untuk apa ia gunakan, tentang ilmunya untuk apa ia amalkan, tentang hartanya dari mana ia dapatkan dan untuk apa ia nafkahkan serta tentang badannya untuk apa ia gunakan.” (HR. At-Tirmidzi)

Hadis ini menegaskan bahwa ilmu adalah amanah bagi umat Islam. Semakin besar ilmu seseorang, semakin besar pula tanggung jawabnya.

Dengan ilmu, manusia mampu membedakan mana yang baik dan buruk, serta mana yang merupakan perintah dan larangan Allah. Allah SWT pun menjanjikan derajat yang tinggi bagi orang yang mengamalkan ilmunya.

(SLT)