Jurnal Harian Guru: Fungsi, Format, dan Cara Mengisinya dengan Benar

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap memasuki tahun ajaran baru, pendidik perlu mempersiapkan berbagai hal yang berkaitan dengan administrasi pembelajaran. Salah satu dokumen administrasi yang penting adalah jurnal harian guru.
Jurnal harian merupakan catatan tertulis yang memuat kegiatan pembelajaran harian di dalam kelas dari sudut pandang guru. Isinya mencakup materi yang diajarkan, metode pembelajaran yang digunakan, serta evaluasi singkat setelah proses belajar mengajar berlangsung.
Jurnal harian umumnya disusun dalam bentuk tabel yang sistematis. Melalui catatan ini, guru dapat menilai efektivitas pembelajaran serta mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki.
Artikel ini menyajikan informasi mengenai fungsi, format, serta cara mengisi jurnal harian guru sebagai referensi dalam pelaksanaan administrasi pembelajaran.
Fungsi Jurnal Harian Guru
Jurnal harian berperan penting untuk membantu guru menjaga konsistensi pembelajaran, sekaligus memudahkan penyesuaian strategi mengajar. Mengacu pada buku PTK Jadikan Guru Profesional karya Khairun Nisya, terdapat beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari pengisian jurnal harian guru, antara lain:
Menjadi alat refleksi terhadap pengalaman mengajar.
Mendokumentasikan perkembangan dan pemahaman siswa di kelas.
Membantu perencanaan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
Menjadi landasan untuk mengamati, menganalisis, dan mengavaluasi pengalaman mengajar mereka.
Menjadi arsip penting dalam administrasi sekolah yang memuat rekam jejak kegiatan pembelajaran
Memudahkan guru pengganti dalam memahami materi yang telah disampaikan guru utama, serta menilai kompetensi siswa.
Format Jurnal Harian Guru
Mengacu pada buku Praktis Membuat Buku Kerja Guru: Menyusun Buku Kerja 1, 2, 3, dan 4 dengan Mudah dan Sistematis karya Ayu Andriani, format jurnal harian guru umumnya disajikan dalam bentuk tabel ringkas yang memuat komponen utama pembelajaran sebagai berikut:
Penomoran (nomor)
Hari dan Tanggal
Pertemuan ke-
Kompetensi dasar
Materi pembelajaran
Kegiatan pembelajaran (KBM)
Bentuk penilaian
Absensi siswa
Rekap kehadiran siswa
Permasalahan yang muncul selama proses KBM
Pada bagian bawah halaman biasanya dicantumkan tanggal serta tanda tangan kepala sekolah dan guru mata pelajaran yang bersangkutan.
Cara Mengisi Jurnal Harian Guru
Masih berdasarkan buku Praktis Membuat Buku Kerja Guru: Menyusun Buku Kerja 1, 2, 3, dan 4 dengan Mudah dan Sistematis, berikut langkah-langkah dalam mengisi jurnal harian guru:
Pada bagian atas, tuliskan semester serta tahun pembelajaran.
Kolom nomor, hari, dan tanggal diisi sesuai dengan waktu pelaksanaan pembelajaran.
Kompetensi dasar diisi berdasarkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah disusun sebelumnya.
Pada bagian materi pembelajaran, cantumkan sumber dan alat pembelajaran yang digunakan. Contohnya, buku yang meliputi nama penulis serta judulnya, dan media pembelajaran yang mendukung pencapaian ketuntasan belajar.
Pada kolom kegiatan pembelajaran, tuliskan rangkaian aktivitas belajar, mulai dari kegiatan pendahuluan, inti, hingga penutup.
Absensi diisi untuk mengetahui tingkat kehadiran siswa yang nantinya berpengaruh pada penilaian keaktifan belajar mereka.
Kolom catatan atau permasalahan diisi dengan keterangan mengenai kelebihan, kekurangan, keberhasilan, maupun kendala yang muncul selama proses pembelajaran.
Baca Juga: Apa Itu PJLP Guru? Ini Penjelasan dan Syarat Pendaftarannya
(SA)
