Konten dari Pengguna

Kalender Jawa Juni 2026, Ini Weton dan Bulan Besarnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kalender. Foto: furustic/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kalender. Foto: furustic/Shutterstock

Penanggalan Jawa masih menjadi acuan bagi masyarakat Jawa dalam menentukan waktu berbagai kegiatan penting. Tak heran jika di awal bulan Juni ini, banyak yang mencari kalender Jawa untuk dijadikan rujukan.

Salah satu unsur penting dalam kalender Jawa adalah weton, yaitu perpaduan antara hari dan pasaran Jawa. Masyarakat kerap menjadikan weton sebagai pertimbangan dalam menentukan hari baik.

Perhitungan tersebut umumnya dimanfaatkan saat merencanakan pernikahan, pindah rumah, selamatan, membuka usaha, hingga berbagai kegiatan penting lainnya. Untuk mengetahui weton dan hari pasaran sepanjang bulan ini, berikut kalender Jawa Juni 2026 yang dapat Anda simak.

Apa Itu Weton Jawa?

Ilustrasi Kalender. Foto: Kwangmoozaa/Shutterstock

Sebelum menyimak kalender Jawa sepanjang bulan Juni 2026, ada baiknya mengenal terlebih dahulu apa itu weton dalam penanggalan Jawa. Mengutip buku Weton Penentu Praktik Manajemen Laba karya Lilik Purwanti, weton adalah perpaduan antara hari dalam satu pekan dengan pasaran Jawa. Berikut penjelasannya:

Hari (Saptawara)

Dalam sistem penanggalan Jawa, saptawara adalah siklus tujuh hari yang sama seperti kalender pada umumnya. Berikut daftar hari dalam saptawara:

  1. Senin

  2. Selasa

  3. Rabu

  4. Kamis

  5. Jumat

  6. Sabtu

  7. Minggu

Pasaran (Pancawara)

Sementara itu, pancawara merupakan siklus lima hari yang dikenal sebagai pasaran Jawa. Berikut daftar pasaran dalam pancawara:

  • Legi

  • Pahing

  • Pon

  • Wage

  • Kliwon

Perpaduan antara tujuh hari dan lima pasaran tersebut menghasilkan 35 kombinasi weton Jawa yang berbeda. Setiap weton muncul secara berulang dalam siklus tertentu dan telah lama digunakan masyarakat Jawa sebagai acuan dalam berbagai tradisi.

Kalender Jawa Juni 2026

Ilustrasi kalender. Foto: Schira/Shutterstock

Dikutip dari laman Kalender Jawa.id, berikut rincian Kalender Jawa Juni 2026 yang memuat tanggal Masehi, tanggal Jawa, serta weton pada setiap harinya:

  • 1 Juni 2026 = 15 Besar 1959 Ja = Senin Wage

  • 2 Juni 2026 = 16 Besar 1959 Ja = Selasa Kliwon

  • 3 Juni 2026 = 17 Besar 1959 Ja = Rabu Legi

  • 4 Juni 2026 = 18 Besar 1959 Ja = Kamis Pahing

  • 5 Juni 2026 = 19 Besar 1959 Ja = Jumat Pon

  • 6 Juni 2026 = 20 Besar 1959 Ja = Sabtu Wage

  • 7 Juni 2026 = 21 Besar 1959 Ja = Minggu Kliwon

  • 8 Juni 2026 = 22 Besar 1959 Ja = Senin Legi

  • 9 Juni 2026 = 23 Besar 1959 Ja = Selasa Pahing

  • 10 Juni 2026 = 24 Besar 1959 Ja = Rabu Pon

  • 11 Juni 2026 = 25 Besar 1959 Ja = Kamis Wage

  • 12 Juni 2026 = 26 Besar 1959 Ja = Jumat Kliwon

  • 13 Juni 2026 = 27 Besar 1959 Ja = Sabtu Legi

  • 14 Juni 2026 = 28 Besar 1959 Ja = Minggu Pahing

  • 15 Juni 2026 = 29 Besar 1959 Ja = Senin Pon

  • 16 Juni 2026 = 1 Sura 1960 Ja = Selasa Wage

  • 17 Juni 2026 = 2 Sura 1960 Ja = Rabu Kliwon

  • 18 Juni 2026 = 3 Sura 1960 Ja = Kamis Legi

  • 19 Juni 2026 = 4 Sura 1960 Ja = Jumat Pahing

  • 20 Juni 2026 = 5 Sura 1960 Ja = Sabtu Pon

  • 21 Juni 2026 = 6 Sura 1960 Ja = Minggu Wage

  • 22 Juni 2026 = 7 Sura 1960 Ja = Senin Kliwon

  • 23 Juni 2026 = 8 Sura 1960 Ja = Selasa Legi

  • 24 Juni 2026 = 9 Sura 1960 Ja = Rabu Pahing

  • 25 Juni 2026 = 10 Sura 1960 Ja = Kamis Pon

  • 26 Juni 2026 = 11 Sura 1960 Ja = Jumat Wage

  • 27 Juni 2026 = 12 Sura 1960 Ja = Sabtu Kliwon

  • 28 Juni 2026 = 13 Sura 1960 Ja = Minggu Legi

  • 29 Juni 2026 = 14 Sura 1960 Ja = Senin Pahing

  • 30 Juni 2026 = 15 Sura 1960 Ja = Selasa Pon

Berdasarkan kalender Jawa Juni 2026 di atas, terdapat momen penting yang terjadi pada pertengahan bulan, tepatnya pada 16 Juni 2026. Tanggal tersebut menandai pergantian tahun dalam penanggalan Jawa dengan dimulainya 1 Sura 1960 Jawa.

Dalam tradisi Jawa, 1 Sura merupakan sebutan untuk tanggal 1 Muharram dalam kalender Hijriah yang sekaligus diperingati sebagai Tahun Baru Islam. Momen ini memiliki makna spiritual yang mendalam dan kerap dimanfaatkan sebagai waktu untuk merenung serta memperbaiki diri.

Baca Juga: Cara Menghitung Weton dan Penafsirannya sesuai Kalender Jawa

(ANB)