Konten dari Pengguna

Kapan Pengambilan Geotagging pada Assignment Keluarga Dilakukan?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengambilan geotagging pada assignment keluarga dilakukan. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengambilan geotagging pada assignment keluarga dilakukan. Foto: Unsplash.

Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan aplikasi digital bernama FASIH Mobile. Aplikasi ini berfungsi sebagai alat utama yang digunakan petugas untuk mengumpulkan data di lapangan.

Salah satu fitur penting dalam aplikasi ini adalah pengambilan geotagging, yaitu perekaman lokasi secara otomatis menggunakan GPS pada perangkat petugas. Pertanyaan seputar pengambilan geotagging pada assignment keluarga dilakukan pun muncul dalam soal MOOC (Massive Open Online Course) di platform Gojags Classroom sebagai bagian dari pelatihan petugas SE2026.

Jawaban yang benar untuk pertanyaan tersebut adalah satu kali untuk setiap assignment, bukan setiap membuka kuesioner, setiap mengisi blok, atau hanya jika diminta PML. Simak pembahasan lengkapnya berikut ini!

Apa itu Geotagging dalam FASIH Mobile SE2026?

Ilustrasi pengambilan geotagging pada assignment keluarga dilakukan. Foto: Unsplash.

Geotagging adalah proses perekaman koordinat lokasi (latitude dan longitude) dari perangkat petugas saat melakukan pendataan di lapangan. Fitur ini berfungsi sebagai bukti bahwa petugas benar-benar mengunjungi lokasi responden.

Mengutip materi pelatihan petugas SE2026 yang diterbitkan oleh Direktorat Sistem Informasi Statistik BPS, pengisian rincian geotagging pada blok SE2026-P hanya ditanyakan satu kali dalam satu assignment. Artinya, petugas tidak perlu mengambil ulang titik lokasi setiap kali membuka kuesioner yang sama.

Kapan Geotagging Harus Diisi?

Masih bersumber dari materi yang sama, rincian geotagging wajib diisi apabila kode keberadaan keluarga termasuk dalam salah satu kondisi berikut:

  • Kode 1 – Ditemukan: Keluarga berhasil ditemui dan pendataan dapat dilakukan.

  • Kode 4 – Tidak Eligible: Keluarga tidak memenuhi syarat untuk didata, tetapi lokasi tetap direkam.

  • Kode 5 – Tidak Dapat Ditemui: Keluarga tidak berhasil ditemui hingga akhir pendataan, tetapi lokasi tetap perlu dicatat.

Sementara itu, untuk kode keberadaan 0 (tidak ditemukan) dan 3 (meninggal), pendataan langsung dihentikan tanpa perlu pengisian geotagging.

Cara Mengambil Lokasi Geotagging

Mengutip dari dokumen presentasi penggunaan FASIH Mobile SE2026, terdapat dua cara yang bisa digunakan petugas untuk mengisi rincian geotagging, yaitu:

  • Ambil Langsung: Mengambil titik koordinat secara otomatis berdasarkan lokasi GPS perangkat saat itu.

  • Buka Peta: Membuka tampilan peta terlebih dahulu sebelum menentukan titik lokasi secara manual apabila sinyal GPS kurang akurat.

Pengambilan Geotagging pada Assignment Keluarga Dilakukan di Blok SE2026-P

Ilustrasi pengambilan geotagging pada assignment keluarga dilakukan. Foto: Unsplash.

Dalam aplikasi FASIH Mobile, setiap kuesioner dibagi menjadi beberapa blok pertanyaan. Blok SE2026-P adalah blok pertama yang berisi keterangan umum keluarga dan bangunan. Pada blok inilah satu-satunya tempat petugas mengisi rincian geotagging.

Blok-blok berikutnya seperti Blok I yang memuat keterangan usaha dan Blok II yang memuat keterangan sosial ekonomi tidak lagi meminta pengisian lokasi. Jadi, petugas cukup mengambil titik lokasi satu kali di awal, dan data tersebut otomatis berlaku untuk seluruh blok dalam assignment keluarga yang sama.

(FHK)

Baca juga: Siapa yang Bertugas Melakukan Pendataan Secara Door to Door?