Konten dari Pengguna

Kapan Waktu yang Tepat untuk Membayar Zakat Fitrah?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Zakat Fitrah. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Zakat Fitrah. Foto: Shutterstock

Setiap Muslim yang mampu wajib hukumnya untuk membayar zakat fitrah menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain sebagai bentuk penyucian diri, zakat fitrah juga wujud kepedulian sosial agar fakir miskin dapat merasakan kebahagiaan menyambut Idul Fitri.

Agar bernilai maksimal di mata Allah SWT, zakat fitrah sebaiknya ditunaikan sesuai dengan ketentuan syariat, termasuk soal waktu pembayarannya. Jika dibayarkan di waktu yang salah, maka pahala ibadah bisa berkurang dan tujuan sosialnya pun tidak tercapai sepenuhnya.

Lantas, kapan sebenarnya waktu yang paling tepat untuk membayar zakat fitrah? Mari simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Waktu Membayar Zakat Fitrah

Ilustrasi Zakat Fitrah. Foto: Shutterstock

Secara umum, zakat fitrah sudah dapat ditunaikan sejak awal bulan Ramadhan dan paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri. Namun, para ulama membagi waktu pembayarannya ke dalam beberapa kategori berdasarkan tingkat keutamaannya.

Mengutip laman Baznas, berikut pembagian waktu membayar zakat fitrah yang perlu dipahami:

  • Waktu paling utama (afdal): Sejak terbenam matahari pada malam Idul Fitri hingga sebelum pelaksanaan salat Id. Inilah waktu yang paling dianjurkan karena sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW dan para sahabat.

  • Waktu yang diperbolehkan: Sejak awal bulan Ramadhan. Sebagian ulama membolehkan pembayaran lebih awal agar zakat dapat segera dimanfaatkan oleh mustahik.

  • Waktu makruh: Setelah salat Idul Fitri hingga sebelum matahari terbenam pada hari raya. Zakat tetap sah, tetapi tidak lagi memperoleh keutamaan sebagaimana jika dibayarkan sebelum salat Id.

  • Waktu haram: Setelah Hari Raya Idul Fitri berlalu tanpa uzur yang dibenarkan syariat. Zakat tetap wajib dibayarkan sebagai qadha, namun pelakunya berdosa karena menunda kewajiban.

Keutamaan Membayar Zakat Fitrah

Ilustrasi Membayar Zakat Fitrah. Foto: Shutter Stock

Zakat fitrah yang ditunaikan tepat waktu memiliki banyak hikmah dan keutamaan bagi setiap Muslim. Dikutip dari buku 52 Kultum Favorit untuk Muslimah Sepanjang Tahun karya Zakiah Nur Jannah dan Noor Hafild, berikut lima keutamaan membayar zakat fitrah:

1. Berbagi kepada Sesama Muslim

Zakat fitrah dapat membantu saudara Muslim yang kurang mampu agar dapat memenuhi kebutuhan pokok dan merasakan kebahagiaan pada hari raya. Dengan demikian, akan terjalin tali persaudaraan dan kepedulian antarsesama.

2. Menyempurnakan Rukun Islam

Zakat merupakan rukun Islam yang keempat setelah syahadat, salat, dan puasa. Dengan menunaikan zakat, seorang Muslim telah melaksanakan salah satu kewajiban utama dalam ajaran Islam.

3. Mensucikan dan Menambah Keberkahan Harta

Secara bahasa, zakat berarti suci dan berkembang. Artinya, zakat menjadi pembersihan harta dari hak orang lain. Dengan begitu, harta yang dimiliki akan mendapat berkah dari Allah SWT.

4. Mendapatkan Ampunan dari Allah SWT

Allah SWT menjanjikan ampunan bagi hamba-Nya yang beriman, mendirikan salat, dan menunaikan zakat. Artinya, zakat menjadi salah satu jalan untuk memperoleh rahmat dan ampunan-Nya.

5. Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

Menunaikan zakat merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat rezeki yang diberikan Allah SWT. Ibadah ini juga menjadi sarana untuk semakin mendekatkan diri kepada-Nya dan meningkatkan keimanan.

Baca Juga: Besaran Zakat Fitrah 2025 dan Cara Perhitungannya

(ANB)